Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang – Hipertensi dan diabetes melitus masih menjadi penyakit yang paling banyak ditemukan dalam layanan cek kesehatan gratis di Kota Tanjungpinang.
Untuk meningkatkan deteksi dini penyakit tersebut, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB (Dinkesdalduk KB) Kota Tanjungpinang terus memperluas akses layanan dengan menghadirkan pemeriksaan di berbagai pusat kegiatan masyarakat.

Salah satu layanan tersebut dibuka pada kegiatan senam bersama yang dirangkaikan dengan perayaan ulang tahun Aparatur Sipil Negara (ASN) Bulan Juni 2026 di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Kamis (25/6).
Kepala Dinkesdalduk KB Kota Tanjungpinang, Rustam, mengatakan program cek kesehatan gratis merupakan program nasional yang telah berjalan sejak 2025. Saat ini layanan tersebut tidak lagi dikaitkan dengan hari ulang tahun masyarakat, melainkan ditargetkan dapat diakses minimal sekali dalam setahun oleh 50 persen penduduk.
“Program cek kesehatan gratis ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini penyakit yang mungkin dialami masyarakat,” ujar Rustam.
Menurutnya, Dinkesdalduk KB terus memperluas jangkauan layanan dengan mendatangi pusat-pusat aktivitas masyarakat agar semakin banyak warga dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.
“Kami juga turun langsung ke berbagai pusat kegiatan masyarakat agar akses layanan kesehatan semakin mudah dijangkau,” katanya.
Rustam menjelaskan pemeriksaan meliputi hipertensi, diabetes melitus, tuberkulosis (TBC), serta skrining berbagai jenis kanker. Untuk perempuan dilakukan pemeriksaan kanker payudara dan kanker serviks, sedangkan laki-laki dilakukan skrining beberapa jenis kanker usia lanjut.
“Saat ini penyakit yang paling banyak ditemukan adalah hipertensi dan diabetes,” tuturnya.
Ia menambahkan deteksi dini penting untuk mencegah penyakit berkembang lebih parah, karena banyak masyarakat baru memeriksakan diri ketika kondisi sudah berat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan yang telah disediakan pemerintah, jangan menunggu sakit atau kondisinya sudah parah,” pungkasnya.
Sumber: MC TPI
Redaksi: Adhyca HW











