MD KAHMI Tanjungpinang 2026–2031 Resmi Dilantik, Wagub Kepri Harapkan Lahir Pemimpin Muda Kepulauan Riau Arus Balik HMI: Mengembalikan Kedaulatan Pendidikan Melalui Spirit Insan Akademis Resmi Dilantik, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Habibie Mahabbah: Komitmen Kawal Program Prioritas Pemerintah Gubernur Ansar Wacanakan Pertandingan Olahraga Antarkabupaten Gubernur Ansar Tutup Piala Gubernur dan Wagub Kepri 2026 di Anambas, Desa Ladan Raih Juara I Tonico Angga: Penyadapan Presiden Ancaman Serius Bagi Kedaulatan Negara

Kepulauan Riau

Diduga pelabuhan Jalur Tikus, Galangan Kapal di Batam Disorot

badge-check


					Diduga pelabuhan Jalur Tikus, Galangan Kapal di Batam Disorot Perbesar

‎FaktaBatamNews.com – Batam – Dugaan praktik penyelundupan barang ilegal kembali mencuat di Kota Batam, Kepulauan Riau. Kali ini, sorotan mengarah ke area dugaan pelabuhan galangan kapal PT Marinatama Gemanusa Shipyard di Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, yang diduga dimanfaatkan sebagai pelabuhan tidak resmi (jalur tikus).
‎
‎Pantauan media, Sabtu (17/1/2026), menunjukkan sebuah truk bermuatan padat memasuki area galangan kapal dengan gerak gerik yang mencurigakan.
‎
‎Berdasarkan informasi lapangan, jalur tersebut diduga digunakan untuk keluar-masuk rokok tanpa pita cukai, minuman beralkohol (mikol), serta barang elektronik tanpa dokumen kepabeanan yang sah.
‎
‎Sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, aktivitas distribusi diduga berlangsung rutin, terutama pada malam hari, dengan melibatkan mobil box, truk, hingga speedboat atau kapal kecil.
‎
‎Galangan kapal yang sejatinya berizin untuk doking dan perawatan kapal itu disinyalir menyimpang dari fungsi peruntukan usahanya.
‎
‎Hingga kini, belum terlihat tindakan tegas dari aparat penegak hukum maupun Bea dan Cukai Batam, meski aktivitas tersebut disebut kerap berlangsung terbuka. Media juga mempertanyakan status kewenangan pelabuhan di area galangan tersebut.
‎
‎Pihak PT Marinatama Gemanusa Shipyard belum memberikan klarifikasi hingga berita ini diterbitkan. Kasus ini menambah daftar panjang dugaan lemahnya pengawasan terhadap jalur tikus di Batam, wilayah yang selama ini rawan praktik penyelundupan. (Red.)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gubernur Ansar Wacanakan Pertandingan Olahraga Antarkabupaten

8 November 2026 - 16:16 WIB

Gubernur Ansar Tutup Piala Gubernur dan Wagub Kepri 2026 di Anambas, Desa Ladan Raih Juara I

8 November 2026 - 16:11 WIB

Pemko Batam Luncurkan BALAPAN BUMIL, Percepat Pendataan dan Pemantauan Ibu Hamil

8 November 2026 - 14:41 WIB

Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen

7 November 2026 - 20:01 WIB

Gubernur Ansar Tinjau SPPG di Anambas, Pastikan Mutu dan Kualitas Gizi Makanan

7 November 2026 - 19:23 WIB

Trending di Kepulauan Riau