Menu

Mode Gelap
KAPMI PT Audiensi dengan Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Bahas Sinergi Kampus Preneur dan Pengembangan Wirausaha Mahasiswa Semarakkan Hari Jadi Kepri, Pemko Batam Imbau Penggunaan Baju Kurung Melayu Hadapi Kekeringan dan Kabut Asap, Pemkab Lingga Gelar Salat Taubat dan Istighosah Orientasi 3.481 PPPK Kepri Dimulai, Sekdaprov: PPPK Jadi Tulang Punggung Pemerintahan Ekonomi Kepri Tumbuh 6,99 Persen Wagub Nyanyang Sampaikan Nota Keuangan Perubahan APBD Kepri 2026, PAD Naik Rp82,18 Miliar

BP Batam

BP Batam Gelar Rapat Strategis, Bahas Dampak Kenaikan Harga Minyak Global terhadap Stabilitas BBM

badge-check


					Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, memimpin pertemuan strategis bersama pelaku usaha, perwakilan Pertamina, dan PLN Perbesar

Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, memimpin pertemuan strategis bersama pelaku usaha, perwakilan Pertamina, dan PLN

FaktaBatamNews.Com. Batam-Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, memimpin pertemuan strategis bersama pelaku usaha, perwakilan Pertamina, dan PLN guna membahas dinamika kenaikan harga minyak global yang dipicu konflik Iran–Amerika Serikat serta dampaknya terhadap ketersediaan dan stabilitas bahan bakar minyak (BBM) di Kota Batam.

 

Rapat yang berlangsung selama dua hari, pada 9 hingga 10 April 2026 di Batam Centre tersebut menyoroti pentingnya langkah antisipatif dalam menghadapi tekanan global yang berpotensi memengaruhi sektor energi dan dunia usaha.

Dalam arahannya, Li Claudia Chandra menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya gejolak harga yang dapat mengganggu iklim investasi di Batam.

 

“BP Batam berkomitmen memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak terkendali di lapangan. Stabilitas pasokan dan harga BBM sangat penting untuk menjaga keberlangsungan industri dan daya saing kawasan,” ujarnya.

 

Dalam forum tersebut juga disampaikan bahwa kondisi stok BBM di Batam saat ini masih dalam kategori aman dan terkendali. Dengan demikian, pelaku usaha diharapkan tetap tenang dan tidak khawatir terhadap potensi kelangkaan dalam waktu dekat, meskipun terdapat tekanan harga di pasar global.

 

Perwakilan Pertamina dan PLN turut memaparkan kondisi terkini terkait pasokan energi, termasuk langkah-langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi. Sementara itu, pelaku usaha menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi, terutama terkait kebutuhan BBM untuk mendukung aktivitas industri dan konstruksi.

 

Li Claudia Chandra juga menegaskan bahwa BP Batam akan terus berperan sebagai fasilitator antara pemerintah dan dunia usaha, guna memastikan setiap kebijakan yang diambil mampu merespons dinamika global secara cepat dan tepat.

 

Melalui sinergi yang kuat antara seluruh pihak, BP Batam optimistis stabilitas energi di wilayah Batam dapat terus terjaga, sehingga mampu mendukung keberlanjutan investasi serta pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Semarakkan Hari Jadi Kepri, Pemko Batam Imbau Penggunaan Baju Kurung Melayu

17 September 2026 - 08:57 WIB

Amsakar Kawal Hak 1.025 Pekerja PT Ghim Li, Pemko Batam Bentuk Tim

16 September 2026 - 17:36 WIB

Batam Tanah Melayu, Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung, Batam tetap Kondusif, Aman dan Damai

16 September 2026 - 14:23 WIB

Panglima Lang Laut Suherman Jadi Tersangka Bentrokan Maut Setokok, Terancam 7 Tahun

16 September 2026 - 12:17 WIB

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik Rawan Genangan Batam Center

16 September 2026 - 09:53 WIB

Trending di Batam