oleh

Rangkaian Safari Ramadan Pemkab Bintan Terakhir Diwarnai Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H

-Bintan, Kepri-200 Dilihat

MaklumatKepri.com, Bintan-Pemerintah Kabupaten Bintan melaksanakan rangkaian terakhir Safari Ramadan yang disejalankan dengan peringatan Malam Nuzulul Qur’an 1447 H, diawali dengan buka puasa bersama yang dilaksanakan di Masjid Nurul Huda, Jalan Nusantara, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur.

Usai berbuka puasa dan melaksanakan fardhu Maghrib berjemaah, rombongan menuju Masjid Al-Muqaddimah, Kampung Jawa, Kelurahan Sungai Lekop, Kecamatan Bintan Timur. Rangkaian dilanjutkan dengan fardhu Isya serta Tarawih berjemaah.

banner 400x130

Sebelum memulai tausyiah Nuzulul Qur’an, Bupati Bintan, Roby Kurniawan dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena masyarakat masih diberikan kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan suci Ramadan hingga memasuki malam ke-17 Ramadan yang menjadi momentum turunnya Alquran sebagai petunjuk bagi umat manusia.

Ia menegaskan bahwa Alquran merupakan pedoman hidup yang membawa kabar gembira serta menjadi pembeda antara yang hak dan yang batil.

“Alhamdulillah, pada malam ini kita telah sampai di malam 17 Ramadan, malam yang sangat istimewa bagi umat Islam karena pada malam inilah Alquran diturunkan sebagai petunjuk bagi kehidupan manusia,” ujar Roby, Jumat malam (06/03/2026).

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengisi Ramadan dengan memperbanyak amalan ibadah seperti membaca Alquran, bersedekah, membayar zakat serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Menurutnya, jika nilai-nilai Alquran benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka akan tercipta masyarakat yang damai, saling menghormati dan penuh keberkahan.

“Islam mengajarkan kita untuk saling menghormati, menjaga persaudaraan serta memaafkan satu sama lain. Jika nilai-nilai Al Qur’an ini kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka insyaAllah akan tercipta lingkungan yang penuh ketenangan dan keberkahan. Mari kita pedomani Al Qur’an di semua sisi kehidupan sehari-hari” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menguraikan progres pembangunan yang sedang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bintan. Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, Pemerintah Daerah juga terus memperkuat pembangunan rohani dan mental spiritual masyarakat.

Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai program seperti perlindungan pekerja sosial keagamaan bagi mubalig dan mubaligah, imam masjid, guru TPQ, pelaksana fardhu kifayah, santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa, serta program Rumah Tahfidz untuk menciptakan generasi Qur’ani di Kabupaten Bintan.

“Kami di Pemerintah Kabupaten Bintan terus berupaya melaksanakan berbagai program pembangunan, tidak hanya pembangunan fisik tetapi juga pembangunan rohani dan mental spiritual masyarakat agar pembangunan yang kita lakukan menjadi lebih bermakna,” pungkas Roby.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *