Menu

Mode Gelap
Hadapi Kekeringan dan Kabut Asap, Pemkab Lingga Gelar Salat Taubat dan Istighosah Orientasi 3.481 PPPK Kepri Dimulai, Sekdaprov: PPPK Jadi Tulang Punggung Pemerintahan Ekonomi Kepri Tumbuh 6,99 Persen Wagub Nyanyang Sampaikan Nota Keuangan Perubahan APBD Kepri 2026, PAD Naik Rp82,18 Miliar BPP KAPMI Temui Dubes Kazakhstan, Bahas Peluang Bisnis Pemuda Indonesia di Asia Tengah Penyesuaian Ketentuan Pidana Perda, Wako Lis Terima Legal Opinion dari Kejari Tanjungpinang

Batam

Pemko Tanjungpinang Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Stabilitas Harga dan Ekonomi Terus Dijaga

badge-check


					Pemko Tanjungpinang Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Stabilitas Harga dan Ekonomi Terus Dijaga Perbesar

Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang-Pemerintah Kota Tanjungpinang mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara hybrid yang dipimpin Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian, Senin (07/09/2026).

Rakor diikuti Pemko Tanjungpinang dari Ruang Rapat Asisten II Lantai 2 Kantor Wali Kota Tanjungpinang, dengan kehadiran Kepala Bagian Perekonomian Setdako Tanjungpinang, Hamerudin, bersama instansi terkait.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah daerah tidak hanya diminta menjaga stabilitas harga, tetapi juga memastikan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi serta daya beli masyarakat tetap terjaga.

Tito juga mengingatkan pemerintah daerah untuk mencermati perkembangan sejumlah komoditas pangan yang berpengaruh terhadap inflasi, seperti beras, daging ayam ras, cabai rawit dan ikan segar.

Berdasarkan data BPS, inflasi nasional Agustus 2026 tercatat 0,21 persen secara month-to-month (m-to-m), setelah pada Juli mengalami deflasi 0,14 persen. Secara tahunan, inflasi Agustus tercatat 3,19 persen.

Sementara itu, Kota Tanjungpinang mencatat deflasi 0,14 persen pada Agustus 2026. Capaian tersebut menjadi indikator positif bagi stabilitas harga daerah, namun tetap perlu diikuti dengan pemantauan dan langkah antisipasi terhadap perubahan harga dan pasokan.

Hamerudin mengatakan, arahan Mendagri menjadi perhatian Pemko Tanjungpinang dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Inflasi memang harus dikendalikan, tetapi pada saat yang sama aktivitas ekonomi masyarakat juga harus tetap berjalan. Ketersediaan barang harus terjaga, distribusi lancar, harga stabil dan daya beli masyarakat tetap kuat,” ujar Hamerudin.

Ia menegaskan Pemko Tanjungpinang akan terus memperkuat koordinasi antar-OPD dan stakeholder, melakukan pemantauan harga komoditas strategis, menjaga ketersediaan pasokan serta menyiapkan intervensi apabila terjadi tekanan harga.

“Target kita bukan hanya angka inflasi yang terkendali, tetapi bagaimana masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan harga yang wajar, pelaku usaha tetap berjalan dan perputaran ekonomi Tanjungpinang terus bergerak,” pungkasnya.

Pemko Tanjungpinang berkomitmen menjaga stabilitas harga melalui penguatan keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Amsakar Kawal Hak 1.025 Pekerja PT Ghim Li, Pemko Batam Bentuk Tim

16 September 2026 - 17:36 WIB

Batam Tanah Melayu, Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung, Batam tetap Kondusif, Aman dan Damai

16 September 2026 - 14:23 WIB

Panglima Lang Laut Suherman Jadi Tersangka Bentrokan Maut Setokok, Terancam 7 Tahun

16 September 2026 - 12:17 WIB

BP Batam Uji Sistem Subdrain di 18 Titik Rawan Genangan Batam Center

16 September 2026 - 09:53 WIB

Kabut Asap Melanda Batam, Berikut Imbauan Pemerintah

16 September 2026 - 08:45 WIB

Trending di Batam