Menu

Mode Gelap
Gubernur Ansar Ajak Masyarakat Bemuhasabah di Tanjungpinang Bermunajat Bersama Ustaz Abdul Somad Wawako Raja Ariza: Lomba Perahu Naga, Dorong Pelestarian Budaya dan Wisata Bahari Tanjungpinang Relokasi Pedagang UMKM Gurindam 12, Ikhtiar Menata Wajah Kota Tanpa Memutus Mata Pencaharian Warga Sekda Zulhidayat Jelaskan Kronologi Insiden Relokasi Pedagang UMKM Gurindam 12 Wali Kota Lis Resmikan Gedung Sekolah Milkyway Modern Multicultural School UAS Isi Tanjungpinang Bermunajat, Gubernur Ansar Ajak Muhasabah dan Perkuat Persatuan

BP Batam

BP Batam Evaluasi Struktur Biaya Logistik, Pastikan Efisiensi dan Daya Saing Tetap Terjaga

badge-check


					BP Batam Evaluasi Struktur Biaya Logistik, Pastikan Efisiensi dan Daya Saing Tetap Terjaga Perbesar

Faktabatamnews.com. Batam-Badan Pengusahaan (BP) Batam berupaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur biaya logistik sebagai upaya menjaga efisiensi rantai pasok dan memperkuat daya saing Batam.

Sebagai bagian dari proses tersebut, implementasi penyesuaian tarif layanan peti kemas di Terminal Peti Kemas Batu Ampar ditunda hingga 31 Agustus 2026. Sementara untuk pengguna jasa yang telah membayar sesuai dengan tarif yang baru, BP Batam akan mengembalikan selisih dari tarif yang sudah dibayarkan.

Keputusan tersebut merupakan hasil dialog bersama asosiasi pelaku usaha, operator terminal, pelaku logistik, pengguna jasa, dan berbagai pemangku kepentingan di Conference Hall IT Center BP Batam, Kamis (25/6/2026).

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano mengatakan, bahwa evaluasi ini dilakukan untuk memastikan setiap kebijakan kepelabuhanan mampu meningkatkan kualitas layanan tanpa mengurangi daya saing dunia usaha.

“Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat bagi pengguna jasa, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperkuat daya saing Batam,” tegasnya.

Menurutnya, transformasi Terminal Peti Kemas Batu Ampar telah dilakukan melalui modernisasi fasilitas, peningkatan produktivitas operasional, dan perluasan konektivitas pelayaran internasional.

Upaya tersebut tercermin dari peningkatan volume bongkar muat peti kemas TPK Batu Ampar yang mencapai 222.131 TEUs pada periode Januari-Mei 2026 atau tumbuh 16 persen, dengan produktivitas bongkar muat mencapai 40 box per jam.

Denny menambahkan, hasil pembahasan bersama pelaku usaha menunjukkan bahwa tarif pelayanan Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang dikelola BP Batam hanya berkontribusi sekitar 18 persen terhadap total biaya logistik Batam-Singapura. Sementara itu, biaya logistik sisanya berasal dari komponen feeder dan transshipment.

Oleh karena itu, BP Batam akan terus memperkuat ruang dialog dengan para pelaku logistik guna mengkaji secara terbuka keterkaitan antara standar pelayanan, produktivitas operasional, investasi infrastruktur, dan struktur biaya logistik sebagai dasar penyempurnaan kebijakan ke depannya.

“Target kami kedepannya bisa menghadirkan pelayanan pelabuhan yang lebih modern dan meningkatkan kepercayaan investor. Karena itu, setiap kebijakan akan kami susun secara terbuka, berbasis data, dan melalui dialog bersama dunia usaha,” tutup Denny.

Sumber: MC BP Batam
Redaksi: Adhyca HW

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BP Batam Terima Kunjungan Akademik Universitas Batam, Tingkatkan Pengetahuan Pertumbuhan Kota Batam

26 Juni 2026 - 21:47 WIB

Amsakar: Bhayangkara 3×3 Championship Jadi Langkah Awal Batam Menuju Event Basket Internasional

26 Juni 2026 - 15:38 WIB

Sekretaris PMII Kota Batam Akan Melaporkan Kepala Dinas Pendidikan dan Anggota DPRD yang Terlibat Pawai Dukungan MBG

26 Juni 2026 - 15:30 WIB

Hadir di Demo Masak Belakang Padang, PLN Promosikan Diskon Tambah Daya “Juni Elok Berenergi”

26 Juni 2026 - 12:32 WIB

Memperkuat Sinergi Pengawasan Keimigrasian: Kantor Imigrasi Belakang Padang Gelar Sosialisasi dan Pembentukan Desa Binaan Imigrasi Tahun 2026

26 Juni 2026 - 12:28 WIB

Trending di Batam