Menu

Mode Gelap
143 Siswa SMAN 5 Tanjungpinang Ikuti Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan Rapat Tim Koordinasi DOD Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Pengembangan Olahraga di Tanjungpinang Pastikan Ketepatan Ukuran, UPTD Metrologi Legal Tanjungpinang Layani Tera 966 UTTP Aktivis Mahasiswa Kota Batam Apresiasi Capaian Polda Kepri Atas Raihan Runner Up Kompolnas Awards 2026 Mengenal Lebih Dekat Supriyadi: Figur KAHMI Muda Berpengalaman, Siap Bawa MD KAHMI Batam Semakin Hebat Ziarah Makam Raja Pedir, Kapolres Pidie Bersama Forkopimda Kenang Sejarah di Hari Jadi Pidie ke-515

Pemko Batam

Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyalami President Jeonju Vision College, Woo Byung-hun, saat pertemuan di Kantor Wali Kota Batam, Senin (27/7/2026 Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyalami President Jeonju Vision College, Woo Byung-hun, saat pertemuan di Kantor Wali Kota Batam, Senin (27/7/2026

Faktabatamnews.com. Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut baik peluang kerja sama pendidikan vokasi dengan Jeonju Vision College, Korea Selatan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Batam agar mampu memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang, baik di tingkat nasional maupun global.

Peluang kerja sama itu mengemuka saat Amsakar menerima audiensi Traverse Edu bersama perwakilan Jeonju Vision College di Kantor Wali Kota Batam, Senin (27/7/2026). Pertemuan tersebut membahas program pendidikan vokasi yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menempuh pendidikan di Korea Selatan melalui skema beasiswa, kuliah sambil bekerja paruh waktu, serta dukungan penempatan kerja setelah lulus.

Dalam pemaparannya, delegasi Korea Selatan memperkenalkan Jeonju Vision College yang berlokasi di Kota Jeonju. Perguruan tinggi vokasi tersebut memiliki sekitar 3.000 mahasiswa dari berbagai negara dan menerapkan sistem pendidikan yang terintegrasi dengan kebutuhan dunia industri.

Amsakar mengapresiasi kunjungan tersebut dan berharap pertemuan ini menjadi langkah awal terjalinnya kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua daerah.

“Terima kasih atas kunjungan ini. Kami menyambut baik setiap bentuk kolaborasi yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujar Amsakar.

Menurutnya, Batam memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Singapura serta berstatus sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone/FTZ). Selain itu, Batam juga memiliki empat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yakni Nongsa Digital Park, Batam Aero Technic (BAT), Tanjung Sauh, dan KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam.

Ia menjelaskan, pertumbuhan investasi yang terus meningkat membuat kebutuhan tenaga kerja kompeten semakin besar. Saat ini, Batam memiliki 31 kawasan industri dan sekitar 135 galangan kapal (shipyard) yang menjadi penggerak utama sektor manufaktur dan maritim.

“Potensi industri Batam sangat besar. Karena itu, kami membutuhkan tenaga kerja yang benar-benar siap memasuki dunia kerja. Saya meyakini Jeonju Vision College dapat menjadi salah satu mitra strategis dalam mencetak SDM unggul yang sesuai dengan kebutuhan industri di Batam,” katanya.

Amsakar menambahkan, sejumlah sektor yang membutuhkan tenaga terampil antara lain industri galangan kapal, teknologi informasi, pusat data (data center), maintenance, repair, and overhaul (MRO) pesawat, hingga energi baru dan terbarukan.

“Sektor-sektor tersebut merupakan potensi besar Batam pada masa mendatang. Karena itu, peningkatan kompetensi generasi muda menjadi sangat penting agar mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.

Sementara itu, President Jeonju Vision College, Woo Byung-hun, menyampaikan bahwa kampusnya telah berpengalaman menerima mahasiswa asal Indonesia. Kurikulum yang diterapkan dirancang selaras dengan kebutuhan industri, khususnya pada bidang perkapalan, mesin, dan otomotif.

Selain itu, kampus tersebut juga mengembangkan program pendidikan di bidang energi baru dan terbarukan, seperti energi angin dan tenaga surya, serta industri berbasis sumber daya mineral.

Melihat besarnya potensi industri maritim di Batam, Jeonju Vision College membuka peluang bagi sekitar 20 hingga 30 peserta asal Batam untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan melalui program beasiswa.

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada putra-putri Batam untuk belajar di Korea Selatan melalui program beasiswa, kuliah sambil bekerja paruh waktu, mendapatkan pelatihan bahasa, hingga dipersiapkan agar dapat bekerja secara profesional setelah lulus. Kami berharap program ini juga dapat mendukung perkembangan industri di Batam melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Woo Byung-hun.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama internasional di bidang pendidikan vokasi. Pemerintah Kota Batam berharap kolaborasi ini dapat memperluas akses pendidikan, meningkatkan kompetensi generasi muda, sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja Batam dalam menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang di era global.

Sumber: MC Batam
Editor   : Redaksi

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Aktivis Mahasiswa Kota Batam Apresiasi Capaian Polda Kepri Atas Raihan Runner Up Kompolnas Awards 2026

18 September 2026 - 19:12 WIB

Mengenal Lebih Dekat Supriyadi: Figur KAHMI Muda Berpengalaman, Siap Bawa MD KAHMI Batam Semakin Hebat

18 September 2026 - 16:14 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Agustus 2026: Arus Logistik Menguat, General Cargo Batu Ampar Tembus Target 102%

18 September 2026 - 14:59 WIB

RKA 2027 Rp2,44 Triliun, BP Batam Perkuat Infrastruktur dan Percepatan Investasi

18 September 2026 - 13:19 WIB

LMB KEPRI Kota Batam Tegas Soal Tragedi Setokok: Hukum Dua Kelompok, Jangan Merasa Paling Tersakiti

18 September 2026 - 12:18 WIB

Trending di Batam