Menu

Mode Gelap
Erlita Tindaklanjuti Arahan Pusat, Tata Kelola PKK hingga Posyandu dan Dekranasda Diperkuat Lis Minta Rembuk Pemuda Kepri Tak Terjebak Rutinitas, Dorong Inovasi dan Aksi Nyata Wali Kota Lis: RT/RW Bukan Individu, Tapi Perangkat untuk Layani Masyarakat Wali Kota Lis Kukuhkan Pengurus RW se-Kecamatan Tanjungpinang Kota, Perkuat Pelayanan di Tingkat Lingkungan Pasca Isu Nusron Reshuffle Kembali Menguat, Ahmad Doli Kurnia Paling Relevan Jadi Pengganti Setelah Peresmian Lima Kodam Baru, Berlanjut Pelantikan Pangdam di Monas

Pemko Batam

Amsakar–Li Claudia Komit Benahi 3 Masalah Utama Batam: Air, Sampah, dan Banjir

badge-check


					Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri kegiatan halalbihalal bersama masyarakat Kecamatan Batam Kota yang digelar di Aku Tahu Centre, Kelurahan Sungai Panas. Perbesar

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menghadiri kegiatan halalbihalal bersama masyarakat Kecamatan Batam Kota yang digelar di Aku Tahu Centre, Kelurahan Sungai Panas.

FaktaBatamNews.Com. Batam-Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmennya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dalam menangani tiga persoalan utama kota, yakni pelayanan air bersih, pengelolaan sampah, dan banjir.

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan halalbihalal bersama masyarakat Kecamatan Batam Kota yang digelar di Aku Tahu Centre, Kelurahan Sungai Panas, Minggu (5/4/2026) malam.

Dalam suasana penuh kebersamaan, Amsakar menyampaikan bahwa ketiga persoalan tersebut hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat dan terus menjadi perhatian serius pemerintah.

“Air bersih, sampah, dan banjir adalah persoalan yang paling banyak disampaikan masyarakat. Ini menjadi fokus utama kami, dan terus kami tangani secara bertahap,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Batam tidak tinggal diam. Berbagai langkah percepatan terus dilakukan, mulai dari peningkatan kapasitas dan distribusi layanan air bersih, pembenahan sistem pengelolaan sampah, hingga penanganan titik-titik rawan banjir di sejumlah wilayah.

“Kami memahami ini adalah kebutuhan mendasar. Karena itu, penanganannya terus kami dorong agar hasilnya bisa segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Namun demikian, Amsakar mengingatkan bahwa penyelesaian persoalan tersebut tidak bisa sepenuhnya bergantung pada pemerintah. Diperlukan peran aktif masyarakat, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perlu kesadaran bersama, mulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika kehidupan sosial masyarakat. Menurutnya, perbedaan tidak seharusnya menjadi penghalang dalam membangun daerah.

“Perbedaan bukan sekat, melainkan kekuatan. Dengan kebersamaan, kita bisa menghadapi berbagai persoalan dan membangun Batam menjadi lebih baik,” ujarnya.

Amsakar turut mengajak masyarakat untuk menjaga nilai-nilai positif pasca-Ramadan, termasuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan halalbihalal tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan warga semakin kuat dalam mendukung percepatan pembangunan serta penyelesaian berbagai persoalan di Kota Batam.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Erlita Tindaklanjuti Arahan Pusat, Tata Kelola PKK hingga Posyandu dan Dekranasda Diperkuat

21 September 2026 - 21:49 WIB

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan

21 September 2026 - 20:34 WIB

Bupati Tanah Datar Kunjungi Batam, Wali Kota Amsakar Bahas Investasi hingga Pariwisata

21 September 2026 - 16:25 WIB

Walikota Batam Amsakar: Kebersamaan dan Sinergi Jadi Kunci Membangun Batam

21 September 2026 - 16:17 WIB

Musda VII KAHMI dan FORHATI, Amsakar Ajak Alumni HMI Berkontribusi untuk Batam

21 September 2026 - 16:06 WIB

Trending di Batam