Menu

Mode Gelap
Tutup Orientasi Mabigus, Wawako Raja Ariza Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter Deadlock Mediasi 28 Juli 2026, Masyarakat Mesuji Lanjutkan Reklaming Lahan di Blok O:40, 41, 42 Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah Kondisi Permukiman Jadi Pertimbangan, 105 Rumah Warga Tanjung Unggat Dapat Bantuan RTLH

Advetorial

Batam Tuan Rumah Pantun Tiga Serumpun, Amsakar: Perkuat Identitas Budaya Melayu

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, resmi membuka kegiatan Pantun Tiga Serumpum Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, resmi membuka kegiatan Pantun Tiga Serumpum

Faktabatamnews.com. Batam-Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, resmi membuka kegiatan Pantun Tiga Serumpun yang merupakan kolaborasi antara Radio Republik Indonesia (RRI), Radio Televisyen Malaysia (RTM), dan Radio Televisyen Brunei (RTB). Kegiatan ini digelar di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (23/4/2026).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan kompang secara bersama oleh Wali Kota Batam dan pimpinan delegasi dari tiga negara. Kehadiran insan penyiaran dan budayawan dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam tersebut memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat pelestarian budaya Melayu di tingkat regional.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi atas kehadiran Direktur Program dan Produksi RRI, Mistam Abdi, yang memiliki kedekatan emosional dengan Kota Batam. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua Delegasi RTM, Puan Nor Zamsuni binti Ramli, serta Ketua RTB, Tuan Mohammad Akil Faiz.

“Selamat datang kembali kepada Bapak Mistam Abdi yang pernah bertugas di Batam. Momentum ini terasa seperti pulang kampung. Terima kasih atas dedikasi RRI dalam membangun kolaborasi ini,” ujar Amsakar.

Amsakar menegaskan, pelestarian budaya Melayu membutuhkan kolaborasi dan sinergi lintas negara. Menurutnya, Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam memiliki akar budaya yang sama, sehingga kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat identitas di tengah tantangan era disrupsi.

“Budaya bukan sekadar romantisme masa lalu, tetapi menjadi fondasi nilai bagi generasi. Di tengah arus globalisasi, nilai-nilai lokal kerap tergerus. Karena itu, jati diri harus terus dijaga,” tegasnya.

Ia juga menyinggung keberagaman Indonesia yang memiliki lebih dari 300 suku bangsa. Menurutnya, budaya merupakan hasil proses panjang yang membentuk pola pikir, sikap, dan perilaku masyarakat.

Selain itu, Amsakar mengapresiasi pengakuan pantun oleh UNESCO sebagai warisan budaya takbenda yang diusulkan secara bersama oleh negara-negara serumpun.

Mengakhiri sambutannya, Amsakar menyampaikan pesan filosofis Melayu sebagai penyemangat pelestarian budaya.

“Esa hilang dua terbilang, patah tumbuh hilang berganti, takkan Melayu hilang di bumi. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Pantun Tiga Serumpun kolaborasi RRI, RTM, dan RTB secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Wali Kota Batam, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Di Balik Kesibukan Memimpin Batam, Amsakar Dapat Kejutan Hangat di Ulang Tahun ke-58

2 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Wali Kota Batam Open Karate Championship II, Amsakar Dorong Pembinaan Atlet melalui Kompetisi Berkelanjutan

1 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Amsakar Lantik Panglima Sambang Kota Batam, Ajak Organisasi Adat Perkuat Persatuan

31 Juli 2026 - 18:58 WIB

Erlita Amsakar Tekankan Literasi Digital dalam Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Sagulung

31 Juli 2026 - 18:49 WIB

Pembinaan Budi Pekerti, Ingatkan Pelajar Jauhi Perundungan hingga Bijak Bermedia Sosial

30 Juli 2026 - 23:00 WIB

Trending di Batam