Buka Jambore PKK Batam 2026, Amsakar Ajak Kader Perkuat Soliditas dan Pemberdayaan Keluarga Pameran Pembangunan Batam, Amsakar Achmad Ajak Generasi Muda Melihat Kilas Balik Pembangunan Batam Dugaan Penyadapan Presiden: Ketika Alat Negara Berpotensi Mengancam Kekuasaan Konstitusional Pemko Batam Lindungi Data Pribadi dalam Layanan Publik Digital Kebebasan Berpikir Tanpa Kehilangan Jati Diri, Tantangan Pendidikan Pelajar Muslim di Era Modern MAKIN PANAS..! Tersangka Penyadapan Prabowo Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi Dipindahkan ke Rutan Mako Brimob

Kepulauan Riau

Dermaga Terapung Jadi Solusi Transportasi Laut Lingga

badge-check


					Dermaga Terapung Jadi Solusi Transportasi Laut Lingga Perbesar

FaktaBatamNews.com, Persoalan pasang surut air laut yang selama ini menghambat proses bongkar muat penumpang di Kabupaten Lingga kini teratasi. Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meresmikan Pelabuhan High Density Polyethylene (HDPE) atau dermaga terapung di Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Senin (23/2/2026) sore.

Pelabuhan terapung senilai Rp.2,7 miliar tersebut dirancang mampu menyesuaikan kondisi pasang surut air laut. Struktur HDPE akan naik saat air pasang dan turun saat surut, sehingga kapal tetap dapat sandar dengan aman dan stabil.

Ansar mengatakan pembangunan pelabuhan ini merupakan jawaban atas keluhan masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses transportasi laut saat kondisi air laut ekstrem.

“Alhamdulillah, hari ini pelabuhan terapung HDPE sudah kita resmikan, ini bentuk komitmen pemerintah provinsi menjawab kebutuhan warga. Pelabuhan ini fleksibel mengikuti pasang surut, sehingga tidak ada lagi hambatan bongkar muat,” ujarnya.

Proyek tersebut dikerjakan melalui anggaran Dinas Perhubungan Provinsi Kepri dan telah rampung pada akhir 2025. Kehadirannya kini menjadi infrastruktur strategis untuk memperlancar arus penumpang dan distribusi barang di wilayah Singkep Barat.

Keberhasilan pembangunan dermaga terapung di Jagoh akan direplikasi ke wilayah lain. Pemerintah Provinsi Kepri juga tengah menyelaraskan pemeliharaan pelabuhan terapung di Daik Lingga agar standar pelayanan transportasi laut merata di seluruh kabupaten.

Selain itu, perhatian pemerintah kini tertuju pada Pelabuhan Dabo Singkep. Tim teknis Dinas Perhubungan Kepri diminta melakukan verifikasi dan pengecekan kelayakan infrastruktur di lokasi tersebut.

“Jika hasil pengecekan menyatakan perlu perbaikan segera, maka akan langsung kita anggarkan. Kita ingin mobilitas di Lingga tidak lagi terkendala infrastruktur yang tidak memadai,” tegas Ansar.

Dengan beroperasinya Pelabuhan HDPE Jagoh, pemerintah berharap aktivitas transportasi laut di Lingga semakin lancar dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sekdaprov Misni Hadiri MUSDA IV LVRI dan MUSDA PD PIVERI Kepri

5 November 2026 - 03:07 WIB

Lintas Sektor di Kepri Gelar Rapat Persiapan Hadapi Puncak Musim Hujan dan Dampak Perubahan Iklim

5 November 2026 - 03:01 WIB

Ansar Ahmad Hadiri Pelantikan DPD Pengajian Al-Hidayah Kepri, Dewi Ansar Pimpin Periode 2025-2030

2 November 2026 - 18:11 WIB

Porprov VI Kepri 2026 Dimulai, Ajang Lahirnya Atlet Berprestasi di Tingkat Nasional

2 November 2026 - 18:02 WIB

Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri

31 Oktober 2026 - 23:45 WIB

Trending di Kepulauan Riau