Menu

Mode Gelap
Pemko Batam Ajak Masyarakat Bijak dan Objektif Dukung Program Pemerintah Sejumlah Pedagang Telah Menempati Titik Relokasi INLA Singapura Hadirkan Pesan Harmoni Manusia dan Alam di Kenduri Seni Melayu 2026 Mahasiswa RDP Terkait Sintai : Teledor Atau Ada Yang DiTutupi? Revitalisasi Pulau Penyengat Hantar Pemprov Kepri Raih Apresiasi Cita Loka Fest 2026 Pemko Batam Tegaskan Pengelolaan Aset Berbasis Skala Prioritas, Anggaran Diutamakan untuk Pelayanan Publik

Batam

INLA Singapura Hadirkan Pesan Harmoni Manusia dan Alam di Kenduri Seni Melayu 2026

badge-check


					INLA Singapura Hadirkan Pesan Harmoni Manusia dan Alam di Kenduri Seni Melayu 2026 Perbesar

Faktabatamnews.com. Batam-Kenduri Seni Melayu (KSM) 2026 yang akan digelar pada 2–5 Juli 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, tidak hanya menjadi panggung bagi pertunjukan seni budaya Melayu, tetapi juga ruang untuk menyampaikan nilai-nilai kehidupan yang relevan dengan masyarakat masa kini. Salah satu penampil yang akan turut memeriahkan acara tersebut adalah International Nature Loving Association (INLA) Singapura.

Berbeda dengan kelompok seni pada umumnya, INLA merupakan organisasi nirlaba yang memadukan seni, pendidikan, budaya, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam setiap aktivitasnya. Melalui berbagai program kreatif, organisasi ini mengajak masyarakat untuk membangun hubungan yang harmonis antara manusia dan alam.

Dalam berbagai penampilannya, INLA dikenal mengembangkan konsep Nature Song atau lagu-lagu bertema alam yang mengangkat pesan tentang kedamaian, cinta kasih, rasa syukur, dan kesadaran diri. Selain itu, mereka juga menghadirkan tarian alam yang memadukan unsur seni tari dan gerakan sukacita sebagai bentuk penghormatan terhadap lingkungan serta kehidupan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyambut baik kehadiran INLA Singapura dalam Kenduri Seni Melayu 2026. Menurutnya, partisipasi organisasi tersebut menunjukkan bahwa seni budaya memiliki peran yang lebih luas dalam membangun kesadaran sosial dan lingkungan.

“Budaya tidak hanya berbicara tentang tradisi, tetapi juga tentang nilai-nilai kehidupan yang diwariskan kepada generasi berikutnya. Apa yang dibawa oleh INLA sangat sejalan dengan semangat budaya Melayu yang mengajarkan keseimbangan hubungan manusia dengan sesama, alam, dan Sang Pencipta,” ujarnya.

Ardiwinata menambahkan, kehadiran peserta dari berbagai negara serumpun menjadi bukti bahwa Kenduri Seni Melayu telah berkembang menjadi ruang pertukaran gagasan, kreativitas, dan nilai-nilai budaya yang memperkaya masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kota Batam, Samson Rambah Pasir, mengatakan bahwa penampilan INLA akan menjadi salah satu sajian menarik dalam Kenduri Seni Melayu tahun ini.

“Mereka tidak hanya menampilkan seni pertunjukan, tetapi juga membawa pesan-pesan edukatif yang dikemas secara kreatif. Ini menjadi contoh bahwa seni dapat menjadi media yang efektif untuk menyampaikan nilai moral, pendidikan karakter, dan kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.

Selain lagu dan tari, INLA juga aktif menghadirkan pertunjukan budaya edukatif yang mengangkat berbagai tema kemanusiaan dan lingkungan. Melalui pendekatan yang sederhana namun menyentuh, mereka berupaya membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga bumi sebagai rumah bersama.

Kehadiran INLA Singapura di Kenduri Seni Melayu 2026 diharapkan semakin memperkaya ragam pertunjukan yang ditampilkan sekaligus memperkuat pesan bahwa budaya tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan dan pembentukan karakter.

Melalui kolaborasi seniman dan komunitas budaya dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura, Kenduri Seni Melayu 2026 kembali menegaskan perannya sebagai ruang pertemuan budaya serumpun yang mengedepankan nilai persaudaraan, kreativitas, dan keberlanjutan. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemko Batam Ajak Masyarakat Bijak dan Objektif Dukung Program Pemerintah

24 Juni 2026 - 20:39 WIB

Mahasiswa RDP Terkait Sintai : Teledor Atau Ada Yang DiTutupi?

24 Juni 2026 - 18:08 WIB

Pemko Batam Tegaskan Pengelolaan Aset Berbasis Skala Prioritas, Anggaran Diutamakan untuk Pelayanan Publik

24 Juni 2026 - 17:28 WIB

Amsakar Tegaskan Perda PSU Perumahan Jadi Landasan Mewujudkan Hunian Berkualitas di Batam

24 Juni 2026 - 17:23 WIB

BP Batam International Football Festival 2026: Membangun Fondasi Sepak Bola dari Perbatasan

24 Juni 2026 - 15:34 WIB

Trending di Batam