Menu

Mode Gelap
Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny 570 CPNS Kepri Lulus Pelatihan Dasar Tahun 2026, Siap Mengabdi untuk Masyarakat Wagub Nyanyang: Perkembangan Industri Harus Diimbangi dengan Sistem Perlindungan Tenaga Kerja yang Kuat Wagub Nyanyang Kukuhkan Dewan K3 Provinsi Kepri, Respon Terhadap Tantangan Keselamatan Kerja Modern Wawako Raja Ariza Dukung Program PKG: Deteksi Dini Penyakit dan Faktor Risiko Konsumen Mulai Lirik Kandungan Gizi, GOW Bekali Organisasi Wanita Pemahaman Pangan Sehat

Advetorial

Progres Pergeseran Warga Rempang Eco-City, 242 Kepala Keluarga Tempati Hunian Baru Layak Huni

badge-check


					Progres Pergeseran Warga Rempang Eco-City, 242 Kepala Keluarga Tempati Hunian Baru Layak Huni Perbesar

Faktabatamnews.com. Batam-Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali melanjutkan pergeseran warga terdampak rencana pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City secara bertahap, Selasa (12/5/2026).

Sebanyak 11 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 31 jiwa berpindah ke kawasan baru sejak awal Mei 2026 lalu. Dengan rincian, 3 KK bergeser pada 5 Mei 2026, menyusul sebanyak 4 KK pada 11 Mei 2026 dan 3 KK sehari kemudian.

Dengan tambahan tersebut, total warga yang telah menempati hunian baru di kawasan hunian baru Rempang Eco-City mencapai 242 KK atau 842 jiwa.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari komitmen BP Batam untuk mendukung program Kementerian Transmigrasi yang mengedepankan konsep transmigrasi lokal dalam upaya mendukung pembangunan Rempang.

Ia juga memastikan seluruh tahapan berjalan tertib, aman dan mengedepankan pendampingan humanis terhadap masyarakat yang bergeser.

“Kami berharap, kawasan Rempang Eco-City dapat menjadi lingkungan baru yang lebih nyaman dan produktif bagi masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi generasi mendatang,” ujar Ariastuty.

Tuty, panggilan akrabnya, menambahkan bahwa BP Batam juga memastikan bahwa setiap warga yang bergeser mendapatkan hak-haknya sesuai ketentuan. Termasuk rumah baru yang layak huni serta pendampingan selama proses adaptasi di lingkungan baru.

Bukan hanya sekadar memindahkan penduduk, BP Batam bersama instansi terkait juga berupaya menciptakan pusat perekonomian baru melalui program ini.

“Dengan investasi di Rempang, kami ingin industri yang hadir mampu menyerap tenaga kerja lokal. Sehingga taraf ekonomi masyarakat juga ikut bertumbuh dengan hadirnya investasi di kampung mereka,” pesan Tuty. (Red.)

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dukung WBK dan WBBM, ASN Batam Dibekali Pelatihan Penilai Zona Integritas

9 Juni 2026 - 19:34 WIB

Paparkan Potensi Strategis Batam, BP Batam Sambut Minat Investasi Bakrie Group

9 Juni 2026 - 16:37 WIB

SMP Negeri 1 Batam Buka Pendaftaran SPMB 2026/2027, Ini Jadwal dan Jalurnya

9 Juni 2026 - 13:15 WIB

Pemko Batam Apresiasi Goro Masyarakat Secara Masif, Dilarang Melakukan Pembakaran Terhadap Tumpukan Material

9 Juni 2026 - 00:32 WIB

SMA Negeri 2 Batam Buka Pendaftaran PPDB 2026/2027, Ini Jadwal dan Jalurnya

8 Juni 2026 - 20:50 WIB

Trending di Batam