Menu

Mode Gelap
Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang BP Batam Perkuat Transformasi Digital melalui Pengembangan Super Apps Kepala BP Batam: Sekolah Rakyat Merah Putih Prioritaskan Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera Tutup Orientasi Mabigus, Wawako Raja Ariza Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter Deadlock Mediasi 28 Juli 2026, Masyarakat Mesuji Lanjutkan Reklaming Lahan di Blok O:40, 41, 42 Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM

Kepri

Air Mancur Rp12 Miliar di Bintan Mangkrak, Proyek Fantastis Ini Kini Rusak

badge-check


					Air Mancur Rp12 Miliar di Bintan Mangkrak, Proyek Fantastis Ini Kini Rusak Perbesar

FaktaBatamNews.com, Bintan-Air Mancur Tasek Gemilang di Kelurahan Kijang Kota, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau kembali menjadi sorotan. Fasilitas yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp12,2 miliar itu dilaporkan rusak lebih dari satu tahun dan hingga kini belum juga diperbaiki.

Warga mengungkapkan kerusakan tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan dari pemerintah daerah. Area kolam tampak tidak terawat, sebagian lampu tidak menyala, dan fasilitas yang dulu menjadi daya tarik masyarakat kini terlihat rusak.

Air mancur yang dibangun pada 2018 itu sebelumnya sempat menjadi ikon hiburan masyarakat di Kijang. Namun dalam beberapa tahun terakhir fasilitas ini berulang kali dilaporkan mengalami kerusakan dan bahkan pernah diberitakan media nasional maupun lokal karena tidak berfungsi. Hingga 2025 belum ada perbaikan, dan pada 2026 kondisinya disebut semakin parah.

Seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi saat dikonfirmasi mengatakan, kerusakan air mancur sudah terjadi sejak tahun lalu dan sampai sekarang belum diperbaiki.

“Dari tahun lalu sudah rusak. Tahun 2025 sempat masih hidup, tapi tidak sebagus dulu. Sekarang sudah rusak total,” ujar warga yang tinggal di sekitar lokasi, Jumat, 13 Maret 2026.

Air Mancur Tasek Gemilang di Kelurahan Kijang Kota, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau tampak di malam hari, Jumat, 13 Maret 2026.

Ia juga menyebut lampu air mancur tidak lagi menyala secara normal dan hanya hidup pada waktu tertentu.

“Lampunya tidak tentu hidup. Kadang hidup, kadang tidak. Sekarang banyak yang mati, sudah rusak total,” ujarnya.

Warga sempat mempertanyakan alasan fasilitas itu tak kunjung diperbaiki. Namun beredar informasi bahwa belum ada anggaran untuk perbaikan.

“Sudah lama rusaknya, kira-kira setahun lebih. Katanya tidak diperbaiki karena tidak ada dana,” ungkap warga.

Selain rusak, kondisi kolam juga disebut tidak terawat sehingga membuat warga enggan mendekat. Bahkan beredar informasi adanya buaya di dalam kolam.

“Sekarang kolamnya tidak terurus. Ada juga yang bilang di situ ada buaya” ujarnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah agar fasilitas yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah tersebut tidak terus dibiarkan terbengkalai.

“Air mancur di Kijang dulu jadi daya tarik kota. Sekarang tidak berfungsi. Sangat disayangkan kalau fasilitas umum dibiarkan begitu saja tanpa perawatan. Kami berharap pemerintah segera memperbaikinya,” katanya

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wagub Nyanyang Lepas 1.336 Mahasiswa KKN UMRAH, Siap Mengabdi dan Berkontribusi untuk Masyarakat Kepri

1 Agustus 2026 - 16:03 WIB

43 OPD Pemprov Kepri Rampungkan Bimtek e-Monev KIP 2026, Komitmen Pimpinan Kunci Utama Capaian Predikat Informatif

31 Juli 2026 - 11:11 WIB

Ranperda Pertanggungjawaban APBD Provinsi Kepri TA 2025 Disahkan Menjadi Perda

29 Juli 2026 - 23:21 WIB

Pemprov Kepri Bangun Kanal Banjir di Kampung Purwodadi Bintan Timur

28 Juli 2026 - 21:39 WIB

Pemprov Kepri Bangun 2 SMK Baru di Kota Batam, Gubernur Ansar Lakukan Peletakan Batu Pertama

13 Juli 2026 - 16:24 WIB

Trending di Kepri