Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Usul Parliamentary Threshold 7 Persen, NasDem Siap Hadapi Risikonya Mendadak Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar Surya Paloh Desak RUU Pemilu Tuntas 2026, Ada Wacana 2 Fraksi Usung Capres Founder ISIM Dukung Prabowo: Pendidikan Gratis Harus Jadi Jalan Membuka Masa Depan Anak Indonesia Pesan Retaker Dokter Kepada Pak Prabowo Andri Haris Setiawan Tekankan Pentingnya Soal Pembagian Kekuasaan bagi Ormawa di UNESA

Nasional

Mendadak Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar

badge-check


					Mendadak Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar Perbesar

Faktabatamnews.com. Jakarta-Nusron Wahid mengundurkan diri dari kepengurusan Partai Golkar. Meski tidak lagi berada dalam struktur organisasi partai, Nusron tetap tercatat sebagai kader Golkar.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji membenarkan keputusan tersebut. Ia mengatakan Nusron telah menyampaikan langsung pengunduran dirinya kepada Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia.

Menurut Sarmuji, pengunduran diri itu sebenarnya sudah disampaikan lebih dari enam bulan lalu.

“Pak Nusron sudah menemui langsung Ketua Umum untuk menyampaikan pengunduran diri,” kata Sarmuji, Sabtu, 19 September 2026.

Dalam struktur DPP Partai Golkar periode 2024-2029, Nusron sebelumnya menjabat Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian.

Namun, keputusan meninggalkan kepengurusan tidak membuat status Nusron sebagai anggota Golkar ikut berakhir. Sarmuji menegaskan Nusron masih menjadi kader partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Beliau tetap menjadi anggota Golkar,” ujar Sarmuji.

Terkait alasan pengunduran diri, Sarmuji mengaku belum mengetahui secara pasti. Ia hanya menyebut Nusron kemungkinan ingin memberikan perhatian pada kegiatan atau urusan lain di luar struktur kepengurusan partai.

“Saya tidak tahu persis. Mungkin ingin fokus ke hal lain,” katanya.

Dengan demikian, posisi Nusron saat ini berbeda antara struktur kepengurusan dan status keanggotaan. Ia tidak lagi berada dalam jajaran pengurus DPP Golkar, tetapi tetap berstatus sebagai kader partai. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Surya Paloh Usul Parliamentary Threshold 7 Persen, NasDem Siap Hadapi Risikonya

20 September 2026 - 11:25 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Tuntas 2026, Ada Wacana 2 Fraksi Usung Capres

20 September 2026 - 11:01 WIB

Founder ISIM Dukung Prabowo: Pendidikan Gratis Harus Jadi Jalan Membuka Masa Depan Anak Indonesia

20 September 2026 - 10:42 WIB

Presiden APKSI Hadiri HUT PAN ke-28, Sepri Latifan Dorong Pemerintah Perluas Perhatian bagi Seluruh Pekerja Kesehatan

19 September 2026 - 23:30 WIB

‘Welcome’ Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Ri Ini Sudah Memasuki Laut Indonesia

19 September 2026 - 02:12 WIB

Trending di Nasional