Mabes Polri Geger! Junior Gulung Senior, Tiga Jenderal Terseret Skandal Penyadapan TNI AL Kerahkan 20.980 Personel Perkuat Pengamanan Jakarta, Ada Apa? Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo Dijebloskan ke Rutan Mabes Polri Usai Sadap Presiden Prabowo Ancaman PTDH Hingga Hukuman Mati Menanti Petinggi Polri Jika Terbukti Lakukan Makar dalam Kasus Penyadapan Terhadap Presiden RI HEBOH Bareskrim Tetapkan Eks Kapolri Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo Tindak Lanjuti Laporan Warga, Amsakar Pastikan Tiga Anak di Bengkong Mendapat Akses Pendidikan

Nasional

KH Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU Periode 2026-2031

badge-check


					Foto: Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dok.PBNU Perbesar

Foto: Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dok.PBNU

Faktabatamnews.com. Jakarta-Sembilan kiai anggota Ahlul Halli Wal Aqdli (AHWA) telah menyelesaikan musyawarah tertutup terkait pemilihan Rais Aam PBNU. Hasil musyawarah itu menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU periode 2026-2031.

Penetapan Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU terpilih ini dibacakan pada sidang Muktamar ke-35 NU pada Minggu (30/8/2026) malam. Keputusan itu berlaku sejak ketetapan itu diketok di ruang sidang.
“Keputusan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama tentang hasil sidang AHWA tentang Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmat 2026-2031. Pertama, KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmat 2026-2031,” bunyi penetapan di sidang pleno Muktamar ke-35 NU.

KH Miftachul Akhyar sebelumnya merupakan Rais Aam PBNU periode 2021-2026. KH Miftachul Akhyar sejak lama diamanahkan memegang sejumlah posisi penting di PBNU.

Seperti diketahui, sembilan kiai mendapatkan suara terbanyak dalam rekapitulasi nasional hasil tabulasi suara Ahlul Halil Wal Aqdi (AHWA). Sembilan anggota AHWA yang terpilih akan ditetapkan untuk kemudian menentukan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.

Dalam dokumen yang diterima, Minggu (30/8/2026), sembilan anggota AHWA ini terpilih melalui mekanisme pemilihan suara. Awalnya ada 34 orang yang diusulkan menjadi anggota AHWA dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.

Dari 34 nama calon itu, terpilih sembilan orang yang meraih suara terbanyak sebagai anggota AHWA. Sembilan anggota peraih suara terbanyak ini kemudian akan disahkan sebagai anggota AHWA dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.

Berikut daftar sembilan anggota AHWA:
1. KH. Nurul Huda Djazuli
2. TGK. KH. Nuruzzhari Yahya
3. AG. Dr. KH. Baharuddin HS, MA
4. KH. Miftachul Akhyar
5. KH. Afifuddin Muhajir
6. KH. Anwar Iskandar
7. KH. Anwar Manshur
8. Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj
9. Dr. KH. Abun Bunyamin. MA

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mabes Polri Geger! Junior Gulung Senior, Tiga Jenderal Terseret Skandal Penyadapan

4 November 2026 - 06:18 WIB

Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo Dijebloskan ke Rutan Mabes Polri Usai Sadap Presiden Prabowo

4 November 2026 - 02:01 WIB

Ancaman PTDH Hingga Hukuman Mati Menanti Petinggi Polri Jika Terbukti Lakukan Makar dalam Kasus Penyadapan Terhadap Presiden RI

3 November 2026 - 22:55 WIB

HEBOH Bareskrim Tetapkan Eks Kapolri Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo

3 November 2026 - 22:41 WIB

Pimpinan Pusat PRIMA DMI Desak Kapolri Usut Tuntas Kasus Intimidasi Santriwati di Sukoharjo dan Copot Kapolda Jawa Tengah

3 November 2026 - 16:10 WIB

Trending di Nasional