Menu

Mode Gelap
Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang BP Batam Perkuat Transformasi Digital melalui Pengembangan Super Apps Kepala BP Batam: Sekolah Rakyat Merah Putih Prioritaskan Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera Tutup Orientasi Mabigus, Wawako Raja Ariza Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter Deadlock Mediasi 28 Juli 2026, Masyarakat Mesuji Lanjutkan Reklaming Lahan di Blok O:40, 41, 42 Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM

News

Gubernur Ansar–Mensos Bahas Strategi Besar Kesejahteraan Kepri, Sekolah Rakyat hingga Perlindungan Sosial Jadi Prioritas

badge-check


					Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad didampingi Kadinsos Mahadi Rahman, berdialog dengan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf pada Rabu (29/4/2026). Pertemuan informal di Kafe Kemensos, Jakarta itu menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis dalam rangka memperkuat kesejahteraan masyarakat Kepri Perbesar

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad didampingi Kadinsos Mahadi Rahman, berdialog dengan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf pada Rabu (29/4/2026). Pertemuan informal di Kafe Kemensos, Jakarta itu menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis dalam rangka memperkuat kesejahteraan masyarakat Kepri

Gubernur Ansar–Mensos Bahas Strategi Besar Kesejahteraan Kepri, Sekolah Rakyat hingga Perlindungan Sosial Jadi Prioritas

 

KEPRI – Pertemuan informal antara Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad dengan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf pada Rabu (29/4/2026), menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis dalam rangka memperkuat kesejahteraan masyarakat serta pembangunan infrastruktur pelayanan publik di Provinsi Kepulauan Riau.

Pertemuan berlangsung di Kafe Kemensos “Selalu Ada” tersebut menegaskan komitmen kuat antara Pemerintah Provinsi Kepri dan Kementerian Sosial RI untuk mempercepat berbagai program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, perlindungan sosial, hingga layanan kesehatan. Salah satu poin utama yang dibahas adalah rencana pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kepri.

Pemerintah Provinsi Kepri telah menyiapkan lahan seluas 10 hektar yang berlokasi di ibu kota provinsi dan berhadapan dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH). Menanggapi hal tersebut, Menteri Sosial menyatakan komitmennya untuk segera merealisasikan pembangunan gedung permanen dengan berkoordinasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum terkait penyesuaian anggaran.

Di sektor perlindungan dan pemberdayaan masyarakat, sejumlah program strategis turut menjadi perhatian. Di antaranya adalah program rehabilitasi rumah nelayan dengan bantuan sebesar Rp50 juta per unit, penguatan proteksi sosial melalui skema BPJS khusus serta bantuan bagi pengemudi ojek online (ojol), percepatan elektrifikasi wilayah, serta kelanjutan program permodalan UMKM melalui kerja sama dengan BRK Syariah yang akan semakin diintensifkan pasca pandemi.

Pada bidang kesehatan, Gubernur Ansar juga menekankan pentingnya penguatan fasilitas rumah singgah bagi masyarakat Kepri di Jakarta dan Batam, guna mendukung warga yang menjalani pengobatan rujukan. Selain itu, ia turut menyoroti persoalan pemulangan jenazah warga Kepri yang meninggal dunia di Jakarta agar mendapat solusi yang lebih efektif dari pemerintah pusat.

Sebagai upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan, Pemprov Kepri saat ini juga tengah menyekolahkan sebanyak 58 dokter spesialis dan subspesialis untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di seluruh kabupaten/kota.

Dalam hal tata kelola pemerintahan desa, dibahas pula rencana penguatan sinergi data melalui pertemuan operator data dari sekitar 180 desa di Kepri. Pemerintah daerah mengusulkan adanya insentif bagi para operator desa, disertai pendampingan teknis langsung dari Kementerian Sosial RI guna meningkatkan kualitas data sosial yang akurat dan terintegrasi.

Gubernur Ansar juga menegaskan posisi strategis Kepulauan Riau secara geopolitik, yang berada di jalur lalu lintas internasional Selat Malaka dengan pergerakan sekitar 30 juta kontainer setiap tahunnya. Dengan berbagai capaian dalam pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM), Kepri dinilai siap menjadi role model kolaborasi nasional bagi Kementerian Sosial dalam pengembangan program kesejahteraan sosial.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kepri siap menjadi daerah percontohan dalam penguatan pelayanan sosial yang terintegrasi dan berkelanjutan,” tegas Ansar.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kepri Mahadi Rahman serta Kepala Biro Umum Setjen Kemensos RI, Salahuddin Yahya, yang bersama-sama membahas langkah konkret percepatan implementasi program di lapangan.

Perwarta : AHW
Sumber : Diskominfo Kepri
Redaksi : AKM

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PB PII Tegaskan Dukungan terhadap Program Kementerian Pertanian, Siap Bersinergi Berantas Mafia Pangan

2 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Wagub Nyanyang Lepas 1.336 Mahasiswa KKN UMRAH, Siap Mengabdi dan Berkontribusi untuk Masyarakat Kepri

1 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Pemko Batam Tegaskan RT dan RW Bukan Petugas Pendataan dan Pemungutan Pajak

31 Juli 2026 - 15:13 WIB

43 OPD Pemprov Kepri Rampungkan Bimtek e-Monev KIP 2026, Komitmen Pimpinan Kunci Utama Capaian Predikat Informatif

31 Juli 2026 - 11:11 WIB

Ranperda Pertanggungjawaban APBD Provinsi Kepri TA 2025 Disahkan Menjadi Perda

29 Juli 2026 - 23:21 WIB

Trending di Kepri