Menu

Mode Gelap
PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS 143 Siswa SMAN 5 Tanjungpinang Ikuti Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan Rapat Tim Koordinasi DOD Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Pengembangan Olahraga di Tanjungpinang Pastikan Ketepatan Ukuran, UPTD Metrologi Legal Tanjungpinang Layani Tera 966 UTTP Aktivis Mahasiswa Kota Batam Apresiasi Capaian Polda Kepri Atas Raihan Runner Up Kompolnas Awards 2026 Mengenal Lebih Dekat Supriyadi: Figur KAHMI Muda Berpengalaman, Siap Bawa MD KAHMI Batam Semakin Hebat

Tanjungpinang

Rapat Tim Koordinasi DOD Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Pengembangan Olahraga di Tanjungpinang

badge-check


					Rapat Tim Koordinasi DOD Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Pengembangan Olahraga di Tanjungpinang Perbesar

Faktabatamnews.com. Tanjungpinang-Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) menggelar Rapat Tim Koordinasi Desain Olahraga Daerah (DOD) Kota Tanjungpinang, Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penyelenggaraan keolahragaan di Kota Tanjungpinang.

Rapat dibuka oleh Sekretaris Dispora Kota Tanjungpinang, Faisal Fahlevi, S.STP., dan diisi dengan pemaparan oleh Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kota Tanjungpinang, Murdani Hadinata, S.H., M.H.

Rapat Tim Koordinasi DOD turut melibatkan sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait, di antaranya Dinas Komunikasi dan Informatika, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Sosial, Bagian Hukum, Bagian Kesejahteraan Rakyat, serta Kantor Kementerian Agama.

Dalam pemaparannya, Murdani menjelaskan bahwa Desain Olahraga Daerah (DOD) merupakan dokumen rencana induk kebijakan keolahragaan di tingkat daerah yang disusun sebagai turunan dari Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Menurutnya, DOD diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas olahraga secara menyeluruh, yang mencakup olahraga pendidikan, olahraga masyarakat, dan olahraga prestasi.

“DOD tidak hanya berbicara mengenai olahraga prestasi, tetapi juga bagaimana olahraga dapat menjadi bagian dari pembangunan daerah secara menyeluruh. Karena itu, diperlukan koordinasi dan sinergi lintas sektor,” ujar Murdani.

Ia menambahkan, penyelenggaraan olahraga juga memiliki keterkaitan dengan aspek ekonomi masyarakat dan pembangunan daerah, antara lain melalui penguatan koordinasi lintas sektor serta pengembangan industri olahraga di daerah.

Rapat tersebut juga bertujuan memberikan gambaran mengenai tugas dan fungsi Tim Koordinasi Desain Olahraga Daerah Kota Tanjungpinang kepada masing-masing perangkat daerah dan pemangku kepentingan yang memiliki keterkaitan dengan urusan keolahragaan. Hal tersebut diperkuat dengan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan.

Dalam rapat tersebut, masing-masing perangkat daerah yang tergabung dalam Tim Koordinasi DOD juga diberikan gambaran mengenai hal-hal yang perlu dipersiapkan dan dilaksanakan sesuai tugas dan fungsi masing-masing sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan DOD di Kota Tanjungpinang.

Dukungan terhadap pelaksanaan DOD disampaikan oleh perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kota Tanjungpinang. Kabid Iman menyampaikan bahwa pihaknya mendukung pelaksanaan DOD, khususnya dalam mensinergikan program keolahragaan dengan peningkatan sumber ekonomi masyarakat.

Menurutnya, sinergi tersebut dapat dilakukan melalui pengembangan dan pemasaran produk olahraga yang dihasilkan oleh pelaku UMKM di Kota Tanjungpinang yang menjadi binaan perangkat daerah terkait.

Sementara itu, perwakilan Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Kabid Muklis, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah kelompok sasaran yang perlu menjadi perhatian bersama dalam penyelenggaraan keolahragaan.

“Ada kelompok disabilitas yang telah bergabung dalam NPCI, kelompok usia rentan, serta kelompok anak-anak yang juga berkaitan dengan urusan keolahragaan,” jelas Muklis.

Ia menilai, keberadaan kelompok-kelompok tersebut perlu diakomodasi dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan keolahragaan sehingga penyelenggaraan olahraga dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Murdani menambahkan bahwa perkembangan kebijakan keolahragaan saat ini menunjukkan adanya perubahan paradigma. Olahraga tidak lagi dipandang hanya sebagai aktivitas di bidang olahraga, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan berbagai sektor pembangunan lainnya.

“Paradigma olahraga telah bergeser menjadi development through sport, yang artinya pembangunan dari berbagai sektor harus beriringan dengan sektor olahraga. Saat ini olahraga sudah melibatkan berbagai sektor kehidupan di masyarakat,” ungkapnya.

Melalui Rapat Tim Koordinasi DOD tersebut, Pemerintah Kota Tanjungpinang mendorong terbangunnya koordinasi dan sinergi antarpemangku kepentingan dalam penyusunan serta pelaksanaan kebijakan keolahragaan daerah.

Sinergi lintas sektor diharapkan dapat mendukung terwujudnya penyelenggaraan olahraga yang terarah dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Tanjungpinang, baik dari aspek pendidikan, kesehatan, sosial, prestasi maupun ekonomi. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

143 Siswa SMAN 5 Tanjungpinang Ikuti Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan

18 September 2026 - 19:37 WIB

Pastikan Ketepatan Ukuran, UPTD Metrologi Legal Tanjungpinang Layani Tera 966 UTTP

18 September 2026 - 19:29 WIB

Kecamatan Tanjungpinang Barat Sosialisasikan SIMPATI, Permudah Pelaporan dan Pengurusan Akta Kematian

18 September 2026 - 13:31 WIB

Bersama Wako Lis, PERBARINDO Salurkan Bantuan Pupuk untuk Petani Tanjungpinang

17 September 2026 - 18:19 WIB

Dispora Tanjungpinang Siapkan Pendamping Bersertifikat untuk Atlet Difabel

17 September 2026 - 18:16 WIB

Trending di Olahraga