Menu

Mode Gelap
Peringati Milad Perkumpulan Urang Banten dan Maulid Nabi SAW, Warga Banten di Kepri Diimbau Jaga Kondusivitas dan Perkuat Kolaborasi Pembangunan Wako Lis sampaikan pesan dihadapan pengurus RW se Kecamatan Tanjungpinang Timur yang baru dikukuhkan. Kelas AMAN Libatkan Ayah dalam Kesehatan Ibu dan Anak di Pinang Kencana Wawako Raja Ariza Dorong Penguatan Sinergi Lintas Sektor Cegah TPPO dan Kekerasan Perempuan dan Anak 80 Anak Muda Tanjungpinang Bikin Konten untuk Promosikan Layanan Perpustakaan Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Permudah Administrasi Kapal Nelayan di Hinterland

Pemko Batam

Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Permudah Administrasi Kapal Nelayan di Hinterland

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan bantuan sarana dan prasarana perikanan saat meresmikan Tim Cakalang di Pulau Kasu, Belakang Padang, Selasa (22/9/2026). Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan bantuan sarana dan prasarana perikanan saat meresmikan Tim Cakalang di Pulau Kasu, Belakang Padang, Selasa (22/9/2026).

Faktabatamnews.com. Batam-Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat pelayanan bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan di wilayah hinterland. Salah satunya melalui peluncuran Tim Percepatan Administrasi Kapal Nelayan Gratis (Tim Cakalang) di Kampung Nelayan Merah Putih, Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Selasa (22/9/2026).

Tim tersebut diluncurkan langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Pada kesempatan yang sama, Amsakar juga menyerahkan bantuan 100 unit mesin ketinting kepada nelayan Kota Batam.

Peluncuran Tim Cakalang ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Batam Nomor 387 Tahun 2026 tentang pembentukan tim lintas instansi tersebut.

Selain bantuan mesin ketinting, kegiatan itu juga diisi dengan penyerahan santunan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp42 juta kepada ahli waris nelayan, bantuan kuota internet gratis dari XL Axiata untuk 10 titik lokasi, serta penandatanganan komitmen bersama pelayanan nelayan.

Amsakar mengapresiasi sinergi Pemko Batam, DPRD Kota Batam, dan instansi vertikal dalam menghadirkan pelayanan yang menjawab langsung kebutuhan masyarakat pesisir.

“Substansi pembangunan itu ada tiga: mengadakan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, dan memberdayakan yang membutuhkan. Hari ini kita hadir melaksanakan ketiganya. Melalui Tim Cakalang, kita hadir memotong rantai birokrasi yang rumit agar nelayan mudah mendapatkan BBM bersubsidi,” ujar Amsakar.

Menurutnya, keberadaan Tim Cakalang tidak berhenti pada seremoni peluncuran. Tim tersebut harus memastikan pelayanan administrasi kapal berjalan secara berkelanjutan, cepat, dan gratis.

Amsakar meminta nelayan tidak lagi terbebani dengan proses pengurusan dokumen kapal yang selama ini membutuhkan koordinasi dengan sejumlah instansi. Ia juga mengingatkan agar bantuan mesin ketinting dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas nelayan.

“Bantuan yang diberikan harus digunakan sebaik-baiknya. Jangan hanya disimpan. Manfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga,” pesannya.

Di sisi lain, Amsakar menyampaikan sejumlah program Pemko Batam yang diarahkan untuk memperkuat sumber daya manusia dan jaring pengaman sosial masyarakat, termasuk seragam sekolah gratis, peningkatan bantuan bagi lansia menjadi Rp400 ribu per orang, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan dan pekerja rentan, serta program beasiswa perguruan tinggi bagi anak-anak hinterland dan keluarga kurang mampu.

“Langkah ini selaras dengan agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin keenam untuk membangun dari kelurahan dan desa. Di Batam, kita butuh energi bersama untuk melompat lebih cepat. Mari kita fokus memberi solusi dan memperkuat SDM anak-anak kita agar siap mengisi arus pembangunan Batam ke depan,” kata Amsakar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Admajianto, menjelaskan, pembentukan Tim Cakalang dilatarbelakangi masih rendahnya kepemilikan dokumen resmi kapal nelayan di Batam.

Dari total 7.224 kapal berkapasitas 0-5 Gross Ton (GT), baru sekitar 898 kapal yang memiliki dokumen rekomendasi pembelian BBM resmi dari BPH Migas.

Yudi mengatakan, sebelumnya nelayan harus melalui sejumlah tahapan administrasi yang melibatkan berbagai instansi. Proses tersebut antara lain pengurusan surat tukang di kelurahan atau kecamatan, E-Pas Kecil di KSOP Batam dan Tanjungbalai Karimun, Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui PTSP, E-BKP di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau, hingga surat rekomendasi dari Dinas Perikanan.

“Tim Cakalang menggabungkan seluruh unsur terkait untuk turun langsung ke pulau-pulau. Nelayan tidak perlu lagi jauh-jauh mengurus dokumen ke kota,” ujar Yudi.

Sepanjang 2026, Tim Cakalang dijadwalkan turun sebanyak enam kali ke sejumlah wilayah hinterland, di antaranya Pulau Kasu, Pulau Terong, Bulang, dan Galang. Pemerintah menargetkan penerbitan hingga 1.500 surat rekomendasi pada Desember 2026.

Untuk bantuan sarana perikanan tangkap, Yudi menyebutkan 100 unit mesin ketinting dengan nilai total sekitar Rp500 juta disalurkan melalui pokok pikiran Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Aweng Kurniawan kepada nelayan di Kecamatan Belakang Padang.

Khusus di Pulau Kasu, sebanyak 50 nelayan penerima bantuan juga langsung difasilitasi dalam penerbitan dokumen kapal di lokasi pada hari yang sama.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan pelayanan administrasi kapal serta penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan nelayan Kampung Nelayan Merah ( Putih. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Peringati Milad Perkumpulan Urang Banten dan Maulid Nabi SAW, Warga Banten di Kepri Diimbau Jaga Kondusivitas dan Perkuat Kolaborasi Pembangunan

22 September 2026 - 17:34 WIB

Pantau Ketat Kondisi Waduk Nongsa, BP Batam Siapkan Langkah Antisipatif

22 September 2026 - 10:43 WIB

Erlita Tindaklanjuti Arahan Pusat, Tata Kelola PKK hingga Posyandu dan Dekranasda Diperkuat

21 September 2026 - 21:49 WIB

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan

21 September 2026 - 20:34 WIB

Bupati Tanah Datar Kunjungi Batam, Wali Kota Amsakar Bahas Investasi hingga Pariwisata

21 September 2026 - 16:25 WIB

Trending di Batam