Buka Ruang Kolaborasi, Amsakar Tekankan Peran Pers dalam Pembangunan Batam Mabes Polri Geger! Junior Gulung Senior, Tiga Jenderal Terseret Skandal Penyadapan TNI AL Kerahkan 20.980 Personel Perkuat Pengamanan Jakarta, Ada Apa? Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo Dijebloskan ke Rutan Mabes Polri Usai Sadap Presiden Prabowo Ancaman PTDH Hingga Hukuman Mati Menanti Petinggi Polri Jika Terbukti Lakukan Makar dalam Kasus Penyadapan Terhadap Presiden RI HEBOH Bareskrim Tetapkan Eks Kapolri Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo

Maluku Utara

Dugaan Makelar Kasus di Kejari Tual, Warga Desak Kejagung Turun Tangan

badge-check


					Dugaan Makelar Kasus di Kejari Tual, Warga Desak Kejagung Turun Tangan Perbesar

Faktabatamnews.com. Tual-Sejumlah warga Kota Tual mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku dan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penanganan perkara di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tual.

Desakan tersebut muncul menyusul dugaan keterlibatan seorang oknum jaksa dalam praktik perantara perkara untuk kepentingan pribadi. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan verifikasi lebih lanjut dari pihak terkait.

Salah seorang warga meminta Kejati Maluku dan Kejagung RI memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut. Ia berharap pengawasan terhadap aparat penegak hukum dilakukan secara tegas demi menjaga integritas institusi kejaksaan.

“Ini sudah keterlaluan. Kami minta Kejati Maluku dan Kejagung jangan tutup mata. Segera tindak tegas jika terbukti ada oknum yang menjadikan penanganan perkara sebagai sarana mencari keuntungan pribadi,” tegas sumber warga kepada media ini, Rabu (22/10/2026).

Menurut warga tersebut, dugaan praktik semacam itu berpotensi merugikan masyarakat yang mencari keadilan sekaligus mencederai kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan.

Ia menegaskan bahwa penanganan dugaan pelanggaran harus dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut dinilai penting agar tindakan individu tidak mencoreng nama baik aparat kejaksaan yang menjalankan tugas secara profesional.

Warga itu juga menyatakan akan mempertimbangkan penyampaian laporan kepada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung RI di Jakarta apabila persoalan tersebut tidak mendapat tindak lanjut yang memadai dari tingkat daerah.

“Kami berharap persoalan ini diperiksa secara serius. Jika ditemukan pelanggaran, harus ada tindakan sesuai aturan agar kepercayaan masyarakat terhadap kejaksaan tetap terjaga,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh klarifikasi resmi dari Kejari Tual maupun Kejati Maluku mengenai dugaan tersebut. Upaya konfirmasi kepada kedua institusi masih dilakukan untuk memperoleh penjelasan dan tanggapan berimbang.

Media ini tetap membuka ruang bagi Kejari Tual, Kejati Maluku, maupun pihak-pihak terkait untuk menyampaikan klarifikasi atau hak jawab sesuai ketentuan yang berlaku. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Maluku Utara Diusulkan Jadi Calon Tuan Rumah Muktamar Nasional PII

13 September 2026 - 14:48 WIB

PW PII Maluku Utara Dukung Perpres 111/2025 Sebagai Bentuk Ikhtiar Lindungi Masa Depan Pelajar

9 Juli 2026 - 19:28 WIB

Trending di Daerah