Faktabatamnews.com. Jakarta-Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Pangdam Kepri bersamaan HUT TNI di Monas pada 5 Oktober mendatang. KSAD Jenderal Maruli mengatakan nanti terdapat lima Kodam baru, termasuk Kodam Kepri.
Sebelumnya Kodam Kepri tergabung Kodam Tuanku Tambusai di Pekanbaru, Riau. Lima Kodam baru tadi menjadi komando pembinaan teritorial seperti 21 Kodam beroperasi. “Rencananya demikian (pemekaran Kodam dan pelantikan Pangdam Kepri),” kata Mayjen Muhammad Nas, Kapuspen TNI, seperti republika.co.id tulis, kemarin.
Jika melihat rekam jejak Brigjaen Bambang Herqutanto, Danrem Wirapratama di Kepri, besar kemungkinan berlanjut menjabat Pangdam Kepri. Sebab, (1) Dia pernah Asisten Intelijen Kogabwilhan I di Tanjungpinang.
Danrem Promosi
Dia berpenglaman intelijen Kopassus seperti Asisten Intelijen Kogabwilhan I sebelumnya. Kemudian (2) Pendahulunya juga sebagian promosi Pangdam, bahkan berlanjut bintang tiga di Mabes TNI AD maupun Mabes TNI.
Terakhir (3) Hampir sebagian besar petinggi militer di Kepri, khususya TNI AL, sama-sama berpengalaman bertugas di Kogabwilhan I Tanjungpinang. Dia juga pati senior, menjabat Danrem sejak tahun 2024. Pendeknya, secara penugasan mereka telah mengenal satu sama lain sekaligus menjadi bekal kesinambungan koordinasi penugasan.
Kini, pertanyaan kuncinya, nantinya apa nama resmi Kodam terbaru di Sumatera. Saat Mabes TNI AD memekarkan Kodam Tuanku Tambusai dari Kodam Bukit Barisan, tokoh di Riau mengusulkan empat nama termasuk Tuanku Tambusai dan Hang Tuah.
Di Kepri, Hang Tuah lekat dengan kebudayaan di Kesultanan Riau Lingga. Apalagi sejumlah pahlawan nasional asal Kepri juga telah menjadi nama lembaga militer kelolaan TNI AU, seperti Lanud RHF. Dengan kondisi itu, bukan mustahil Kodam Hang Tuah berpeluang meskipun dia dikenal sebagai laksamana. Bahkan menjadi nama lambung kapal perang TNI AL, alias KRI. (Red)











