Menu

Mode Gelap
PEMUDA ICMI KEPRI: SKCK bagi Pendatang, Solusi atau Beban Administrasi Baru? Gubernur Ansar: “KADIN Kepri Jadi Motor Penggerak Usaha Besar dan UMKM” Dewan Pengurus KADIN Kepri 2026-2031 Kepri Dikukuhkan Kepri Darurat Moral dan Kesehatan: DPD IMM Kepri Desak Perda Khusus Cegah Ledakan LGBT dan Kasus HIV Iran Ancam Bombardir Israel Jika Terus Langgar Kesepakatan di Lebanon Indomaret Grand Opening pada 19 Juni, Wali Kota Lis Diagendakan Hadir saat Peresmian

Dunia

Indonesia Tangguhkan Partisipasi dalam Board of Peace di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran

badge-check


					Indonesia Tangguhkan Partisipasi dalam Board of Peace di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran Perbesar

FaktaBatamNews.com, Jakarta-Pemerintah Indonesia memutuskan menangguhkan seluruh pembahasan terkait partisipasi dalam inisiatif Board of Peace, sebuah forum yang digagas Presiden Amerika Serikat.

Keputusan tersebut diambil menyusul meningkatnya ketegangan militer di Timur Tengah setelah serangan terhadap Iran yang memicu kekhawatiran global.

Menteri Luar Negeri Indonesia, , menyatakan bahwa langkah penangguhan dilakukan karena perkembangan situasi keamanan di kawasan yang memengaruhi prioritas diplomasi negara-negara yang terlibat dalam inisiatif tersebut. Menurutnya, perhatian komunitas internasional saat ini lebih terfokus pada dampak konflik yang melibatkan Iran.

Sugiono menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia akan melakukan konsultasi intensif dengan sejumlah mitra di kawasan Teluk yang terdampak langsung oleh meningkatnya ketegangan dan serangan militer yang terjadi. Dialog tersebut dinilai penting untuk memetakan situasi keamanan regional sekaligus menentukan langkah diplomasi yang tepat ke depan.

Di dalam negeri, rencana keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace sebelumnya menuai kritik dari berbagai kelompok politik dan organisasi keagamaan. Mereka menilai bahwa bergabung dalam forum yang diprakarsai oleh pemerintahan berpotensi melemahkan posisi tradisional Indonesia yang selama ini konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Dalam konteks yang sama, (MUI) juga mendesak pemerintah untuk segera menarik diri dari inisiatif tersebut. MUI berpendapat bahwa forum tersebut dinilai tidak efektif, terutama di tengah berlanjutnya operasi militer dan meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa keputusan penangguhan ini bersifat sementara sambil memantau perkembangan situasi geopolitik di kawasan. Jakarta juga menekankan komitmennya untuk terus mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan menjaga stabilitas regional.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Iran Ancam Bombardir Israel Jika Terus Langgar Kesepakatan di Lebanon

17 Juni 2026 - 17:31 WIB

SBY Puji Prabowo Jadikan Rupiah & IHSG Menguat yang Dinilai Masih Punya Jurus Selamatkan Ekonomi

13 Juni 2026 - 03:07 WIB

Bank Sentral Indonesia & China Sepakati Teken Sejarah Tanpa Bergantung Dolar Amerika

13 Juni 2026 - 03:02 WIB

Aksi Demo BEM SI di HI ada satu Poster Bertuliskan “Semua Udah Naik, Prabowo Kapan Turun?”

12 Juni 2026 - 23:43 WIB

Harumkan Nama Bangsa, Perwira TNI AD Lulus dari Pendidikan Militer Elite AS

12 Juni 2026 - 22:56 WIB

Trending di Nasional