Ketua Bidang Kajian Aksi Strategis DPP GEMURA: Jangan Biarkan Isu Dasco Gantikan Wapres Mengaburkan Penuntasan Dugaan Penyadapan Ilegal Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Persoalan Biasa, Negara Harus Waspadai Potensi Rogue Faction Beasiswa Pemko Batam Antar 29 Mahasiswa Menempuh Pendidikan di ITB, Dapat Apresiasi Amsakar Paparkan Inovasi Unggulan Batam pada Penilaian IGA 2026, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Amsakar: Penyandang Disabilitas Harus Punya Kesempatan Setara untuk Berkarya Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan

Kepri

Tim SAR Buru Jejak Sekoci Korban Kapal KM Makmur Jaya yang Hilang

badge-check


					Tim SAR Buru Jejak Sekoci Korban Kapal KM Makmur Jaya yang Hilang Perbesar

FaktaBatamNews.com, Bintan-Detik-detik krusial tengah berlangsung di luasnya perairan Pulau Merapas, Bintan. Tim SAR gabungan kini tengah berpacu dengan waktu dan ganasnya arus laut untuk melacak keberadaan satu unit sekoci penyelamat yang membawa 9 nyawa Anak Buah Kapal (ABK) KM Makmur Jaya yang hingga kini masih hilang misterius.

Setelah 20 rekan mereka berhasil dievakuasi secara dramatis dari lambung kapal yang terbalik pada Minggu (8/3/2026), fokus pencarian kini beralih sepenuhnya pada titik koordinat 01∘00.584′N−105∘19.255’S

Sembilan orang tersebut dilaporkan terpisah dari kapal utama saat badai menghantam pada Minggu dini hari, meninggalkan tanda tanya besar mengenai posisi terakhir mereka di tengah laut lepas.

Basarnas Tanjungpinang tidak main-main dalam misi kemanusiaan ini. Kapal tangguh KN SAR Purworejo 101 telah dikerahkan dari Pos SAR Batam dengan membawa 22 personel rescuer terbaik. Kapal ini dijadwalkan menembus titik pencarian pada Senin pagi (9/3) pukul 06.30 WIB untuk melakukan penyisiran maraton sebelum cuaca kembali memburuk.

“Kami berpacu dengan pergerakan arus laut yang dapat menyeret sekoci lebih jauh dari lokasi kejadian (LKK). Tim akan melakukan penyisiran intensif dengan perhitungan radial 94 derajat dari Dermaga Sekupang,” tegas Fazzli, S.A.P., M.Si, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang.

Tragedi ini bermula saat KM Makmur Jaya yang bertolak dari Kampung Bugis menuju Pulau Pengibu dihantam gelombang tinggi pada Minggu pukul 04.00 WIB. Dalam situasi chaos tersebut:
Q
20 Orang bertahan hidup dengan memanjat lambung kapal yang terbalik (telah dievakuasi selamat).

9 Orang mencoba peruntungan dengan sekoci penyelamat, namun nahas, tali pengait terputus atau terseret arus hingga mereka hilang dari pandangan rekan-rekannya.

Operasi pencarian ini didukung penuh oleh kekuatan gabungan dari Pos AL Kijang, Polsek Bintan Timur, BPBD Bintan, hingga Polairud Bintan. Kehadiran KN SAR Purworejo 101 di lokasi diharapkan dapat mempercepat penemuan jejak sekoci tersebut.

Masyarakat dan kapal-kapal yang melintas di sekitar perairan Pulau Merapas juga diimbau untuk segera melaporkan jika melihat tanda-tanda keberadaan sekoci atau benda mencurigakan di laut.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sekdaprov Misni Hadiri MUSDA IV LVRI dan MUSDA PD PIVERI Kepri

5 November 2026 - 03:07 WIB

Lintas Sektor di Kepri Gelar Rapat Persiapan Hadapi Puncak Musim Hujan dan Dampak Perubahan Iklim

5 November 2026 - 03:01 WIB

Ansar Ahmad Hadiri Pelantikan DPD Pengajian Al-Hidayah Kepri, Dewi Ansar Pimpin Periode 2025-2030

2 November 2026 - 18:11 WIB

Porprov VI Kepri 2026 Dimulai, Ajang Lahirnya Atlet Berprestasi di Tingkat Nasional

2 November 2026 - 18:02 WIB

Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri

31 Oktober 2026 - 23:45 WIB

Trending di Kepri