Menu ✖

Mode Gelap
Puskesmas Sei Pelunggut Beroperasi, Layanan Kesehatan Sudah Berjalan Meski Belum 24 Jam Kabar Gembira, Kepri Segera Miliki Kodam XXV Baru, Markas Utama Berlokasi di Batam Lestarikan Kearifan Lokal, Gubernur Banten Andra Soni Serap Aspirasi Nelayan di Tasyakuran Laut Sidamukti Dukung Penguatan Ekosistem Media Siber, Gubernur Ansar dan Sekda Misni Terima Penghargaan AMSI Kepri AMSI Kepri Apresiasi Amsakar Achmad, BP Batam Tegaskan Dukungan terhadap Ekosistem Media Gelar Operasi Pasar Murah, Pemko Tanjungpinang Tekan Harga Ayam Potong

Internasional

Indonesia Pertimbangkan Mundur dari Dewan Perdamaian Gaza, Muzani Sebut Sinyal Kuat dari Presiden Prabowo

badge-check


					Indonesia Pertimbangkan Mundur dari Dewan Perdamaian Gaza, Muzani Sebut Sinyal Kuat dari Presiden Prabowo Perbesar

FaktaBatamNews.com, Jakarta-Wacana Indonesia mundur dari Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace mulai menguat setelah Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan sinyal tegas terkait kemungkinan langkah tersebut.

Muzani mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah beberapa kali menyebutkan potensi keluar dari forum internasional itu dalam berbagai kesempatan.

Pernyataan tersebut kembali muncul setelah Muzani melakukan pertemuan dengan Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu sore tanggal 4 Maret 2026.

Menurut Muzani keputusan bergabung atau meninggalkan organisasi semacam BoP sangat mungkin dilakukan Indonesia asalkan didasari kesepakatan bersama serta pertimbangan kepentingan nasional yang matang.

“Bagi Indonesia masuk dan keluar BoP adalah sesuatu yang bisa saja terjadi seperti beberapa kali disebutkan oleh Presiden Kita bisa saja kapan saja keluar tetapi sekali lagi itu harus atas kesepakatan bersama” ujar Muzani kepada wartawan seusai pertemuan di Istana.

Pernyataan itu langsung menarik perhatian masyarakat terutama di tengah memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Indonesia awalnya bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza karena keyakinan bahwa forum tersebut dapat mempercepat pencapaian kemerdekaan Palestina.

BoP dibentuk dengan tujuan utama mendorong proses perdamaian sekaligus mendukung pembangunan ulang wilayah Palestina yang rusak parah akibat konflik panjang.

Muzani menjelaskan bahwa misi forum itu fokus pada rekonstruksi rehabilitasi serta pembangunan kembali Gaza yang mengalami kerusakan masif selama konflik berlangsung.

Namun perkembangan terkini di tingkat global membuat pemerintah Indonesia mulai mengevaluasi ulang keikutsertaannya dalam organisasi tersebut.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Resmikan Nakhoda Baru: Partai Ummat Perkuat Mesin Politik Menuju Pemilu 2029

27 September 2026 - 20:49 WIB

Dasco: Buruh dan Pengusaha Masih Berbeda Pandangan, DPR Kejar RUU Ketenagakerjaan hingga Oktober

27 September 2026 - 02:25 WIB

Aneu Nursifah Hadir di Forum Nasional, Sampaikan Pengalaman dan Wejangan Kepemiluan kepada Pelajar

26 September 2026 - 18:23 WIB

Presidium Pelajar Nasional Gelar Diskusi Nasional, Dorong Suara Pelajar Masuk dalam Reformasi Kepemiluan

25 September 2026 - 21:27 WIB

APBD Perubahan Kabupaten Anambas Tahun Anggaran 2026 Disetujui Sebesar Rp729 Miliar

25 September 2026 - 18:08 WIB

Trending di Anambas