Menu

Mode Gelap
Hadapi Kekeringan dan Kabut Asap, Pemkab Lingga Gelar Salat Taubat dan Istighosah Orientasi 3.481 PPPK Kepri Dimulai, Sekdaprov: PPPK Jadi Tulang Punggung Pemerintahan Ekonomi Kepri Tumbuh 6,99 Persen Wagub Nyanyang Sampaikan Nota Keuangan Perubahan APBD Kepri 2026, PAD Naik Rp82,18 Miliar BPP KAPMI Temui Dubes Kazakhstan, Bahas Peluang Bisnis Pemuda Indonesia di Asia Tengah Penyesuaian Ketentuan Pidana Perda, Wako Lis Terima Legal Opinion dari Kejari Tanjungpinang

Kepri

Museum dan Monumen Tugu Bahasa Dinilai Berpotensi Jadi Daya Tarik Wisata Sejarah

badge-check


					Sumber: Dinas PUPP Kepulauan Riau. Perbesar

Sumber: Dinas PUPP Kepulauan Riau.

FaktaBatamNews.Com. Tanjungpinang-Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian Bappenas RI Medrilzam menilai rencana pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata.

 

Menurutnya, potensi tersebut akan semakin kuat apabila pembangunan museum dan monumen telah rampung. Keberadaannya diyakini mampu menarik wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.

 

“Pulau Penyengat ini sangat besar potensinya untuk wisata sejarah dan kebudayaan,” katanya di Pulau Penyengat, Jumat (10/4).

 

Ia menegaskan akan terus mendorong realisasi pembangunan Museum dan Monumen Bahasa di Pulau Penyengat.

 

Hal ini tidak terlepas dari nilai sejarah kawasan tersebut, termasuk kaitannya dengan lahirnya bahasa Indonesia.

 

“Kami berharap keunggulan ini dapat menarik wisatawan luar negeri, terlebih lagi jika ada event berskala internasional,” ujarnya.

 

Medrilzam juga mengaku terkesan dengan keindahan Pulau Penyengat. Ia menyampaikan hal tersebut setelah mengunjungi sejumlah titik, seperti Masjid Penyengat, Balai Adat, hingga lokasi rencana pembangunan monumen dan museum.

 

“Kalau ke Kepri sangat disayangkan tidak sampai ke Penyengat. Menurut saya, ini bisa menjadi magnet tersendiri,” tuturnya.

 

Di sisi lain, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menyampaikan bahwa peletakan batu pertama Museum dan Monumen Tugu Bahasa direncanakan berlangsung pada Juni mendatang.

 

“Kita lagi menunggu lelang manajemen konstruksi. Perkiraan kita bulan Juni sudah mulai berjalan,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, kehadiran museum dan monumen tersebut diharapkan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Kepri, khususnya Tanjungpinang.

 

“Dengan tingginya wisatawan yang datang, nantinya juga akan berdampak terhadap pertumbuhan dan perputaran perekonomian di Tanjungpinang, khususnya di Pulau Penyengat,” tutupnya

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Orientasi 3.481 PPPK Kepri Dimulai, Sekdaprov: PPPK Jadi Tulang Punggung Pemerintahan

16 September 2026 - 23:45 WIB

Ekonomi Kepri Tumbuh 6,99 Persen

16 September 2026 - 23:29 WIB

Wagub Nyanyang Sampaikan Nota Keuangan Perubahan APBD Kepri 2026, PAD Naik Rp82,18 Miliar

16 September 2026 - 23:25 WIB

Perangkat Daerah Pemprov Kepri Didorong Percepat Pengaduan melalui SP4N-LAPOR

16 September 2026 - 09:17 WIB

Gubernur Ansar Apresiasi Nurus Solichin, Emban Amanah Baru sebagai Kakanwil BPN Riau

16 September 2026 - 08:53 WIB

Trending di Kepri