Menu

Mode Gelap
Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang BP Batam Perkuat Transformasi Digital melalui Pengembangan Super Apps Kepala BP Batam: Sekolah Rakyat Merah Putih Prioritaskan Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera Tutup Orientasi Mabigus, Wawako Raja Ariza Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter Deadlock Mediasi 28 Juli 2026, Masyarakat Mesuji Lanjutkan Reklaming Lahan di Blok O:40, 41, 42 Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM

Daerah

“Sepatu Laras di Leher Siswa: Aktivis Kota Banjar, Sandi Mardiana Putra, Menuntut Keadilan Tanpa Tapi!”

badge-check


					“Sepatu Laras di Leher Siswa: Aktivis Kota Banjar, Sandi Mardiana Putra, Menuntut Keadilan Tanpa Tapi!” Perbesar

FaktaBatamNews.com, Banjar-Anggota BEM PTNU Kota Banjar, Sandi Mardiana Putra, mengecam keras dugaan tindakan represif oknum anggota Brimob Polda Maluku yang mengakibatkan tewasnya seorang siswa di Tual. Melalui keterangannya, Sandi menegaskan bahwa insiden ini bukan sekadar pelanggaran disiplin, melainkan tragedi kemanusiaan yang mencoreng institusi Polri.
Poin-Poin Tuntutan:
1. Usut Tuntas Tanpa Kompromi: Sandi mendesak Kapolri untuk mengambil langkah tegas. “Kita tidak butuh sekadar kata maaf atau sanksi etik. Kita butuh keadilan pidana yang transparan bagi korban dan keluarganya,” tegas Sandi.
2. Evaluasi Penggunaan Kekuatan: Tragedi ini menunjukkan adanya lubang besar dalam SOP penggunaan kekuatan oleh aparat di lapangan. Institusi Polri harus dievaluasi secara menyeluruh agar senjata dan seragam tidak digunakan untuk menindas rakyat.
3. Reformasi Mentalitas Aparat: Sandi menyoroti pentingnya reformasi kultural di tubuh kepolisian. “Polisi itu pelindung, bukan algojo. Nyawa seorang siswa adalah masa depan bangsa yang tidak bisa digantikan dengan dalih apa pun.”
“Hari ini kita berduka, bukan hanya untuk korban di Tual, tapi untuk rasa aman yang semakin mahal di negeri ini. Jika hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke kawan sendiri, maka jangan salahkan jika kepercayaan publik runtuh total.”
— Sandi Mardiana Putra
Seruan Aksi Solidaritas
Sandi juga mengajak seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat sipil di Kota Banjar untuk tetap kritis dan mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia menegaskan bahwa solidaritas tidak mengenal batas wilayah; duka di Tual adalah duka bagi seluruh rakyat dan pelajar di Indonesia.
#KeadilanUntukKorban
#ReformasiPolri
#SandiMardianaPutra #StopKekerasanAparat

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tutup Orientasi Mabigus, Wawako Raja Ariza Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter

2 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Deadlock Mediasi 28 Juli 2026, Masyarakat Mesuji Lanjutkan Reklaming Lahan di Blok O:40, 41, 42

2 Agustus 2026 - 17:53 WIB

Anggaran Tenaga Ahli Pemprov Banten Naik Rp17 Miliar dalam Dua Tahun, Transparansi Dipertanyakan

2 Agustus 2026 - 13:19 WIB

KNPI DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan DPN GPANN Perkuat Gerakan P4GN

2 Agustus 2026 - 12:11 WIB

YBM BRILiaN dan LKC Dompet Dhuafa Aceh Perkuat Keberlanjutan Program Bidan untuk Negeri, Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat Sabang

31 Juli 2026 - 23:15 WIB

Trending di Daerah