Faktabatamnews.com. Tanjungpinang – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Para Tenis Meja Provinsi Kepri yang digelar National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kepri resmi dibuka di Pusat Pelatihan PTM Bintan Center, Komplek Bintan Centre Km 9, Tanjungpinang, Kamis (17/9/2026).
Kejuaraan ini diikuti 12 atlet, terdiri dari empat atlet kategori kursi roda dan delapan atlet kategori berdiri (standing).
Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Kepri Hendri mengapresiasi pembinaan yang dilakukan NPCI Kepri. Ia mengatakan olahraga disabilitas di Kepri terus berkembang dan telah melahirkan atlet-atlet berprestasi.
“NPCI betul-betul berjuang sehingga lahir atlet-atlet juara dari para disabilitas,” ujarnya.
Hendri berharap dukungan terhadap atlet difabel terus diberikan, tidak hanya oleh pemerintah provinsi dan pemerintah kota, tetapi juga pihak swasta, perguruan tinggi serta pemangku kepentingan lainnya.
Ia juga berpesan kepada para atlet untuk menjaga sportivitas selama pertandingan, menunjukkan kemampuan terbaik, menghormati lawan dan menerima keputusan wasit.
“Kejuaraan ini bukan sekadar mencari juara, tetapi juga menjaga silaturahmi serta mengukur kemampuan dan kompetensi masing-masing. Saya harap para atlet terus berlatih dengan giat,” kata Hendri.
Sementara itu, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemko Tanjungpinang Yoni Fadri menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Kejurda tersebut. Ia berharap ajang seperti ini dapat terus digelar untuk memberi ruang bertanding bagi atlet difabel.
“Kita ingin atlet-atlet difabel punya kesempatan yang sama untuk mengembangkan kemampuan dan menunjukkan prestasinya,” tutur Yoni.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Pertimbangan NPCI Kepri sekaligus Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri Dewi Kumalasari, Kepala Dispora Kota Tanjungpinang Ruli Friady, Ketua NPCI Kepri Fachrizal, perwakilan Kejaksaan Negeri, serta para pelatih dan juri. (Red)












