Kapolri Larang Seluruh Polri dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Polri Gunakan Vape atau Rokok Elektrik BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam Raih Gelar Winner First Face Kids Junior Indonesia 2026, Queenera Harumkan Nama Tanjungpinang Dilepas Wali Kota Lis, Kota Rebah Jadi Titik Awal Kirab Obor Porprov Kepri VI 2026 Sambut Kontingen PORPROV VI Kepri, Lis Harap Perkuat Persaudaraan Antar Daerah Bela Raffi Ahmad, Ketua Bidang Kastrat DPP GEMURA Rafi Amar Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

Kepulauan Riau

Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK

badge-check


					Sekretaris Diskominfo Kepri, James Simon Pattikawa didampingi Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kepri Dwi Anggraini, menyerahkan Piagam Pengesahan Integrasi TTE Aplikasi SMART kepada Kepala DLHK Kepri Indra Hidayat, Kamis (22/10/2026). Perbesar

Sekretaris Diskominfo Kepri, James Simon Pattikawa didampingi Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kepri Dwi Anggraini, menyerahkan Piagam Pengesahan Integrasi TTE Aplikasi SMART kepada Kepala DLHK Kepri Indra Hidayat, Kamis (22/10/2026).

Faktabatamnews.com. Dompak-Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus memperkuat transformasi digital pemerintahan melalui penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) tersertifikasi pada berbagai aplikasi strategis perangkat daerah. Terbaru, integrasi TTE diterapkan pada Sistem Manajemen Riwayat Aset (SMART) milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kepri untuk mendukung pengelolaan aset daerah yang lebih efisien, aman, dan akuntabel.

Komitmen tersebut ditandai dengan penyerahan Rekomendasi Integrasi TTE pada Aplikasi SMART oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kepri kepada DLHK Kepri di Ruang Rapat Gedung Engku Putri, Dompak, Rabu (21/10/2026).

Rekomendasi diserahkan oleh Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kepri, Dwi Anggraini, kepada Kepala DLHK Kepri, Indra Hidayat. Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Diskominfo Kepri, James Simon Pattikawa, menyerahkan Piagam Pengesahan Integrasi TTE Aplikasi SMART. Sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi tersebut, DLHK Kepri turut menyerahkan piagam penghargaan kepada Diskominfo Kepri.

Kepala Diskominfo Kepri, Hendri Kurniadi, melalui Dwi Anggraini menyampaikan apresiasi kepada DLHK Kepri atas komitmennya dalam menerapkan TTE tersertifikasi sebagai bagian dari penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Penyerahan rekomendasi ini merupakan bentuk komitmen bersama agar pemanfaatan teknologi digital dilakukan secara aman, terencana, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Dwi.

Ia menjelaskan, penggunaan TTE tersertifikasi tidak sekadar mempermudah proses administrasi, tetapi juga menjamin keaslian identitas penandatangan dan integritas dokumen elektronik. Selain itu, TTE memberikan kepastian hukum serta meningkatkan efisiensi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Menurut Dwi, integrasi TTE pada Aplikasi SMART menambah daftar aplikasi strategis Pemprov Kepri yang telah memanfaatkan tanda tangan elektronik tersertifikasi. Sebelumnya, TTE telah terintegrasi pada aplikasi SIJARIMU, SIMETRIS, SIMRS, SIPANGKAS, SILAT, dan SIGAJIAN.

“Dengan terintegrasinya TTE pada Aplikasi SMART, kami berharap semakin banyak perangkat daerah yang mengadopsi teknologi digital untuk menghadirkan layanan pemerintahan yang aman, efektif, dan terpercaya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DLHK Kepri, Indra Hidayat, mengatakan transformasi digital menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama di tengah tantangan pemerataan digitalisasi dan konektivitas di wilayah Kepulauan Riau.

Ia menegaskan, pengintegrasian TTE pada Aplikasi SMART bukan sekadar penambahan fitur, melainkan bagian dari implementasi SPBE yang terintegrasi, aman, dan berorientasi pada peningkatan kinerja pemerintahan.

Menurut Indra, pemanfaatan TTE akan membantu mengatasi berbagai kendala administrasi, mulai dari keterbatasan ruang dan waktu hingga tingginya penggunaan dokumen fisik dalam proses persetujuan dan otorisasi.

“Dengan diaktifkannya modul Tanda Tangan Elektronik pada Aplikasi SMART, kita mulai beralih menuju ekosistem kerja paperless yang lebih efisien, cepat, dan aman,” jelasnya.

Indra juga menyampaikan apresiasi kepada Diskominfo Kepri, Balai Sertifikasi Elektronik (BSE), serta seluruh tim yang telah mendukung proses integrasi TTE pada Aplikasi SMART hingga dapat diimplementasikan dan dimanfaatkan dalam administrasi pengelolaan aset daerah.

Integrasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat digitalisasi tata kelola aset sekaligus mendorong terwujudnya pemerintahan digital di Provinsi Kepulauan Riau yang semakin efektif, transparan, dan akuntabel. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri

31 Oktober 2026 - 23:45 WIB

Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global

31 Oktober 2026 - 23:40 WIB

3.100 Pelari Ikuti BTN KEPRI MoonRun 2026, Lari Malam Menjelajah Warisan Budaya Tanjungpinang

30 Oktober 2026 - 14:30 WIB

BKOW Kepri Dorong Perempuan Mandiri Ekonomi Melalui Pelatihan Membuat Kue

30 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Ansar Buka Bimtek Keluarga Berintegritas, KPK Dorong Pencegahan Korupsi Dimulai dari Keluarga

29 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Trending di Kepulauan Riau