Menu

Mode Gelap
PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS 143 Siswa SMAN 5 Tanjungpinang Ikuti Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan Rapat Tim Koordinasi DOD Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Pengembangan Olahraga di Tanjungpinang Pastikan Ketepatan Ukuran, UPTD Metrologi Legal Tanjungpinang Layani Tera 966 UTTP Aktivis Mahasiswa Kota Batam Apresiasi Capaian Polda Kepri Atas Raihan Runner Up Kompolnas Awards 2026 Mengenal Lebih Dekat Supriyadi: Figur KAHMI Muda Berpengalaman, Siap Bawa MD KAHMI Batam Semakin Hebat

Nasional

Tol Jadi Landasan Tempur, F-16 TNI AU Uji Coba Mendarat di Trans Sumatera

badge-check


					Tol Jadi Landasan Tempur, F-16 TNI AU Uji Coba Mendarat di Trans Sumatera Perbesar

FaktaBatamNews.com, Jakarta-Kementerian Pertahanan bersama Kementerian Pekerjaan Umum tengah merancang konsep pembangunan jalan tol dengan fungsi ganda, yakni selain menghubungkan antardaerah juga dapat dipakai sebagai landasan pacu pesawat tempur. Ide ini mencuat setelah jet–jet milik TNI Angkatan Udara menjalani uji coba di Jalan Tol Trans Sumatra.

Dalam kegiatan uji coba tersebut, dua jenis pesawat tempur yaitu F-16 dan EMB-314 Super Tucano milik TNI AU berhasil melaksanakan pendaratan dan lepas landas di ruas Jalan Tol Trans Sumatra Ruas Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Lampung. Kejadian ini menjadi momentum penting dalam pengembangan strategi pertahanan yang memanfaatkan infrastruktur sipil.

Wakil Menteri Pertahanan menyatakan bahwa “Uji coba pendaratan pesawat tempur berjalan sukses. Begitu pula dengan lepas landasnya berjalan aman. Uji coba ini menjadi yang pertama dilakukan di jalan tol di Indonesia.” Keberhasilan itu ditafsirkan sebagai bukti bahwa tol yang dirancang sedemikian rupa mampu memenuhi persyaratan teknis untuk mendukung kebutuhan militer dalam kondisi tertentu.

Setelah uji coba, kedua kementerian ini sepakat mengintensifkan kolaborasi untuk mendesain dan membangun jalan tol di beberapa lokasi strategis lainnya yang bisa difungsikan sebagai runway cadangan. Hal ini dianggap sebagai bagian dari perluasan kemampuan infrastruktur nasional untuk mendukung kesiapsiagaan pertahanan, terutama jika pangkalan udara reguler tidak bisa digunakan sewaktu waktu.

Selain itu, konsep pemanfaatan jalan tol seperti ini juga dilihat sebagai langkah untuk memaksimalkan nilai guna dari investasi infrastruktur, sehingga jalan tol yang dibangun tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi tetapi juga dapat menjadi elemen strategis pertahanan negara.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PB PII Serukan Pengusutan Tuntas Dugaan Pelanggaran Beras Fortifikasi dan Perlindungan Konsumen

17 September 2026 - 18:38 WIB

KAPMI PT Audiensi dengan Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Bahas Sinergi Kampus Preneur dan Pengembangan Wirausaha Mahasiswa

17 September 2026 - 09:52 WIB

BPP KAPMI Temui Dubes Kazakhstan, Bahas Peluang Bisnis Pemuda Indonesia di Asia Tengah

16 September 2026 - 20:37 WIB

Ketum Generasi Merdeka,Pergantian Menkeu Jadi Momentum Perkuat Pengelolaan Keuangan Negara hingga Desa

16 September 2026 - 00:15 WIB

Founder ISIM Apresiasi Kementan Bongkar Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi

15 September 2026 - 16:24 WIB

Trending di Nasional