Menu

Mode Gelap
GMIB Gelar Workshop Manajemen Masjid Modern, Diikuti 200 Masjid di Serang dan Cilegon Membawa Misi Modernisasi dan Kolaborasi, Supriyadi Resmi Maju sebagai Calon Ketua Umum/Presidium MD KAHMI Batam Periode 2026–2031 KAPMI PT Audiensi dengan Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Bahas Sinergi Kampus Preneur dan Pengembangan Wirausaha Mahasiswa Semarakkan Hari Jadi Kepri, Pemko Batam Imbau Penggunaan Baju Kurung Melayu Hadapi Kekeringan dan Kabut Asap, Pemkab Lingga Gelar Salat Taubat dan Istighosah Orientasi 3.481 PPPK Kepri Dimulai, Sekdaprov: PPPK Jadi Tulang Punggung Pemerintahan

BP Batam

Tanggapi aspirasi masyarakat Tanjung Sengkuang, Pemerintah Bergerak Cepat Atasi Soal Air Bersih

badge-check


					Pemerintah Kota Batam mengambil langkah kongkret untuk mengatasi persoalan air bersih yang dikeluhkan warga. Perbesar

Pemerintah Kota Batam mengambil langkah kongkret untuk mengatasi persoalan air bersih yang dikeluhkan warga.

FaktaBatamNews.com – Berangkat dari aspirasi masyarakat Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batuampar, Pemerintah Kota Batam bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam bergerak cepat mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan air bersih yang dikeluhkan warga. Upaya ini dilakukan melalui penanganan darurat hingga perbaikan sistem distribusi agar layanan air dapat kembali stabil dan merata.

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam yang juga Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra bahkan menyempatkan diri turun langsung menemui warga untuk mendengarkan aspirasi sekaligus memastikan solusi berjalan tepat sasaran. Amsakar menegaskan pemerintah tidak mengabaikan keluhan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa pemerataan layanan air bersih menjadi prioritas utama, khususnya di kawasan yang masih mengalami keterbatasan pasokan.
“Kami tidak membeda-bedakan pelayanan. Prinsipnya adalah pemerataan dan keadilan distribusi air bersih bagi seluruh masyarakat Batam,” ujar Amsakar, Jumat (23/1/2026).

Ia mengakui masih terdapat sejumlah wilayah, termasuk Tanjung Sengkuang, yang masuk kategori kawasan dengan tekanan distribusi tinggi atau stress area. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius BP Batam dan ditangani melalui langkah jangka pendek hingga solusi berkelanjutan.

Sebagai langkah cepat, pemerintah telah mengerahkan armada mobil tangki untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak. Distribusi bantuan air ini terus dilakukan sambil menunggu optimalisasi jaringan distribusi dan peningkatan kapasitas pasokan utama.

Di sisi lain, pihaknya juga melakukan penataan jaringan pipa serta penguatan infrastruktur pendukung guna memastikan pasokan air lebih stabil dan merata. Menurut Amsakar, upaya tersebut merupakan bagian dari strategi peningkatan layanan dasar yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Persoalan air bersih tidak boleh berlarut-larut. Seluruh jajaran kami dorong untuk bekerja maksimal agar masyarakat segera merasakan perbaikan layanan,” tegasnya.

Amsakar turut mengajak masyarakat untuk menjaga komunikasi yang baik dan berperan aktif mendukung langkah pemerintah. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan warga menjadi kunci agar penyelesaian persoalan air bersih dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Dengan berbagai upaya yang terus dilakukan, Pemerintah Kota Batam optimistis persoalan distribusi air bersih di Tanjung Sengkuang dan wilayah sekitarnya dapat diatasi secara bertahap dan memberikan dampak nyata bagi kenyamanan masyarakat. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Membawa Misi Modernisasi dan Kolaborasi, Supriyadi Resmi Maju sebagai Calon Ketua Umum/Presidium MD KAHMI Batam Periode 2026–2031

17 September 2026 - 14:56 WIB

Semarakkan Hari Jadi Kepri, Pemko Batam Imbau Penggunaan Baju Kurung Melayu

17 September 2026 - 08:57 WIB

Amsakar Kawal Hak 1.025 Pekerja PT Ghim Li, Pemko Batam Bentuk Tim

16 September 2026 - 17:36 WIB

Batam Tanah Melayu, Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung, Batam tetap Kondusif, Aman dan Damai

16 September 2026 - 14:23 WIB

Panglima Lang Laut Suherman Jadi Tersangka Bentrokan Maut Setokok, Terancam 7 Tahun

16 September 2026 - 12:17 WIB

Trending di Batam