Resmi Dilantik, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Habibie Mahabbah: Komitmen Kawal Program Prioritas Pemerintah Gubernur Ansar Wacanakan Pertandingan Olahraga Antarkabupaten Gubernur Ansar Tutup Piala Gubernur dan Wagub Kepri 2026 di Anambas, Desa Ladan Raih Juara I Tonico Angga: Penyadapan Presiden Ancaman Serius Bagi Kedaulatan Negara Pemko Batam Luncurkan BALAPAN BUMIL, Percepat Pendataan dan Pemantauan Ibu Hamil Perlawanan Rakyat: Pelajaran dari Pemilu Sela Amerika

Nasional

Resmi Dilantik, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Habibie Mahabbah: Komitmen Kawal Program Prioritas Pemerintah

badge-check


					Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Lumbung Informasi Rakyat Perbesar

Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Lumbung Informasi Rakyat

Faktabatamnews.com. Jakarta-Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (DPP Pemuda LIRA) resmi mengelar pelantikan pengurus baru periode 2026-2031 di bawah kepemimpinan Ketua Umum Habibi Mahabbah. Mengusung tema besar “Pemuda Lira untuk Indonesia Berintegritas, Progresif, dan Berani Bela Rakyat”, momentum pelantikan ini menjadi babak baru bagi gerakan kepemudaan yang siap mengawal kebijakan dan program prioritas pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto.

Acara pelantikan yang berlangsung khidmat di Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (7/11/26) dihadiri oleh jajaran tokoh nasional, senior organisasi, para pejabat Kementerian/ Lembaga yang sekaligus pengurus DPP Pemuda LIRA, serta kader Pemuda LIRA dari berbagai daerah.

Dalam pidato sambutannya, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Habibie Mahabbah, SIP, MM menyampaikan pesan kuat mengenai arah gerak organisasi ke depan. Ia menegaskan bahwa Pemuda LIRA harus menjadi episentrum gerakan moral dan intelektual yang tidak sekadar mengikuti arus zaman, tetapi mampu menciptakan arus perubahan itu sendiri.

“Hari ini kita berdiri bersama di bawah satu panji dengan satu komitmen yang jelas. Pemuda LIRA hadir untuk mewujudkan Indonesia yang berintegritas, progresif, dan yang paling utama: berani bela rakyat! Dan siap mengawal program prioritas pemerintah,” ujar Habibi dengan penuh semangat dalam pidatonya.

Habibi menjabarkan tiga pilar utama yang terkandung dalam tema pelantikan, yaitu:

Pertama, Berintegritas: Menjaga moralitas, kejujuran, dan profesionalisme di setiap lini pergerakan pemuda agar terhindar dari praktik-praktik yang merugikan bangsa dan negara.

Kedua, Progresif: Berpikir maju, adaptif terhadap teknologi dan perubahan global, serta terus berinovasi dalam memberikan solusi konkret bagi permasalahan kepemudaan dan nasional.

Ketiga, Berani Bela Rakyat: Menempatkan kepentingan masyarakat luas di atas kepentingan golongan atau pribadi. Pemuda LIRA siap pasang badan dalam mengawal kebijakan publik agar pro-rakyat.

Sejalan dengan tema tersebut, DPP Pemuda LIRA dalam waktu dekat akan menyusun program kerja strategis yang berfokus pada penguatan ekonomi kreatif pemuda, advokasi hukum dan sosial kemasyarakatan, serta mencetak kepemimpinan muda yang berkarakter di seluruh wilayah Indonesia.

Pelantikan ini ditutup dengan ikrar Ketua Umum DPP Pemuda LIRA yang berjanji akan mengibarkan panji organisasi dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Arah Baru Pemuda LIRA 2026–2031: Mitra Kritis Pemerintah dan Pembela Kepentingan Rakyat

Habibie menegaskan komitmennya membawa Pemuda LIRA menjadi organisasi kepemudaan yang progresif, berintegritas, dan memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan dalam sambutan pelantikan Pengurus DPP Pemuda LIRA periode 2026–2031. Momentum pelantikan ini sekaligus menjadi awal konsolidasi dan penguatan gerakan Pemuda LIRA dalam menghadapi tantangan kepemudaan dan pembangunan nasional.

Habibie menegaskan bahwa kepemimpinan organisasi tidak boleh berhenti pada pergantian struktur maupun kegiatan seremonial. Lebih dari itu, organisasi harus mampu menghadirkan manfaat dan menjawab persoalan masyarakat.

“Pemuda LIRA tidak boleh hanya menjadi organisasi yang ramai dalam kegiatan, tetapi harus menjadi organisasi yang nyata dalam kontribusi,” tegas Habibie.

Menurutnya, amanah sebagai Ketua Umum yang diberikan melalui Musyawarah Nasional (Munas) III Pemuda LIRA merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan melalui kerja kolektif, integritas, dan pengabdian.

Tiga Peran Strategis Pemuda LIRA

Dalam arah kepemimpinannya, Habibie menetapkan tiga peran strategis yang akan menjadi fondasi gerakan Pemuda LIRA selama periode 2026–2031.

Pertama, menjadi mitra kritis pemerintah. Pemuda LIRA siap mendukung program dan kebijakan pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Namun, dukungan tersebut tidak berarti menghilangkan sikap kritis terhadap kebijakan publik.

“Kita harus mampu menjadi mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan, memberikan masukan, menyampaikan gagasan, serta menghadirkan solusi. Namun, menjadi mitra pemerintah bukan berarti kehilangan daya kritis,” ujarnya.

Kedua, memperkuat fungsi kontrol sosial. Habibie menilai organisasi kepemudaan harus memiliki keberanian dalam mengawal transparansi, keadilan, demokrasi, serta pemberantasan korupsi.

Ia mengingatkan bahwa setiap kritik harus disampaikan secara objektif, berdasarkan fakta dan data, serta tetap menjunjung tinggi etika dan aturan hukum.

Ketiga, menjadi ruang lahirnya generasi muda yang mandiri dan produktif. Pemuda LIRA diharapkan mampu melahirkan kader yang memiliki kompetensi, wawasan kebangsaan, kemandirian ekonomi, kapasitas intelektual, dan kemampuan kepemimpinan.

Konsolidasi Nasional dan Penguatan Kaderisasi

Habibie juga menempatkan konsolidasi organisasi sebagai salah satu prioritas kepemimpinannya.

Penguatan struktur dari tingkat pusat, wilayah hingga daerah harus berjalan beriringan dengan kaderisasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Selain itu, Pemuda LIRA akan diarahkan untuk memperluas kontribusi dalam bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kewirausahaan, advokasi masyarakat, serta penguatan wawasan kebangsaan.

Menurut Habibie, organisasi tidak boleh menjadi ruang perebutan jabatan maupun kepentingan kelompok.

“Jangan jadikan organisasi sebagai tempat mencari jabatan, tetapi jadikan organisasi sebagai tempat menempa pengabdian. Jangan bertanya apa yang bisa kita dapatkan dari Pemuda LIRA, tetapi tanyakan apa yang bisa kita berikan untuk organisasi dan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus dan kader untuk menghilangkan ego sektoral, memperkuat persatuan, serta membangun budaya organisasi yang mengedepankan musyawarah dan kerja kolektif.

Tidak Kehilangan Idealisme dan Keberpihakan kepada Rakyat

Dalam sambutannya, Habibie memberikan penekanan khusus terhadap pentingnya menjaga independensi dan idealisme organisasi.

Menurutnya, kedekatan dengan pemerintah maupun berbagai pemangku kepentingan tidak boleh membuat Pemuda LIRA kehilangan identitas sebagai bagian dari gerakan masyarakat sipil.

Pemuda LIRA harus tetap memiliki keberanian menyampaikan aspirasi masyarakat, mengawal kebijakan publik, serta memberikan kritik konstruktif terhadap berbagai persoalan bangsa.

“Kita tidak ingin Pemuda LIRA diperhitungkan karena kedekatannya dengan kekuasaan, tetapi karena kapasitas, integritas, gagasan, dan keberpihakannya kepada kepentingan rakyat,” tegasnya.

Habibie juga mengingatkan kader agar tidak menggadaikan prinsip dan idealisme demi jabatan maupun kepentingan sesaat.

Lima Tahun Pembuktian Kepemimpinan

Mengakhiri sambutannya, Habibie menyebut periode 2026–2031 sebagai lima tahun pembuktian bagi seluruh jajaran Pemuda LIRA.

Ia berharap organisasi tersebut mampu berkembang secara nasional, memiliki kader berkualitas, menjalankan program kerja terukur, serta menghadirkan kontribusi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Habibie menegaskan bahwa perubahan besar tidak selalu dimulai dari mereka yang memiliki kekuasaan besar, melainkan dapat lahir dari anak-anak muda yang memiliki keberanian, keyakinan, dan kemauan untuk bekerja.

“Anak muda bukan sekadar pewaris masa depan, tetapi juga pelaku perubahan hari ini,” ujarnya.

Di bawah kepemimpinannya, Pemuda LIRA diharapkan menjadi rumah besar bagi generasi muda Indonesia untuk belajar, berorganisasi, membangun kapasitas, memperjuangkan aspirasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan bangsa.

Menutup sambutannya, Habibie mengajak seluruh keluarga besar Pemuda LIRA untuk bersatu membangun organisasi yang lebih progresif, inklusif, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Pemuda LIRA untuk Indonesia: Berintegritas dalam Sikap, Progresif dalam Gagasan, dan Berani dalam Bela Rakyat. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tonico Angga: Penyadapan Presiden Ancaman Serius Bagi Kedaulatan Negara

8 November 2026 - 15:38 WIB

Resmi Dilantik, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Habibi Mahabbah Tegaskan Komitmen Kawal Program Prioritas Pemerintah

8 November 2026 - 03:27 WIB

Kebebasan Berpikir Tanpa Kehilangan Jati Diri, Tantangan Pendidikan Pelajar Muslim di Era Modern

7 November 2026 - 11:59 WIB

MAKIN PANAS..! Tersangka Penyadapan Prabowo Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi Dipindahkan ke Rutan Mako Brimob

6 November 2026 - 12:30 WIB

Ketua Bidang Kajian Aksi Strategis DPP GEMURA: Jangan Biarkan Isu Dasco Gantikan Wapres Mengaburkan Penuntasan Dugaan Penyadapan Ilegal

5 November 2026 - 23:18 WIB

Trending di Nasional