MD KAHMI Tanjungpinang 2026–2031 Resmi Dilantik, Wagub Kepri Harapkan Lahir Pemimpin Muda Kepulauan Riau Arus Balik HMI: Mengembalikan Kedaulatan Pendidikan Melalui Spirit Insan Akademis Resmi Dilantik, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Habibie Mahabbah: Komitmen Kawal Program Prioritas Pemerintah Gubernur Ansar Wacanakan Pertandingan Olahraga Antarkabupaten Gubernur Ansar Tutup Piala Gubernur dan Wagub Kepri 2026 di Anambas, Desa Ladan Raih Juara I Tonico Angga: Penyadapan Presiden Ancaman Serius Bagi Kedaulatan Negara

Batam

Menhan ke Batam, Pastikan Proyek Alutsista dan Penguatan Industri Nasional

badge-check


					Menhan ke Batam, Pastikan Proyek Alutsista dan Penguatan Industri Nasional Perbesar

FaktaBatamNews.Com. Batam-Kunjungan kerja Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin ke Batam menunjukkan arah baru kebijakan pemerintah dalam memperkuat industri pertahanan dalam negeri. Kawasan ini mulai diposisikan sebagai simpul strategis pengembangan galangan kapal nasional, seiring meningkatnya kebutuhan modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista).

Dalam kunjungan tersebut, Sjafrie meninjau dua galangan utama, yakni PT Palindo Marine Shipyard dan PT Batamec. Selama ini, kedua perusahaan tersebut berperan dalam pembangunan serta peremajaan kapal militer, sekaligus mencerminkan kapasitas industri domestik dalam mengerjakan proyek strategis.

Pemerintah menilai Batam tidak lagi sekadar menjadi lokasi produksi, melainkan telah berkembang menjadi basis industri yang dipercaya menangani proyek berteknologi lebih tinggi. Hal ini sejalan dengan meningkatnya keterlibatan galangan kapal nasional dalam program penguatan armada laut.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Sirait mengatakan, proyek di Batam diarahkan untuk membangun ekosistem industri yang berkelanjutan.

“Tidak hanya memenuhi kebutuhan operasional militer, tetapi juga memperkuat kemandirian melalui pengembangan rantai pasok dalam negeri,” kata Brigjen TNI Rico di sela-sela kunjungan Menhan di Batam, Selasa (17/3/2026).

Di PT Palindo Marine Shipyard, peremajaan kapal patroli cepat tipe FPB-57 dilaporkan menunjukkan kemajuan. Selain itu, galangan tersebut juga mengerjakan Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 serta kapal serang ringan.

Pemerintah juga membuka peluang kerja sama internasional, termasuk pembangunan kapal bantu oseanografi yang disertai program alih teknologi.

Sementara itu, di PT Batamec, pembangunan kapal patroli lepas pantai atau OPV-3 dengan sistem modern menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan wilayah maritim. Kebutuhan ini dinilai semakin mendesak seiring dinamika keamanan laut.

Rangkaian proyek tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat sektor pertahanan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi. Selain membuka lapangan kerja, proyek ini berpotensi meningkatkan kapasitas dan daya saing industri galangan kapal nasional.

Setelah melakukan kunjungan kerja di Kota Batam, pada Pukul 18.40 WIB, Menhan Sjafrie dan rombongan langsung menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam untuk kembali ke Jakarta.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Resmi Dilantik, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Habibie Mahabbah: Komitmen Kawal Program Prioritas Pemerintah

8 November 2026 - 18:15 WIB

Tonico Angga: Penyadapan Presiden Ancaman Serius Bagi Kedaulatan Negara

8 November 2026 - 15:38 WIB

Pemko Batam Luncurkan BALAPAN BUMIL, Percepat Pendataan dan Pemantauan Ibu Hamil

8 November 2026 - 14:41 WIB

Resmi Dilantik, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Habibi Mahabbah Tegaskan Komitmen Kawal Program Prioritas Pemerintah

8 November 2026 - 03:27 WIB

Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen

7 November 2026 - 20:01 WIB

Trending di Batam