Menu ✖

Mode Gelap
Puskesmas Sei Pelunggut Beroperasi, Layanan Kesehatan Sudah Berjalan Meski Belum 24 Jam Kabar Gembira, Kepri Segera Miliki Kodam XXV Baru, Markas Utama Berlokasi di Batam Lestarikan Kearifan Lokal, Gubernur Banten Andra Soni Serap Aspirasi Nelayan di Tasyakuran Laut Sidamukti Dukung Penguatan Ekosistem Media Siber, Gubernur Ansar dan Sekda Misni Terima Penghargaan AMSI Kepri AMSI Kepri Apresiasi Amsakar Achmad, BP Batam Tegaskan Dukungan terhadap Ekosistem Media Gelar Operasi Pasar Murah, Pemko Tanjungpinang Tekan Harga Ayam Potong

Internasional

Indonesia Tangguhkan Partisipasi dalam Board of Peace di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran

badge-check


					Indonesia Tangguhkan Partisipasi dalam Board of Peace di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran Perbesar

FaktaBatamNews.com, Jakarta-Pemerintah Indonesia memutuskan menangguhkan seluruh pembahasan terkait partisipasi dalam inisiatif Board of Peace, sebuah forum yang digagas Presiden Amerika Serikat.

Keputusan tersebut diambil menyusul meningkatnya ketegangan militer di Timur Tengah setelah serangan terhadap Iran yang memicu kekhawatiran global.

Menteri Luar Negeri Indonesia, , menyatakan bahwa langkah penangguhan dilakukan karena perkembangan situasi keamanan di kawasan yang memengaruhi prioritas diplomasi negara-negara yang terlibat dalam inisiatif tersebut. Menurutnya, perhatian komunitas internasional saat ini lebih terfokus pada dampak konflik yang melibatkan Iran.

Sugiono menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia akan melakukan konsultasi intensif dengan sejumlah mitra di kawasan Teluk yang terdampak langsung oleh meningkatnya ketegangan dan serangan militer yang terjadi. Dialog tersebut dinilai penting untuk memetakan situasi keamanan regional sekaligus menentukan langkah diplomasi yang tepat ke depan.

Di dalam negeri, rencana keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace sebelumnya menuai kritik dari berbagai kelompok politik dan organisasi keagamaan. Mereka menilai bahwa bergabung dalam forum yang diprakarsai oleh pemerintahan berpotensi melemahkan posisi tradisional Indonesia yang selama ini konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Dalam konteks yang sama, (MUI) juga mendesak pemerintah untuk segera menarik diri dari inisiatif tersebut. MUI berpendapat bahwa forum tersebut dinilai tidak efektif, terutama di tengah berlanjutnya operasi militer dan meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa keputusan penangguhan ini bersifat sementara sambil memantau perkembangan situasi geopolitik di kawasan. Jakarta juga menekankan komitmennya untuk terus mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan menjaga stabilitas regional.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Resmikan Nakhoda Baru: Partai Ummat Perkuat Mesin Politik Menuju Pemilu 2029

27 September 2026 - 20:49 WIB

Dasco: Buruh dan Pengusaha Masih Berbeda Pandangan, DPR Kejar RUU Ketenagakerjaan hingga Oktober

27 September 2026 - 02:25 WIB

Aneu Nursifah Hadir di Forum Nasional, Sampaikan Pengalaman dan Wejangan Kepemiluan kepada Pelajar

26 September 2026 - 18:23 WIB

Presidium Pelajar Nasional Gelar Diskusi Nasional, Dorong Suara Pelajar Masuk dalam Reformasi Kepemiluan

25 September 2026 - 21:27 WIB

APBD Perubahan Kabupaten Anambas Tahun Anggaran 2026 Disetujui Sebesar Rp729 Miliar

25 September 2026 - 18:08 WIB

Trending di Anambas