Menu

Mode Gelap
Deadlock Mediasi 28 Juli 2026, Masyarakat Mesuji Lanjutkan Reklaming Lahan di Blok O:40, 41, 42 Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah Kondisi Permukiman Jadi Pertimbangan, 105 Rumah Warga Tanjung Unggat Dapat Bantuan RTLH Anggaran Tenaga Ahli Pemprov Banten Naik Rp17 Miliar dalam Dua Tahun, Transparansi Dipertanyakan

Kepri

Dermaga Terapung Jadi Solusi Transportasi Laut Lingga

badge-check


					Dermaga Terapung Jadi Solusi Transportasi Laut Lingga Perbesar

FaktaBatamNews.com, Persoalan pasang surut air laut yang selama ini menghambat proses bongkar muat penumpang di Kabupaten Lingga kini teratasi. Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meresmikan Pelabuhan High Density Polyethylene (HDPE) atau dermaga terapung di Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Senin (23/2/2026) sore.

Pelabuhan terapung senilai Rp.2,7 miliar tersebut dirancang mampu menyesuaikan kondisi pasang surut air laut. Struktur HDPE akan naik saat air pasang dan turun saat surut, sehingga kapal tetap dapat sandar dengan aman dan stabil.

Ansar mengatakan pembangunan pelabuhan ini merupakan jawaban atas keluhan masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses transportasi laut saat kondisi air laut ekstrem.

“Alhamdulillah, hari ini pelabuhan terapung HDPE sudah kita resmikan, ini bentuk komitmen pemerintah provinsi menjawab kebutuhan warga. Pelabuhan ini fleksibel mengikuti pasang surut, sehingga tidak ada lagi hambatan bongkar muat,” ujarnya.

Proyek tersebut dikerjakan melalui anggaran Dinas Perhubungan Provinsi Kepri dan telah rampung pada akhir 2025. Kehadirannya kini menjadi infrastruktur strategis untuk memperlancar arus penumpang dan distribusi barang di wilayah Singkep Barat.

Keberhasilan pembangunan dermaga terapung di Jagoh akan direplikasi ke wilayah lain. Pemerintah Provinsi Kepri juga tengah menyelaraskan pemeliharaan pelabuhan terapung di Daik Lingga agar standar pelayanan transportasi laut merata di seluruh kabupaten.

Selain itu, perhatian pemerintah kini tertuju pada Pelabuhan Dabo Singkep. Tim teknis Dinas Perhubungan Kepri diminta melakukan verifikasi dan pengecekan kelayakan infrastruktur di lokasi tersebut.

“Jika hasil pengecekan menyatakan perlu perbaikan segera, maka akan langsung kita anggarkan. Kita ingin mobilitas di Lingga tidak lagi terkendala infrastruktur yang tidak memadai,” tegas Ansar.

Dengan beroperasinya Pelabuhan HDPE Jagoh, pemerintah berharap aktivitas transportasi laut di Lingga semakin lancar dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PB PII Tegaskan Dukungan terhadap Program Kementerian Pertanian, Siap Bersinergi Berantas Mafia Pangan

2 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Wagub Nyanyang Lepas 1.336 Mahasiswa KKN UMRAH, Siap Mengabdi dan Berkontribusi untuk Masyarakat Kepri

1 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Pemko Batam Tegaskan RT dan RW Bukan Petugas Pendataan dan Pemungutan Pajak

31 Juli 2026 - 15:13 WIB

43 OPD Pemprov Kepri Rampungkan Bimtek e-Monev KIP 2026, Komitmen Pimpinan Kunci Utama Capaian Predikat Informatif

31 Juli 2026 - 11:11 WIB

Ranperda Pertanggungjawaban APBD Provinsi Kepri TA 2025 Disahkan Menjadi Perda

29 Juli 2026 - 23:21 WIB

Trending di Kepri