Batam Luncurkan BATAMMAS, Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Aset Daerah Pimpinan Pusat PRIMA DMI Desak Kapolri Usut Tuntas Kasus Intimidasi Santriwati di Sukoharjo dan Copot Kapolda Jawa Tengah Temuid Indonesia Resmi Berbadan Hukum, Buka Pintu Kolaborasi Untuk Anak Muda Se-Indonesia Sejumlah Kontingen Melaju ke Semifinal Sepak Takraw Porprov VI Kepri 2026 Gol Hafidl Menit ke-63 Antar Tanjungpinang Menang 1-0 atas Anambas Teguh Susanto Kalungkan Medali, Apresiasi Prestasi Atlet Barongsai Porprov VI Kepri

Kepulauan Riau

HUT ke-81 TNI, Wagub Nyanyang: Kekuatan Pertahanan Jadi Bagian Penting Indonesia Maju

badge-check


					Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Provinsi Kepulauan Riau berlangsung khidmat di Lapangan Tugu Sirih, Tanjungpinang, Senin (5/10) pagi. Perbesar

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Provinsi Kepulauan Riau berlangsung khidmat di Lapangan Tugu Sirih, Tanjungpinang, Senin (5/10) pagi.

Faktabatamnews.com. Dompak-Upacara peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Provinsi Kepulauan Riau berlangsung khidmat di Lapangan Tugu Sirih, Tanjungpinang, Senin (5/10) pagi.

Peringatan tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur.”

Upacara dipimpin Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kaskogabwilhan I) Laksda TNI Amrin Rosihan Hendrotomo, S.E., M.Han. Sedangkan Mayor Laut (P) Habib Handyantoro, Komandan KRI Silea-858, bertindak sebagai komandan upacara.

Pasukan upacara terdiri dari personel TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polri, Basarnas, KSOP, Satpol PP dan Saka Bahari yang terbagi dalam enam kompi.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura yang menghadiri upacara tersebut mengatakan HUT ke-81 TNI menjadi momentum untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kapasitas TNI.

Menurutnya, penguatan sumber daya manusia dan pertahanan menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya Indonesia Maju.

“Tujuan utama peringatan HUT TNI tahun ini ialah Indonesia Maju. Salah satu prasyaratnya, tentu kekuatan pertahanan militer yang harus dimiliki negara kita,” kata Nyanyang.

Nyanyang juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya di Provinsi Kepri. Ia menilai TNI telah memberikan kontribusi dalam berbagai bidang di tengah masyarakat.

Mulai dari pembangunan fisik, penanganan bencana hingga dukungan terhadap program ketahanan pangan. Dukungan tersebut juga sejalan dengan program Asta Cita yang menjadi prioritas Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Nyanyang berharap TNI semakin profesional dan terus mendapat tempat istimewa di hati masyarakat. Ia juga optimistis TNI akan semakin kuat dan diperhitungkan dalam percaturan pertahanan antarbangsa.

“Semoga TNI selalu menjadi kebanggaan kita semua. Dirgahayu ke-81 TNI,” ucapnya.

Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang dibacakan pada upacara tersebut, disampaikan apresiasi atas dedikasi, loyalitas dan kerja keras seluruh prajurit serta ASN TNI.

Panglima TNI menyebut tingginya kepercayaan masyarakat merupakan hasil dari pengabdian yang telah diberikan TNI.

“Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah kita berikan. Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” tegasnya.

Menurut Panglima, negara terus memperkuat TNI melalui peningkatan kesejahteraan dan modernisasi alutsista. Penguatan tersebut juga harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi dan profesionalisme setiap prajurit.

“Hal ini penting untuk menghadapi ketidakpastian global, dinamika ruang informasi serta berbagai ancaman terhadap keutuhan wilayah,” ungkapnya.

Panglima juga menekankan lima budaya pengabdian PRIMA yang harus menjadi pedoman seluruh prajurit. Kelima budaya tersebut meliputi profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.

Profesional berarti menguasai tugas dan tanggung jawab serta terus meningkatkan kemampuan melalui latihan. Responsif diwujudkan dengan kepekaan terhadap perubahan dan kemampuan merespons potensi ancaman secara cepat dan terukur.

Sementara integratif menekankan pentingnya sinergi dengan seluruh komponen bangsa dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan.

Budaya modern diarahkan pada penguasaan alutsista dan teknologi secara optimal untuk memperkuat daya tangkal dan daya tempur.

Sedangkan adaptif diwujudkan dengan menjadikan setiap penugasan sebagai proses pembelajaran serta terus mengembangkan inovasi.

“Laksanakan kelima penekanan tersebut secara konsisten, sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak,” pesannya.

Peringatan HUT ke-81 TNI di Tanjungpinang juga diramaikan kehadiran masyarakat. Sejumlah pelaku UMKM turut membuka stan dan memamerkan berbagai produk unggulan lokal.  (*/akm)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ansar Ahmad Hadiri Pelantikan DPD Pengajian Al-Hidayah Kepri, Dewi Ansar Pimpin Periode 2025-2030

2 November 2026 - 18:11 WIB

Porprov VI Kepri 2026 Dimulai, Ajang Lahirnya Atlet Berprestasi di Tingkat Nasional

2 November 2026 - 18:02 WIB

Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri

31 Oktober 2026 - 23:45 WIB

Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global

31 Oktober 2026 - 23:40 WIB

3.100 Pelari Ikuti BTN KEPRI MoonRun 2026, Lari Malam Menjelajah Warisan Budaya Tanjungpinang

30 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Trending di Kepulauan Riau