Ancaman PTDH Hingga Hukuman Mati Menanti Petinggi Polri Jika Terbukti Lakukan Makar dalam Kasus Penyadapan Terhadap Presiden RI HEBOH Bareskrim Tetapkan Eks Kapolri Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo Tindak Lanjuti Laporan Warga, Amsakar Pastikan Tiga Anak di Bengkong Mendapat Akses Pendidikan Batam Luncurkan BATAMMAS, Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Aset Daerah Pimpinan Pusat PRIMA DMI Desak Kapolri Usut Tuntas Kasus Intimidasi Santriwati di Sukoharjo dan Copot Kapolda Jawa Tengah Temuid Indonesia Resmi Berbadan Hukum, Buka Pintu Kolaborasi Untuk Anak Muda Se-Indonesia

Pemko Batam

Amsakar Sambut Timnas Indonesia Legend, Dorong Lahirnya Talenta Sepak Bola dari Batam

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berbincang dengan mantan pemain timnas Indonesia, Oktovianus Maniani saat pertemuan di Kantor Wali Kota Batam, Senin (24/8/2026). Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berbincang dengan mantan pemain timnas Indonesia, Oktovianus Maniani saat pertemuan di Kantor Wali Kota Batam, Senin (24/8/2026).

Faktabatamnews.com. Batam-Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut kedatangan sejumlah legenda sepak bola nasional yang tergabung dalam Timnas Indonesia Legend di Kantor Wali Kota Batam, Senin (24/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan sepak bola usia dini sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta baru dari Batam.

Sejumlah mantan pemain Timnas Indonesia hadir dalam kunjungan tersebut, di antaranya Rully Nere, Oktovianus Maniani, Rocky Putiray, Azhari Rangkuti, dan Patar Tambunan.

Amsakar mengapresiasi kehadiran para legenda sepak bola tersebut. Menurutnya, pengalaman dan kiprah mereka dapat memberikan dorongan sekaligus energi baru bagi pengembangan sepak bola di Batam.

“Terima kasih atas kehadirannya. Ini menjadi sentuhan awal sebagai bentuk atensi pemerintah dalam pengembangan sepak bola di Batam,” ujar Amsakar.

Sebagai Ketua PS Batam, Amsakar menilai pembinaan usia dini harus menjadi fondasi dalam membangun prestasi sepak bola. Menurutnya, Batam memiliki modal yang cukup dengan keberadaan sejumlah Sekolah Sepak Bola (SSB) dan komunitas yang selama ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk belajar dan mengembangkan kemampuan.

Karena itu, Amsakar berharap berbagai kompetisi sepak bola di Batam tidak sekadar menjadi ajang pertandingan. Kompetisi harus menjadi bagian dari pembinaan sekaligus ruang bagi pemain muda untuk menambah pengalaman dan menunjukkan kemampuan.

Ia bahkan memasang target agar Batam mampu melahirkan pemain yang dapat mengikuti jejak pesepak bola nasional asal daerah tersebut, termasuk Ramadhan Sananta.

“Kita harus melahirkan Ramadhan Sananta berikutnya dari Batam. Karena itu, pembinaan usia dini harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Menurut Amsakar, mencetak pemain berkualitas membutuhkan proses panjang dan tidak dapat dilakukan secara instan. Selain kompetisi yang rutin, diperlukan pelatih yang kompeten, dukungan orang tua, serta ekosistem yang memberikan ruang bagi pemain muda untuk berkembang.

Ia mendorong agar kompetisi usia dini dapat digelar secara berkala, baik setiap tiga maupun enam bulan. Agenda yang berkesinambungan dinilai penting agar pemain mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus dapat memperlihatkan perkembangan kemampuan dari waktu ke waktu.

“Kita ingin membuat event-event yang bisa menjadi ruang bagi anak-anak untuk bertanding, belajar, dan menunjukkan potensinya. Kalau dilakukan secara rutin, saya kira ini akan semakin meningkatkan potensi sport tourism Batam,” ungkapnya.

Kehadiran para legenda Timnas Indonesia juga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada generasi muda. Pengalaman para mantan pemain nasional menjadi contoh bahwa perjalanan menuju level profesional membutuhkan disiplin, proses panjang, dan kesempatan untuk terus berkompetisi.

Mantan pemain Timnas Indonesia asal Papua, Oktovianus Maniani, menilai Batam memiliki potensi besar untuk melahirkan pemain berkualitas. Namun, potensi tersebut perlu didukung kompetisi dan wadah pembinaan yang konsisten.

“Potensi pemain di Batam cukup besar. Yang dibutuhkan adalah wadah untuk pengembangan pemain. Ini penting agar semakin banyak talenta dari Batam mendapatkan panggung,” kata Oktovianus. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Amsakar Pastikan Tiga Anak di Bengkong Mendapat Akses Pendidikan

3 November 2026 - 22:22 WIB

Batam Luncurkan BATAMMAS, Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Aset Daerah

3 November 2026 - 17:21 WIB

Kendalikan Inflasi Daerah, Amsakar Dorong Gerakan Urban Farming di Batam

2 November 2026 - 15:51 WIB

Amsakar Instruksikan Percepatan Serapan Anggaran Pemko dan BP Batam

2 November 2026 - 13:25 WIB

Amsakar Optimistis Batam Pertahankan Gelar Juara Umum Porprov Kepri VI 2026

2 November 2026 - 13:20 WIB

Trending di Batam