Menu

Mode Gelap
Tutup Orientasi Mabigus, Wawako Raja Ariza Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter Deadlock Mediasi 28 Juli 2026, Masyarakat Mesuji Lanjutkan Reklaming Lahan di Blok O:40, 41, 42 Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah Kondisi Permukiman Jadi Pertimbangan, 105 Rumah Warga Tanjung Unggat Dapat Bantuan RTLH

Kepri

Tim SAR Buru Jejak Sekoci Korban Kapal KM Makmur Jaya yang Hilang

badge-check


					Tim SAR Buru Jejak Sekoci Korban Kapal KM Makmur Jaya yang Hilang Perbesar

FaktaBatamNews.com, Bintan-Detik-detik krusial tengah berlangsung di luasnya perairan Pulau Merapas, Bintan. Tim SAR gabungan kini tengah berpacu dengan waktu dan ganasnya arus laut untuk melacak keberadaan satu unit sekoci penyelamat yang membawa 9 nyawa Anak Buah Kapal (ABK) KM Makmur Jaya yang hingga kini masih hilang misterius.

Setelah 20 rekan mereka berhasil dievakuasi secara dramatis dari lambung kapal yang terbalik pada Minggu (8/3/2026), fokus pencarian kini beralih sepenuhnya pada titik koordinat 01∘00.584′N−105∘19.255’S

Sembilan orang tersebut dilaporkan terpisah dari kapal utama saat badai menghantam pada Minggu dini hari, meninggalkan tanda tanya besar mengenai posisi terakhir mereka di tengah laut lepas.

Basarnas Tanjungpinang tidak main-main dalam misi kemanusiaan ini. Kapal tangguh KN SAR Purworejo 101 telah dikerahkan dari Pos SAR Batam dengan membawa 22 personel rescuer terbaik. Kapal ini dijadwalkan menembus titik pencarian pada Senin pagi (9/3) pukul 06.30 WIB untuk melakukan penyisiran maraton sebelum cuaca kembali memburuk.

“Kami berpacu dengan pergerakan arus laut yang dapat menyeret sekoci lebih jauh dari lokasi kejadian (LKK). Tim akan melakukan penyisiran intensif dengan perhitungan radial 94 derajat dari Dermaga Sekupang,” tegas Fazzli, S.A.P., M.Si, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang.

Tragedi ini bermula saat KM Makmur Jaya yang bertolak dari Kampung Bugis menuju Pulau Pengibu dihantam gelombang tinggi pada Minggu pukul 04.00 WIB. Dalam situasi chaos tersebut:
Q
20 Orang bertahan hidup dengan memanjat lambung kapal yang terbalik (telah dievakuasi selamat).

9 Orang mencoba peruntungan dengan sekoci penyelamat, namun nahas, tali pengait terputus atau terseret arus hingga mereka hilang dari pandangan rekan-rekannya.

Operasi pencarian ini didukung penuh oleh kekuatan gabungan dari Pos AL Kijang, Polsek Bintan Timur, BPBD Bintan, hingga Polairud Bintan. Kehadiran KN SAR Purworejo 101 di lokasi diharapkan dapat mempercepat penemuan jejak sekoci tersebut.

Masyarakat dan kapal-kapal yang melintas di sekitar perairan Pulau Merapas juga diimbau untuk segera melaporkan jika melihat tanda-tanda keberadaan sekoci atau benda mencurigakan di laut.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wagub Nyanyang Lepas 1.336 Mahasiswa KKN UMRAH, Siap Mengabdi dan Berkontribusi untuk Masyarakat Kepri

1 Agustus 2026 - 16:03 WIB

43 OPD Pemprov Kepri Rampungkan Bimtek e-Monev KIP 2026, Komitmen Pimpinan Kunci Utama Capaian Predikat Informatif

31 Juli 2026 - 11:11 WIB

Ranperda Pertanggungjawaban APBD Provinsi Kepri TA 2025 Disahkan Menjadi Perda

29 Juli 2026 - 23:21 WIB

Pemprov Kepri Bangun Kanal Banjir di Kampung Purwodadi Bintan Timur

28 Juli 2026 - 21:39 WIB

Pemprov Kepri Bangun 2 SMK Baru di Kota Batam, Gubernur Ansar Lakukan Peletakan Batu Pertama

13 Juli 2026 - 16:24 WIB

Trending di Kepri