Menu

Mode Gelap
KAHMI dan HMI Tebo Hadirkan Ahmad Doli Kurnia Tandjung dalam Dialog Kebangsaan Milad KAHMI ke-60 Pantau Ketat Kondisi Waduk Nongsa, BP Batam Siapkan Langkah Antisipatif Erlita Tindaklanjuti Arahan Pusat, Tata Kelola PKK hingga Posyandu dan Dekranasda Diperkuat Lis Minta Rembuk Pemuda Kepri Tak Terjebak Rutinitas, Dorong Inovasi dan Aksi Nyata Wali Kota Lis: RT/RW Bukan Individu, Tapi Perangkat untuk Layani Masyarakat Wali Kota Lis Kukuhkan Pengurus RW se-Kecamatan Tanjungpinang Kota, Perkuat Pelayanan di Tingkat Lingkungan

Advetorial

Iklan Digital Tak Selalu Aman, Kadiskominfo Batam Ingatkan Ancaman Malvertising

badge-check


					Iklan Digital Tak Selalu Aman, Kadiskominfo Batam Ingatkan Ancaman Malvertising Perbesar

FaktaBatamNews.com, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan siber berupa malvertising atau iklan berbahaya yang marak beredar di tengah ramainya promo Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Kepala Diskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan meningkatnya aktivitas belanja daring selama Ramadan sering dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan tautan palsu yang mengandung malware.

“Tren belanja online biasanya meningkat pesat saat Ramadan, terutama karena adanya flash sale, diskon THR, hingga promo mudik. Namun, di sisi lain ancaman malvertising juga ikut meningkat. Ini adalah teknik penipuan melalui iklan daring yang terlihat menarik, tetapi sebenarnya bertujuan mencuri data atau menginfeksi perangkat pengguna,” ujar Rudi di Kantor Diskominfo Batam, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, ketidaktelitian saat mengklik iklan di media sosial maupun situs web dapat menimbulkan berbagai risiko. Di antaranya kebocoran data pribadi yang kemudian disalahgunakan untuk pinjaman online ilegal, pengurasan saldo rekening atau dompet digital melalui akses tidak sah, peretasan akun, hingga infeksi virus atau malware yang merusak sistem perangkat.

Untuk meminimalkan risiko tersebut, Rudi mengingatkan masyarakat agar menerapkan beberapa langkah pencegahan saat beraktivitas di dunia digital.

Pertama, selalu memverifikasi alamat situs atau URL sebelum mengklik tautan. Pastikan situs menggunakan protokol keamanan https. Kedua, tidak mudah tergiur tawaran diskon yang tidak masuk akal. Ketiga, hindari mengklik iklan pop-up atau jendela iklan yang sumbernya tidak jelas. Keempat, akses promo hanya melalui aplikasi atau situs resmi dari merek maupun platform marketplace terkait.

Rudi berharap masyarakat Batam semakin bijak dalam memanfaatkan teknologi digital sehingga aktivitas selama Ramadan tetap aman dan nyaman.

“Jangan sampai niat mencari diskon untuk kebutuhan Lebaran justru berujung menjadi korban penipuan. Pastikan sumbernya resmi dan lakukan verifikasi sebelum melakukan transaksi,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Erlita Tindaklanjuti Arahan Pusat, Tata Kelola PKK hingga Posyandu dan Dekranasda Diperkuat

21 September 2026 - 21:49 WIB

Bupati Tanah Datar Kunjungi Batam, Wali Kota Amsakar Bahas Investasi hingga Pariwisata

21 September 2026 - 16:25 WIB

Walikota Batam Amsakar: Kebersamaan dan Sinergi Jadi Kunci Membangun Batam

21 September 2026 - 16:17 WIB

Musda VII KAHMI dan FORHATI, Amsakar Ajak Alumni HMI Berkontribusi untuk Batam

21 September 2026 - 16:06 WIB

Amsakar dan Bima Arya Ramaikan Batam 10K bersama 2.500 Pelari, Peserta Mancanegara Turut Ambil Bagian

21 September 2026 - 15:56 WIB

Trending di Batam