Menu

Mode Gelap
Kasus Malaria di Tanjungpinang Capai 129, Dua Kelurahan Jadi Fokus Penanganan Pertahankan Eliminasi Malaria, Wali Kota Lis Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Pemko Relokasi Pedagang Gurindam 12, Prioritaskan Pedagang Aktif Lewat Sistem Undian Hadiri Kegiatan Getting Set Up IKK 2026, Wawako Raja Ariza Komitmen Ikuti Seluruh Tahapan Pengukuran Audiensi Bersama BPPW Kepri, Wali Kota Lis Harap Pulau Penyengat dapat Memberikan Dampak Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pemko Tanjungpinang Terima Kunjungan Tim Survei KKP, Matangkan Rencana Lokasi KNMP

Kepri

Wagub Nyanyang Lepas Kontingen Pesparawi Kepri ke Ajang Nasional di Manokwari

badge-check


					Wagub Nyanyang Lepas Kontingen Pesparawi Kepri ke Ajang Nasional di Manokwari Perbesar

Faktabatamnews.com. Dompak-Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Provinsi Kepulauan Riau yang akan berlaga pada Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat. Pelepasan dilaksanakan di Golden Prawn, Batam, Selasa (16/6).

Dalam sambutannya, Nyanyang menegaskan bahwa Pesparawi bukan sekadar kompetisi seni suara gerejawi, melainkan sarana pembinaan umat yang memiliki nilai spiritual, sosial, budaya, dan kebangsaan yang sangat penting.

“Melalui kegiatan ini, nilai-nilai keimanan diwujudkan dalam ekspresi seni yang membentuk karakter, memperkuat disiplin, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta mempererat persaudaraan antarumat dan antardaerah,” ujarnya.

Menurut Nyanyang, dalam konteks pembangunan manusia, Pesparawi juga menjadi wahana penguatan modal sosial melalui tumbuhnya rasa saling percaya, toleransi, solidaritas, dan kolaborasi yang menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan dan harmoni bangsa di tengah keberagaman Indonesia.

Ia menambahkan, keikutsertaan Kontingen Pesparawi Kepulauan Riau pada ajang nasional tersebut memiliki makna yang sangat strategis. Para peserta tidak hanya tampil sebagai kompetitor yang akan menunjukkan kemampuan terbaik dalam seni paduan suara gerejawi, tetapi juga sebagai duta daerah yang membawa nama baik Kepulauan Riau di tingkat nasional.

“Saudara-saudara tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga sebagai duta daerah yang membawa nama baik Kepulauan Riau. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga kebersamaan, junjung tinggi sportivitas, hormati perbedaan, dan tampilkan karakter masyarakat Kepulauan Riau yang santun dan religius,” pesan Nyanyang kepada seluruh anggota kontingen.

Kepada para pembina, pelatih, dan pendamping, Nyanyang menyampaikan apresiasi atas dedikasi, waktu, tenaga, serta komitmen yang telah diberikan dalam mempersiapkan kontingen. Menurutnya, keberhasilan yang diraih nantinya merupakan buah dari kerja keras bersama yang dilandasi semangat pengabdian dan kecintaan terhadap pembinaan umat serta pelestarian budaya.

Lebih lanjut, Nyanyang menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kerukunan umat beragama, serta pelestarian seni dan budaya yang berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa.

Komitmen tersebut, kata Nyanyang, tercermin dari capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2025 yang mencapai 83,68 poin, meningkat dari 82,21 poin pada tahun sebelumnya. Capaian itu menempatkan Kepulauan Riau pada peringkat ketiga di regional Sumatera dan masuk dalam kelompok provinsi dengan tingkat kerukunan umat beragama tertinggi secara nasional.

“Ini menunjukkan bahwa pembangunan di Kepulauan Riau tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kualitas spiritual, moral, dan sosial masyarakat sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Nyanyang secara resmi melepas Kontingen Pesparawi Provinsi Kepulauan Riau untuk mengikuti Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya melepas secara resmi Kontingen Pesparawi Provinsi Kepulauan Riau untuk mengikuti Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat. Semoga diberikan kesehatan, kelancaran, dan mampu mengharumkan nama daerah,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau Zoztafia, Ketua LPPD Provinsi Kepulauan Riau Jumaga Nadeak, Ketua Pembina Kristen Protestan Lambok Sihombing, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Andri Rizal, Kepala Dinas Tenaga Kerja Diky Wijaya, perwakilan lima aras gereja di Kepulauan Riau, serta seluruh peserta dan official Kontingen Pesparawi Kepri yang akan bertanding di Manokwari, Papua Barat.

Sumber: MC Kepri
Redaksi: Adhyca HW

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dampingi Ketum Kadin Indonesia, Ansar Perkenalkan Pesona Sejarah dan Budaya Pulau Penyengat

18 Juni 2026 - 23:08 WIB

Perkuat Konektivitas, Pembangunan Dermaga II Tanjung Uban Resmi Dimulai

18 Juni 2026 - 22:50 WIB

Wagub Nyanyang Apresiasi Kontribusi Sekolah Permata Cookies dalam Mendukung Peningkatan Kualitas Pendidikan

18 Juni 2026 - 22:44 WIB

Persiapkan Monev 2026, Diskominfo Kepri Gelar Pembekalan Pengisian SAQ untuk PPID Pelaksana

18 Juni 2026 - 22:37 WIB

Ancaman Radikalisme di Kepri Menurun

18 Juni 2026 - 21:51 WIB

Trending di Kepri