Faktabatamnews.com. Batam-Laskar Melayu Bersatu (LMB) KEPRI Kota Batam menegaskan Kota Batam tetap kondusif, aman dan damai pasca kejadian di kawasan Setokok, Jembatan 3 Barelang.
LMB KEPRI Kota Batam meluruskan bahwa kejadian di Jembatan 3 Setokok murni konflik antar kelompok, BUKAN KONFLIK SUKU, RAS DAN AGAMA.
“Jangan pelintir kejadian Setokok jadi isu suku. Ini murni antar kelompok. Stop bawa-bawa SARA,” tegas Panglima Sulung LMB KEPRI Kota Batam.
LMB KEPRI Kota Batam meminta media agar tidak menyudutkan satu pihak dan memberitakan secara berimbang sesuai fakta.
“Kami minta media jangan menyudutkan satu kelompok karena ini permasalahan dua kelompok. Beritakan sesuai fakta,” ujarnya.
Terkait salah satu tokoh yang viral, LMB KEPRI Kota Batam mengingatkan, membela itu boleh tapi jangan jadi provokator.
“Membela orangnya boleh, tapi jangan jadi provokator. Jangan memanaskan suasana di medsos,” tegasnya.
LMB KEPRI Kota Batam juga meminta Polda Kepri dan Polresta Barelang berlaku seadil-adilnya dan menindak tegas kedua kelompok yang bikin gaduh. Jangan tebang pilih.
LMB KEPRI Kota Batam juga menegaskan, masalah lahan bisa diselesaikan dengan musyawarah, bukan dengan bekingan. Kami minta hentikan pembeking-bekingan masalah lahan atau yang lain. Jangan sampai terjadi lagi.
Di akhir pernyataan, LMB KEPRI Kota Batam menegaskan sikapnya:
“LMB KEPRI KOTA BATAM SIAP MEMBELA DAN MENJAGA TANAH MELAYU AGAR TETAP AMAN DAN DAMAI. KAMI JUGA MENGINGATKAN, JANGAN JADI RAJA DI TANAH YANG ADA RAJANYA. BATAM INI TANAH MELAYU.”
JAGA MARWAH, JAGA BATAM.
Panulis: Januarja
Editor : Redaksi












