Menu

Mode Gelap
Pantau Ketat Kondisi Waduk Nongsa, BP Batam Siapkan Langkah Antisipatif Erlita Tindaklanjuti Arahan Pusat, Tata Kelola PKK hingga Posyandu dan Dekranasda Diperkuat Lis Minta Rembuk Pemuda Kepri Tak Terjebak Rutinitas, Dorong Inovasi dan Aksi Nyata Wali Kota Lis: RT/RW Bukan Individu, Tapi Perangkat untuk Layani Masyarakat Wali Kota Lis Kukuhkan Pengurus RW se-Kecamatan Tanjungpinang Kota, Perkuat Pelayanan di Tingkat Lingkungan Pasca Isu Nusron Reshuffle Kembali Menguat, Ahmad Doli Kurnia Paling Relevan Jadi Pengganti

Nasional

Serukan Persatuan Nasional, Sekretaris Jenderal PB PII: Boleh Berbeda Asal Tetap Bersatu

badge-check


					Serukan Persatuan Nasional, Sekretaris Jenderal PB PII: Boleh Berbeda Asal Tetap Bersatu Perbesar

Faktabatamnews.com. Jakarta-Dalam keterangan resminya, Rabu (29/7/2026), Sekretaris Jenderal PB PII, Atqiya Fadhil Rahman, mengatakan Pelajar Islam Indonesia merupakan organisasi kader yang menjunjung tinggi konstitusi, nilai-nilai Islam, serta semangat persaudaraan. Melalui Surat Edaran Nomor PB/Sek/SE/026/VII/1428–2026, Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia menegaskan bahwa seluruh proses keberlanjutan kepemimpinan organisasi telah dilaksanakan sesuai mekanisme konstitusi organisasi dan telah memenuhi aspek legalitas hukum serta administrasi yang berlaku.

“Sebagai Sekretaris Jenderal PB PII Periode 2026–2028, saya menegaskan bahwa legalitas organisasi yang telah diperoleh bukanlah untuk memperuncing perbedaan, melainkan menjadi landasan agar roda organisasi berjalan secara tertib, profesional, akuntabel, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sekjend Fadhil menambahkan, dengan demikian, tidak ada lagi ruang untuk mempertentangkan hal-hal yang telah diselesaikan melalui mekanisme organisasi dan ketentuan hukum yang berlaku.

PB PII mengajak seluruh kader, alumni, dan keluarga besar Pelajar Islam Indonesia untuk mengedepankan ukhuwah, memperkuat komunikasi, serta menjaga marwah organisasi. Saat ini, energi kita harus diarahkan pada penguatan kaderisasi, dakwah, pengembangan intelektual pelajar, dan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.

“Kami percaya bahwa organisasi yang besar bukanlah organisasi yang bebas dari perbedaan, melainkan organisasi yang mampu menyelesaikan setiap dinamika melalui konstitusi, musyawarah, dan semangat persaudaraan. Karena itu, kami mengajak seluruh keluarga besar PII untuk meninggalkan segala bentuk perbedaan yang berpotensi menghambat langkah organisasi dan bersama-sama membangun masa depan Pelajar Islam Indonesia yang lebih kuat, bersatu, dan berkemajuan,” lanjutnya.

Sementara, Ketua II PB PII Bidang Organisasi, Yusuf Wicaksono, mengatakan, Pelajar Islam Indonesia dalam menjaga persatuan serta melanjutkan estafet perjuangan organisasi tidak akan memecah belah kepengurusan baik di tingkat daerah maupun wilayah.

“Kita upayakan semaksimal mungkin untuk terus intens komunikasi dengan semua pihak, agar PII terus berjalan dalam koridor perjuangan,” ujarnya.

Yusuf menyebutkan, akan ada formulasi dalam menyikapi kepengurusan di tingkat wilayah dan daerah yang masih belum menggelar penyatuan.

“Langkahnya harus persuasif dan terukur, kita akan komunikasi dengan berbagai pihak demi menjaga marwah dan nama besar Pelajar Islam Indonesia,” tutupnya.

Perwarta : Yusuf Wicaksono
Editor      : Akm

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pasca Isu Nusron Reshuffle Kembali Menguat, Ahmad Doli Kurnia Paling Relevan Jadi Pengganti

21 September 2026 - 21:02 WIB

Setelah Peresmian Lima Kodam Baru, Berlanjut Pelantikan Pangdam di Monas

21 September 2026 - 20:52 WIB

Presiden Lantik Pangdam Kepri di Monas, Kodam ‘Hang Tuah’ Bermarkas Di Pinang?

21 September 2026 - 20:47 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

20 September 2026 - 20:50 WIB

Surya Paloh Usul Parliamentary Threshold 7 Persen, NasDem Siap Hadapi Risikonya

20 September 2026 - 11:25 WIB

Trending di Nasional