Menu

Mode Gelap
Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII DPR RI “Rapat Dengar Pendapat Tim Kunjungan Kerja Komisi XIII DPR RI dengan Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau” HUT ke-242 Pekanbaru: Semangat KolaborAksi Wujudkan Pembangunan Nyata untuk Masyarakat Wamenag Romo Syafii akan Hadiri Muktamar XXIII Al Washliyah Para ASN Korban Skandal Obral Jabatan Oknum R, Perlahan Mulai Berani Bicara Kontingen Tanjungpinang Siap Buru Medali di POPDA X Kepri 2026 Hipertensi dan Diabetes Masih Dominan, Dinkes Perluas Layanan Cek Kesehatan Gratis

Nasional

Wamenag Romo Syafii akan Hadiri Muktamar XXIII Al Washliyah

badge-check


					Wamenag Romo Syafii akan Hadiri Muktamar XXIII Al Washliyah Perbesar

Fakbatamnews.com. Jakarta-Wakil Menteri Agama Dr. K.H. Romo H.R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., akan menghadiri sekaligus  memberikan pencerahan pada Muktamar ke XXIII Al  Washliyah.

Kepastian tersebut disampaikan usai menerima kunjungan panitia Muktamar yang dipimpin langsung ketua Umum PB Al Washliyah DR. KH. Masyhuril Khamis SH., MM di kantornya, Jl.Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu 24 Juni 2026.

”Saya mengapresiasi Muktamar ke XXIII Alwashliyah. Insya Allah saya akan hadir,” ujar Wamenag Romo H.R. Muhammad Syafi’i kepada delegasi muktamar.

Dalam kesempatan itu Romo Safi’i  -demikian Beliau akrab disapa- menyampaikan penghargaan  atas kiprah organisasi Islam besar yang lahir di Medan, Sumatera Utara, tahun 1930 ini. Menurutnya Alwashliyah telah berkontribusi signifikan  dalam mencerdaskan anak-anak bangsa  melalui lembaga pendidikan yang sangat banyak, yang dimilkinya.

Romo Syafi’i juga menyampaikan perkembangan dan kebijakan terbaru bidang  pendidikan di Kementerian Agama.

Presiden Prabowo, lanjut Romo Syafi’i,  telah menyetujui pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Pembentukan Ditjen Pesantren menjadi tonggak penting dalam memperkuat tiga fungsi utama pada pesantren yaitu pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

”Dengan langkah ini, negara semakin hadir untuk melayani, mendampingi, dan memberdayakan pesantren di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke XXIIIAl Washliyah Prof.Dr.H. Deding Ishak, SH,MM merasa senang atas kesediaan Wakil Menteri Agama  menghadiri  gelaran akbar  lima tahunan mereka.

”Alhmadulillah, kami sangat senang atas kesediaan Beliau mengisi Muktamar ke XXIII Al Washliyah yang akan kami gelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, 7-10 Juli, 2026 ini,” ujar Prof. Deding kepada media usai pertemuan.

Prof. Deding juga mengapresiasi terbentuknya Ditjen Pesantren di lingkungan Kemenag dan siap mendukung program-programnya.

”Ini adalah perkembangan yang cukup baik bagi dunia pendidikan, karena Al Washliyah memiliki ratusan lembaga pendidikan, tersebar di hampir seluruh wilayah Nusantara,” tambah Prof. Deding.

Dengan kesediaan Wamenag menghadiri Muktamar ke XXIII Al Washliyah, maka hingga kini (24 Juni 2026-red) telah tercatat tiga Menteri Kabinet Merah Putih yang memastikan kesertaannya. Sebelumnya Panitia Muktamar sudah beraudiensi dengan Mendikdasmen Abdul Mu’ti dan Menag Nasaruddin Umar. Kedua Menteri itu sudah menyatakan kesediaannya untuk hadir. Sementara menteri-menteri lain yang dijadwalkan mengisi agenda muktamar sedang menunggu konfirmasi.

Selain Ketua Umum dan Ketua OC, ikut dalam rombongan panitia muktamar, antara lain, Ketua PB Bidang Ekonomi/Sekretaris Panitia Nasional Muktamar XXIII Al Washliyah, Charles Purnama Siregar, SS, M.Si, Wk. Ketua OC. Drs. M Zaid MM., Ustad Julian, dan Bang Zul (Bidang Koperasi)

Informasi terbaru dari Sekretariat Panitia Muktamar, peserta yang sudah melakukan registrasi untuk menyatakan kehadirannya  sebanyak lebih kurang 650 orang, berasal dari 38 propinsi (wilayah) di seluruh Indonesia. Selain itu perwaklian luar Negeri, juga akan ikut meramaikan, sepertidari  Inggris, Amerika dan Seluruh negara Asean. Bahkan tim kesenian dari Malaysia akan hadir menyemarakkan Muktamar.

Muktamar ke XXIII Alwashliyah direncakan akan dihadiri 1400 kader. Peserta yang berhalangan hadir bisa mengikuti via zoom (hibrid). Selain Muktamar Alwashliyah juga akan digelar Muktamar Muslimat Alwashliyah yang waktu dan tempatnya bersamaan. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perluas Akses Air Bersih dan Listrik di Papua, TNI AD Kirim Dukungan Program Manunggal Air dan Papua Terang

24 Juni 2026 - 01:39 WIB

Tingkatkan Efektivitas Pengawasan Pembinaan, Lapas Narkotika Jakarta Luncurkan Sistem Monitoring CCTV Terintegrasi

24 Juni 2026 - 00:52 WIB

Mantan Pengawal Setia Pak Harto & Sahabat Prabowo, Jenderal Berprestasi Ini Kini Pimpin Kementerian Pertahanan

23 Juni 2026 - 02:36 WIB

UU Polri Terbaru Resmi Disahkan Presiden Prabowo Subianto, Ini Aturan Baru Soal Pensiun Hingga Disabilitas

23 Juni 2026 - 02:00 WIB

Pelantikan Direktur Psikotropika Dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI

22 Juni 2026 - 04:20 WIB

Trending di Nasional