Menu ✖

Mode Gelap
Puskesmas Sei Pelunggut Beroperasi, Layanan Kesehatan Sudah Berjalan Meski Belum 24 Jam Kabar Gembira, Kepri Segera Miliki Kodam XXV Baru, Markas Utama Berlokasi di Batam Lestarikan Kearifan Lokal, Gubernur Banten Andra Soni Serap Aspirasi Nelayan di Tasyakuran Laut Sidamukti Dukung Penguatan Ekosistem Media Siber, Gubernur Ansar dan Sekda Misni Terima Penghargaan AMSI Kepri AMSI Kepri Apresiasi Amsakar Achmad, BP Batam Tegaskan Dukungan terhadap Ekosistem Media Gelar Operasi Pasar Murah, Pemko Tanjungpinang Tekan Harga Ayam Potong

Internasional

Iran Sebut Tiga Poin Proposal Gencatan Senjata Dilanggar Jelang Negosiasi dengan AS

badge-check


					Iran’s Parliament Speaker Mohammad Bagher Ghalibaf. Images regenerated by Gemini AI Perbesar

Iran’s Parliament Speaker Mohammad Bagher Ghalibaf. Images regenerated by Gemini AI

FaktaBatamNews.Com. Teheran-Iran menyatakan bahwa tiga klausul penting dalam proposal gencatan senjata telah dilanggar menjelang rencana perundingan dengan Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada Jumat mendatang. Kondisi ini dinilai membuat peluang tercapainya kesepakatan damai semakin tidak realistis.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, pada Rabu (waktu setempat) mengungkapkan bahwa pelanggaran tersebut mencakup tiga hal utama, yakni pelanggaran gencatan senjata di Lebanon, masuknya drone asing ke wilayah udara Iran, serta penolakan terhadap hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium.

Dalam pernyataannya di media sosial X, Ghalibaf menegaskan bahwa situasi tersebut menunjukkan ketidakkonsistenan pihak lawan dalam mematuhi kesepakatan awal. Ia menyebut, dalam kondisi seperti ini, pembicaraan bilateral maupun penerapan gencatan senjata menjadi tidak masuk akal untuk dilanjutkan.

Sementara itu, sumber dari Pakistan menyebutkan bahwa delegasi Iran tetap dijadwalkan berangkat ke Islamabad untuk mengikuti perundingan. Delegasi tersebut akan dipimpin langsung oleh Ghalibaf bersama Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.

Di sisi lain, sempat muncul ketidakpastian terkait kehadiran delegasi Iran. Utusan Iran untuk Pakistan diketahui menghapus unggahan di media sosial yang sebelumnya menyebutkan bahwa rombongan Iran akan tiba di Islamabad pada Kamis malam menjelang perundingan yang dimediasi Pakistan.

Duta Besar Iran untuk Pakistan, Reza Amiri Moghadam, dalam unggahan terpisah di X menyatakan bahwa Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, tetap menyambut baik rencana kedatangan delegasi Iran untuk melakukan “pembicaraan serius”. Namun, ia juga mengakui adanya skeptisisme akibat pelanggaran gencatan senjata yang berulang, khususnya oleh pihak Israel.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi apakah negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat akan tetap berlangsung sesuai jadwal di tengah meningkatnya ketegangan dan saling tuding pelanggaran kesepakatan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dapat Keringanan Hukuman, Terpidana Korupsi Mantan PM Malaysia Pindah dari Penjara ke Rumah Mewah

23 September 2026 - 20:06 WIB

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

7 September 2026 - 12:16 WIB

Iran Balas Serangan AS di Selat Hormuz, 6 Kapal Jadi Sasaran

7 September 2026 - 07:42 WIB

Beda dengan Wapres AS, Trump Sebut Konflik Melawan Iran sebagai Perang

6 September 2026 - 08:01 WIB

Ancam Bunuh Presiden Marcos, Wapres Filipina Sara Bayar Jaminan Rp100 Juta Tak Ditahan

6 September 2026 - 07:42 WIB

Trending di Internasional