Faktabatamnews.com. Jakarta-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Ummat secara resmi mengukuhkan jajaran kepengurusan baru untuk masa bakti 2025–2030 dalam momentum perombakan struktur pimpinan di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat. Dalam susunan kepengurusan yang baru ini, Ir. H. Ansufri Idrus Sambo dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum definitif menggantikan Dr. H. Ridho Rahmadi. Sementara itu, posisi strategis Ketua Harian DPP Partai Ummat diamanahkan kepada Heikal Safar, dan jabatan Sekretaris Jenderal partai kini diserahkan kepada Muhammad Sadiq Thalib, melengkapi jajaran kepemimpinan tingkat pusat bersama Sri Esti S. Apung yang menjabat sebagai Bendahara Umum.
Pengukuhan pengurus baru ini tertuang dalam Surat Keputusan Majelis Syura Nomor 59 Tahun 2026 tanggal 18 September 2026 yang ditandatangani secara langsung oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Prof. Dr. Muhammad Amien Rais. Rangkaian prosesi pengesahan diawali dengan pembacaan SK serta penyematan pin kepengurusan secara simbolis oleh Wakil Ketua Majelis Syura, MS K’ban. Langkah pembentukan posisi Ketua Harian sengaja dihadirkan sebagai terobosan baru untuk mengontrol roda operasional harian partai sekaligus mengawal akselerasi konsolidasi politik ke seluruh penjuru daerah dalam menyongsong Pemilu 2029.
Dalam pidato perdananya usai dilantik, Ketua Umum DPP Partai Ummat, Ansufri Idrus Sambo, menekankan pentingnya pergeseran paradigma kerja di tubuh organisasi. Beliau mengajak seluruh kader untuk bertransformasi dari kebiasaan pasif menuju budaya kerja aktif, mengikis ketergantungan pada sosok figuran melalui penguatan sistem organisasi yang solid, serta mengedepankan budaya saling memperbaki alih-alih saling menyalahkan. Ansufri juga mengingatkan agar seluruh elemen partai memegang teguh lima pilar spiritual, yaitu ketulusan niat, ketaatan ibadah, kesabaran, kedisiplinan, dan keyakinan yang mantap dalam melangkah.
Perubahan nakhoda ini sekaligus menyelesaikan proses transisi internal pascamundurnya kepemimpinan terdahulu yang dipegang oleh Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat akibat kendala pembagian waktu. Sebelum ditetapkan secara definitif, Ansufri Sambo sempat menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum untuk menjaga stabilitas roda partai. Dengan terbentuknya struktur DPP Partai Ummat 2025–2030 ini, partai menyatakan siap tancap gas memperkuat basis konstituen dan memperjuangkan agenda politiknya di kancah nasional. (Red)












