Menu

Mode Gelap
‘Welcome’ Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Ri Ini Sudah Memasuki Laut Indonesia Dari Administrasi hingga Pemberdayaan Umat, 200 Masjid Serang-Cilegon Ikuti Workshop GMIB PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS 143 Siswa SMAN 5 Tanjungpinang Ikuti Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan Rapat Tim Koordinasi DOD Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Pengembangan Olahraga di Tanjungpinang Pastikan Ketepatan Ukuran, UPTD Metrologi Legal Tanjungpinang Layani Tera 966 UTTP

Nasional

Perusahaan China Tanam Rp 4 T, Bangun Industri Pendukung Otomotif

badge-check


					Perusahaan China Tanam Rp 4 T, Bangun Industri Pendukung Otomotif Perbesar

Faktabatamnews.com. Jakarta-Perusahaan asal China, PT Yosun Tire and Rubber Indonesia menyatakan akan investasi senilai Rp4 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis, Batang Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Komitmen tersebut dinyatakan untuk mengembangkan industri yang mendukung ekosistem otomotif di kawasan. Kerja sama ini nantinya akan mencakup rencana pengembangan industri di atas lahan sekitar 40 hektare, dengan potensi penyerapan sekitar 4.000 tenaga kerja.

Investasi Yosun juga berorientasi pada pasar ekspor dan fasilitas yang dikembangkan di KEK Industropolis Batang direncanakan menjadi headquarters perusahaan di Indonesia.

Potensi Industri
General Manager PT Yosun Tire and Rubber Indonesia, Weng Jisheng, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis dalam pengembangan bisnis perusahaan.

“Indonesia memiliki potensi yang besar dan posisi yang penting dalam pengembangan bisnis kami. Kami melihat KEK Industropolis Batang memiliki lokasi yang strategis serta ekosistem industri yang terus berkembang. Kami percaya Batang dapat menjadi basis yang tepat untuk mendukung pengembangan bisnis kami, termasuk untuk pasar ekspor,” ujar Mr. Weng dilansir cnbcindonesia.com Senin, 31 Agustus 2026.

Rencana pengembangan Yosun perusahaan kakap China ini juga memperlihatkan orientasi jangka panjang perusahaan dalam membangun basis bisnis di Indonesia. Kehadiran investasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat rantai pasok otomotif, tetapi juga menciptakan efek berganda melalui penyerapan tenaga kerja dan aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.

Permudah Izin
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan pemerintah daerah terus mendorong terciptanya iklim investasi yang memberikan kemudahan dan kepastian bagi dunia usaha.

“Tugas kami adalah mempermudah izin, menyiapkan lahan, menjaga keamanan, serta menjamin kepastian agar pertumbuhan ekonomi dan bisnis berkembang di Jawa Tengah,” ujarnya.

Menurut Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, investasi yang masuk diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja, penguatan rantai pasok, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga terbukanya peluang kemitraan bagi pelaku usaha lokal. (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

‘Welcome’ Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Ri Ini Sudah Memasuki Laut Indonesia

19 September 2026 - 02:12 WIB

PB PII Serukan Pengusutan Tuntas Dugaan Pelanggaran Beras Fortifikasi dan Perlindungan Konsumen

17 September 2026 - 18:38 WIB

KAPMI PT Audiensi dengan Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Bahas Sinergi Kampus Preneur dan Pengembangan Wirausaha Mahasiswa

17 September 2026 - 09:52 WIB

BPP KAPMI Temui Dubes Kazakhstan, Bahas Peluang Bisnis Pemuda Indonesia di Asia Tengah

16 September 2026 - 20:37 WIB

Ketum Generasi Merdeka,Pergantian Menkeu Jadi Momentum Perkuat Pengelolaan Keuangan Negara hingga Desa

16 September 2026 - 00:15 WIB

Trending di Nasional