Menu

Mode Gelap
Sambut Kedatangan Wisatawan MV. Odyssey, Bupati Anambas Perkenalkan Pesona Bahari Dan Budaya Anambas Sekda Anambas Hadiri Pembukaan Turnamen Esport Mobile Legends Polres Anambas Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-80, Wadah Positif Bagi Generasi Muda Hasil Laga Match Day Grup J Piala Dunia 2026: Yordania vs Aljazair Berakhir 1-2 Portugal Lolos ke Fase Gugur Usai Menang Telak 5-0 atas Uzbekistan Wali Kota Lis Dorong Akselerasi Kinerja OPD untuk Perkuat Program Strategis 2026 BPJN Aceh Diminta Tak Asal Tutup Jalan Enang-Enang, SEKBER Aceh Relawan Mualem-Dek Fadh: Jangan Lukai Hati Rakyat Gayo!

Daerah

SPMB Riau 2026 Berakhir, Daya Tampung Sekolah Negeri dan Swasta Capai 132.883 Kursi

badge-check


					SPMB Riau 2026 Berakhir, Daya Tampung Sekolah Negeri dan Swasta Capai 132.883 Kursi Perbesar

Faktabatamnews.com. Pekanbaru– Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Provinsi Riau Tahun Pelajaran 2026/2027 resmi memasuki tahap akhir. Dinas Pendidikan Provinsi Riau memastikan secara keseluruhan daya tampung sekolah menengah di Riau masih mencukupi untuk menampung seluruh lulusan SMP sederajat yang mendaftar tahun ini.

Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, menjelaskan bahwa proses SPMB tahun ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Gubernur Riau Nomor KPTS.131/II/2026 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Murid Baru pada jenjang SMA dan SMK Negeri Tahun Pelajaran 2026/2027. Tahapan dimulai dengan aktivasi akun pada 8 Juni 2026, kemudian pendaftaran dan pemilihan sekolah berlangsung sejak 10 hingga 19 Juni 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga penutupan pendaftaran, sebanyak 82.550 akun calon murid telah aktif dalam sistem. Dari jumlah tersebut, tercatat 79.350 calon murid melakukan pendaftaran melalui pilihan pertama. Sebanyak 22.683 calon murid memanfaatkan pilihan kedua setelah keluar dari peringkat pada pilihan pertama, sementara 7.055 calon murid menggunakan kesempatan pilihan ketiga untuk meningkatkan peluang diterima di sekolah tujuan.

Erisman menyebutkan, total daya tampung SMA Negeri dan SMK Negeri di Provinsi Riau tahun ini mencapai 101.455 kursi. Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan jumlah pendaftar yang tercatat dalam sistem.

“Dengan kondisi ini, peluang calon murid untuk memperoleh layanan pendidikan pada jenjang SMA dan SMK di Provinsi Riau masih sangat terbuka,” jelasnya.

Tidak hanya itu, apabila digabungkan dengan daya tampung sekolah swasta yang mencapai 31.428 kursi, maka total kapasitas penerimaan murid baru di Provinsi Riau mencapai 132.883 kursi. Jumlah tersebut jauh melampaui jumlah pendaftar yang ada saat ini.

Dinas Pendidikan Riau juga mengingatkan bahwa hasil seleksi SMA dan SMK Negeri akan diumumkan pada 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB melalui portal resmi SPMB Provinsi Riau.

Bagi calon murid yang belum diterima di sekolah negeri, pemerintah tetap menyediakan jalur pendidikan melalui SMA dan SMK swasta melalui Program Afirmasi Swasta dengan pembiayaan pendidikan gratis. Pendaftaran jalur ini dibuka mulai 22 hingga 26 Juni 2026 melalui portal resmi SPMB Provinsi Riau.

Pekanbaru dan Dumai Jadi Daerah dengan Persaingan Tertinggi

Data pendaftaran menunjukkan sebaran peminat sekolah negeri di Riau masih belum merata. Kota Pekanbaru menjadi daerah dengan jumlah peminat tertinggi. Dari kuota 11.611 kursi, sebanyak 13.340 calon murid telah melakukan pemilihan sekolah. Kondisi serupa juga terjadi di Kota Dumai yang mencatat 4.569 pendaftar untuk kuota hanya 4.037 kursi.

Sementara itu, sejumlah daerah lain justru masih memiliki daya tampung yang cukup besar dibanding jumlah pendaftar. Kabupaten Kampar misalnya memiliki kuota terbesar sebanyak 13.170 kursi dengan jumlah pendaftar aktif 9.642 orang. Kabupaten Bengkalis menyediakan 11.884 kursi dengan 8.675 pendaftar, sedangkan Kabupaten Rokan Hulu memiliki 10.337 kursi dengan 6.687 pendaftar.

Menurut Erisman, tingginya konsentrasi pendaftar pada sekolah-sekolah favorit menyebabkan distribusi calon murid belum merata. Akibatnya, masih terdapat kemungkinan sejumlah SMA dan SMK Negeri belum memenuhi seluruh kuota daya tampungnya meskipun proses pendaftaran telah berakhir.

Rekonsiliasi Sistem Akan Optimalkan Kuota Sekolah

Sesuai jadwal pelaksanaan SPMB, pada 21 Juni 2026 sistem akan melakukan proses rekonsiliasi atau penyesuaian kuota secara otomatis terhadap jalur yang belum terpenuhi setelah seluruh tahapan pendaftaran berakhir.

Melalui mekanisme tersebut, sisa kuota yang belum terisi akan dimanfaatkan untuk mengoptimalkan daya tampung sekolah sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini dilakukan agar seluruh kursi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh calon murid di Provinsi Riau.

Selain itu, Dinas Pendidikan Riau juga mengingatkan bahwa masih terdapat kemungkinan sebagian calon murid yang dinyatakan lulus tidak melakukan daftar ulang karena memilih sekolah lain atau alasan tertentu. Jika hal itu terjadi, maka sisa kuota akan diberikan kepada calon murid cadangan berdasarkan urutan peringkat yang telah ditetapkan sistem. Mekanisme tersebut akan dilakukan secara luring oleh satuan pendidikan dengan tetap mengedepankan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027 serta mengimbau seluruh calon murid dan orang tua untuk terus memantau informasi resmi melalui portal SPMB dan kanal informasi Dinas Pendidikan Provinsi Riau. (red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BPJN Aceh Diminta Tak Asal Tutup Jalan Enang-Enang, SEKBER Aceh Relawan Mualem-Dek Fadh: Jangan Lukai Hati Rakyat Gayo!

24 Juni 2026 - 01:46 WIB

Menanggapi Isu yang Beredar, Walikota Pekanbaru Sampaikan Klarifikasi: ‘Informasi Itu Tidak Benar’

24 Juni 2026 - 01:05 WIB

Wagub Vasko Usulkan Sumbar Jadi Daerah Istimewa, Fadli Zon: Sangat Pantas karena Punya Peran Penentu NKRI

23 Juni 2026 - 02:07 WIB

Kadisdik Batam Akui “Kami Melaksanakan Pawai MBG”, Batas Kewenangan Disdik Kini Jadi Sorotan Publik.

22 Juni 2026 - 06:26 WIB

SPMB Online Kota Tanjungpinang Tahun Ajaran 2026/2027 Resmi Dibuka, Kadiskominfo Teguh Susanto Tegaskan Pendaftaran Tanpa KK Ber-Barcode

20 Juni 2026 - 20:40 WIB

Trending di Pendidikan