MD KAHMI Tanjungpinang 2026–2031 Resmi Dilantik, Wagub Kepri Harapkan Lahir Pemimpin Muda Kepulauan Riau Arus Balik HMI: Mengembalikan Kedaulatan Pendidikan Melalui Spirit Insan Akademis Resmi Dilantik, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Habibie Mahabbah: Komitmen Kawal Program Prioritas Pemerintah Gubernur Ansar Wacanakan Pertandingan Olahraga Antarkabupaten Gubernur Ansar Tutup Piala Gubernur dan Wagub Kepri 2026 di Anambas, Desa Ladan Raih Juara I Tonico Angga: Penyadapan Presiden Ancaman Serius Bagi Kedaulatan Negara

Kepulauan Riau

Nasib Jembatan Sei Ladi: Rencana Penutupan Masih Dikaji, BP Batam Prioritaskan Pelebaran Jalan 6 Lajur

badge-check


					Nasib Jembatan Sei Ladi: Rencana Penutupan Masih Dikaji, BP Batam Prioritaskan Pelebaran Jalan 6 Lajur Perbesar

FaktaBatamNews.Com, Batam-Teka-teki mengenai rencana penutupan Jembatan Sei Ladi akhirnya terjawab. Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyatakan bahwa status operasional jembatan ikonik tersebut saat ini tengah masuk dalam tahap pendalaman oleh tim teknis, seiring dengan dimulainya mega proyek pelebaran jalan di jalur Tiban-Baloi.

Isu penutupan jembatan ini mencuat setelah masyarakat mengkhawatirkan kondisi struktur jembatan yang sudah tua, ditambah adanya aktivitas pembersihan lahan (land clearing) besar-besaran di sepanjang Jalan Gajah Mada.

Saat dikonfirmasi mengenai kepastian penutupan jembatan, Amsakar Achmad tidak membantah namun menegaskan bahwa keputusan final ada di tangan ahli.

“Apakah benar di jalan itu bakal ditutup? Yang benar di jalan itu akan dilakukan pelebaran. Soal tutup atau tidak, biar nanti tim teknis akan mendalaminya,” ujar Amsakar.

Ia menjelaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah solusi jangka panjang untuk mengatasi titik macet yang sudah sangat kronis (crowded), terutama arus kendaraan dari arah Sekupang menuju pusat kota maupun sebaliknya.

Senada dengan hal tersebut, Deputi Infrastruktur Kawasan BP Batam, Mouris Limanto, mengungkapkan bahwa wacana penutupan Jembatan Sei Ladi memang ada dalam diskusi, namun belum mencapai kata putus.

“Belum diputuskan. Masih dalam diskusi dan kajian,” kata Mouris singkat.

Pemerintah sendiri telah menyiapkan anggaran fantastis senilai Rp. 138 miliar untuk mentransformasi jalur tersebut. Proyek ini ditargetkan rampung dalam 13 bulan ke depan. Nantinya, kapasitas jalan akan ditingkatkan secara signifikan menjadi 2 jalur utama dengan masing-masing 3 lajur (total 6 lajur).

Amsakar menambahkan bahwa kebijakan pelebaran ini bukan tanpa alas an, berdasarkan data pemetaan, wilayah Sei Ladi dan Muka Kuning merupakan urat nadi transportasi yang paling terdampak macet pada jam masuk dan pulang kantor.

“Intinya titik-titik macet yang ada di Batam ini sudah terpetakan secara baik. Dengan kondisi itulah kita membuat kebijakan untuk melakukan pelebaran untuk beberapa ruas strategis,” tegasnya.

Selain menambah lajur, proyek ini juga mencakup perbaikan jalan-jalan yang rusak di sekitar area pembangunan. Pembersihan lahan yang saat ini sedang berlangsung di sepanjang Jalan Gajah Mada merupakan langkah awal untuk menyiapkan badan jalan baru yang lebih luas dan representatif.

Meski isu penutupan jembatan masih dalam pengkajian teknis, pemerintah menjamin bahwa tujuan akhir dari proyek bernilai ratusan miliar ini adalah untuk memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi warga Batam yang setiap harinya terjebak dalam kepadatan lalu lintas.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gubernur Ansar Wacanakan Pertandingan Olahraga Antarkabupaten

8 November 2026 - 16:16 WIB

Gubernur Ansar Tutup Piala Gubernur dan Wagub Kepri 2026 di Anambas, Desa Ladan Raih Juara I

8 November 2026 - 16:11 WIB

Pemko Batam Luncurkan BALAPAN BUMIL, Percepat Pendataan dan Pemantauan Ibu Hamil

8 November 2026 - 14:41 WIB

Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen

7 November 2026 - 20:01 WIB

Gubernur Ansar Tinjau SPPG di Anambas, Pastikan Mutu dan Kualitas Gizi Makanan

7 November 2026 - 19:23 WIB

Trending di Kepulauan Riau