BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam Raih Gelar Winner First Face Kids Junior Indonesia 2026, Queenera Harumkan Nama Tanjungpinang Dilepas Wali Kota Lis, Kota Rebah Jadi Titik Awal Kirab Obor Porprov Kepri VI 2026 Sambut Kontingen PORPROV VI Kepri, Lis Harap Perkuat Persaudaraan Antar Daerah Bela Raffi Ahmad, Ketua Bidang Kastrat DPP GEMURA Rafi Amar Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi Bela Raffi Ahmad, Tokoh Pemuda Abdul Kohar Ruslan Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

Dunia

Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan Sampaikan Pesan Berbahasa Jawa kepada Prabowo soal Kabut Asap Karhutla

badge-check


					Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan Sampaikan Pesan Berbahasa Jawa kepada Prabowo soal Kabut Asap Karhutla Perbesar

Faktabatamnews.com. Kuala Lumpur-Anggota parlemen Malaysia, Kalam Salan, menyampaikan pesan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggunakan bahasa Jawa. Pesan tersebut berisi desakan agar pemerintah Indonesia segera mengambil langkah tegas untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap hingga melintasi perbatasan dan berdampak ke Malaysia.

Pernyataan itu disampaikan Kalam dalam sidang Dewan Rakyat Malaysia yang membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran 2027, Rabu (21/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kalam meminta Prabowo segera mengambil tindakan nyata untuk memadamkan titik-titik kebakaran, menghentikan praktik pembakaran lahan, serta memperkuat upaya pencegahan agar persoalan kabut asap tidak terus berulang setiap tahun.

Persoalan karhutla yang menimbulkan kabut asap lintas batas menjadi perhatian karena dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat di Indonesia, tetapi juga negara-negara tetangga, termasuk Malaysia.

Desakan Kalam tersebut menyoroti pentingnya penanganan karhutla secara serius dan berkelanjutan. Upaya pemadaman, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran, serta pencegahan kebakaran dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kabut asap yang kembali mengganggu kehidupan masyarakat di kawasan Asia Tenggara. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

AS Tambah Kekuatan Militer di Timur Tengah, Jumlah Kapal Perang Puluhan

23 Oktober 2026 - 06:05 WIB

Anies Baswedan Terima Freedom of the City of London, Setara Winston Churchill

17 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Di Balik Gemerlap K-Pop: Mengapa Puluhan Ribu Warga Korea Selatan Memilih Berislam?

14 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Serangan Houthi Hantam Bandara Riyadh, 12 Orang Tewas dan Ratusan Terluka

11 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Tabrak Ranjau Supertanker Meledak di Selat Hormuz, Kapal LPG NV Sunshine Ikut Terbakar

11 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Trending di Dunia