Menu

Mode Gelap
22 Siswa SMA di Meranti Ikuti Festival Senandung Melayu LAMR 2026 Festival Senandung Melayu Pelajar Meranti, MAN 1 dan SMAN 1 Barat Juara Rumah Cahaya Hadir di TPA/TPQ Mushalla Muhajirin RT 05 RW 02 Kampung Baru Gunung Sarik MTQ Nasional XXXI Semarang Resmi Ditutup, Sekda Sumbar Minta Pembinaan Kafilah Diperkuat Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati Amsakar Achmad Kembali Pimpin KAHMI Batam 2026-2031

Pemko Batam

Advokasi GERMAS SAPA 2026, Pemko-BPOM Perkuat Komitmen Keamanan Pangan

badge-check


					Sekda Batam, Firmansyah, membuka GERMAS SAPA Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Senin (6/4/2026). Perbesar

Sekda Batam, Firmansyah, membuka GERMAS SAPA Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Senin (6/4/2026).

FaktaBatamNews.Com. Batam- Pemerintah Kota Batam terus memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui penguatan keamanan pangan. Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Advokasi Program Gerakan Masyarakat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA) Tahun 2026 oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, di Kantor Wali Kota Batam, Senin (6/4/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan yang aman, bermutu, dan layak konsumsi. Program ini diimplementasikan melalui Gerakan Keamanan Pangan Desa/Kelurahan (GKPD) serta Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan (SAPA Sekolah).

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kota Batam turut menandatangani kesepakatan bersama dengan BPOM. Penandatanganan ini juga melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemangku kepentingan terkait sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam memperkuat sistem keamanan pangan di Batam.

Dalam arahannya, Firmansyah menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Ia menekankan bahwa upaya ini harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan sekitar.

“Pangan aman bukan pilihan, melainkan keharusan. Kelalaian hari ini dapat berdampak besar di masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, BPOM, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memastikan edukasi dan pengawasan pangan berjalan optimal dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, kualitas generasi yang sehat akan berbanding lurus dengan percepatan pembangunan daerah.

“Jika generasi kita sehat, pembangunan Batam akan bergerak lebih cepat, kuat, dan berdaya saing,” kata dia.

Firmansyah juga mendorong seluruh peserta agar tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tetapi mampu mengimplementasikannya secara nyata di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kapasitas dalam memilih, mengelola, dan mengawasi pangan yang dikonsumsi sehari-hari. Dengan komitmen lintas sektor yang terus diperkuat, Batam diharapkan dapat menjadi daerah dengan budaya keamanan pangan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Amsakar Achmad Kembali Pimpin KAHMI Batam 2026-2031

20 September 2026 - 16:45 WIB

BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling, 8 Rumah Ditertibkan Timdu

19 September 2026 - 14:52 WIB

BP Batam dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Layanan Energi Penerbangan Bandara Internasional Hang Nadim

19 September 2026 - 14:48 WIB

PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS

18 September 2026 - 21:36 WIB

Aktivis Mahasiswa Kota Batam Apresiasi Capaian Polda Kepri Atas Raihan Runner Up Kompolnas Awards 2026

18 September 2026 - 19:12 WIB

Trending di Batam