Faktabatamnews.com. Muara Tebo-Peringatan Milad Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ke-60 menjadi momentum bagi keluarga besar Majelis Daerah (MD) KAHMI Kabupaten Tebo untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Rangkaian kegiatan tersebut diisi dengan Dialog Kebangsaan yang menghadirkan Ahmad Doli Kurnia Tandjung sebagai pemateri. Kegiatan ini turut didampingi Ketua DPRD Kabupaten Tebo, Khalis Mustiko, S.H., dan dihadiri Bupati Tebo Agus Rubiyanto, S.E., M.M., Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, S.E., M.Si., unsur Forkopimda, para kepala OPD, serta keluarga besar KAHMI dari Kabupaten Tebo, Bungo, dan Kota Jambi bersama para kader HMI Cabang Tebo.
Kehadiran para alumni HMI yang kini berkiprah di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan lembaga legislatif, menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan kekeluargaan dan membangun komunikasi lintas generasi. Momentum Milad KAHMI ke-60 juga dimanfaatkan sebagai ruang bertukar gagasan mengenai peran alumni dan kader HMI dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dialog Kebangsaan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial organisasi, tetapi juga ruang untuk membahas pentingnya kontribusi sumber daya manusia, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta peran organisasi dalam mendukung kemajuan Kabupaten Tebo. Gagasan dan pandangan yang disampaikan dalam forum diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi keluarga besar KAHMI dan HMI.

Pesan Ahmad Doli kepada Keluarga Besar KAHMI dan Kader HMI
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyampaikan pesan kepada keluarga besar MD KAHMI Tebo agar terus menjaga silaturahmi, memperkuat solidaritas, dan menjadikan organisasi sebagai wadah pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kepada para adinda kader HMI Cabang Tebo, ia berpesan agar senantiasa menjaga semangat perkaderan, memperluas wawasan, serta membangun kapasitas intelektual dan kepemimpinan. Menurut pesan yang disampaikan dalam semangat dialog kebangsaan, kader HMI diharapkan mampu menjadi generasi yang berintegritas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.
Ahmad Doli juga menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara alumni dan kader. Sinergi lintas generasi dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi, sekaligus membuka ruang bagi para kader untuk berkontribusi sesuai bidang dan kapasitas masing-masing.
Sementara itu, kehadiran Ketua DPRD Tebo, kepala daerah, unsur Forkopimda, jajaran OPD, serta keluarga besar KAHMI dari sejumlah daerah menambah dimensi kebersamaan dalam kegiatan tersebut. Dialog Kebangsaan Milad KAHMI ke-60 diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan menjadi ruang pertukaran gagasan untuk mendukung pengabdian organisasi serta kemajuan Kabupaten Tebo.
Catatan redaksi: Pesan Ahmad Doli dalam naskah ini dirumuskan berdasarkan konteks kegiatan dan permintaan penulisan. Untuk pemberitaan yang lebih akurat, kutipan langsung beliau sebaiknya disesuaikan dengan rekaman atau pernyataan asli saat dialog. (JH)












