oleh

Amsakar Fokus Benahi Air Bersih, Sampah dan Banjir di Batam

-Batam, Kepri-177 Dilihat

FaktaBatamNews.com, Batam-Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyebut pihaknya tengah berfokus untuk memperbaiki layanan air bersih, pengelolaan sampah, dan penanganan banjir.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri perayaan malam Imlek 2577/2026 di Komplek Bumi Indah, Nagoya, Kota Batam, Senin (16/2/2026) malam.

banner 400x130

”Pemerintah daerah terus berupaya mengatasi berbagai permasalahan, seperti air bersih, sampah, dan banjir, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Amsakar.

Amsakar memastikan Pemko Batam terus bekerja keras mengatasi berbagai permasalahan fundamental di Batam.

Disamping itu, ia juga mengajak seluruh warganya menjadikan momentum Imlek ajang refleksi diri dan merencanakan masa depan yang lebih baik.

Amsakar menekankan, kolaborasi dan sinergi pemerintah dan warga jadi kunci utama mendorong percepatan pembangunan Batam.

”Kami mengajak seluruh warga Batam menjadikan momentum pergantian tahun sebagai ajang evaluasi, refleksi, dan perencanaan masa depan,” ujar Amsakar.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyoroti peran strategis Batam sebagai simbol keberagaman di Indonesia.

Menurutnya, harmoni di kota multikultural ini harus terus dijaga, terutama dalam momen perayaan Imlek.
”Batam merupakan kota multikultural yang menjadi miniatur Indonesia, di mana keberagaman suku, agama, ras, dan budaya hidup dalam harmoni,” kata AHY.

Ia menekankan, semangat persatuan harus dibarengi dengan pembangunan yang merata.
Ia berkomitmen mendorong pembangunan infrastruktur yang berkeadilan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Apalagi, Batam punya posisi strategis sebagai kawasan FTZ. Potensi ini harus dimanfaatkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

”Batam punya posisi strategis sebagai kawasan Free Trade Zone yang harus terus didorong pertumbuhan ekonominya secara inklusif,” katanya.

AHY juga mengapresiasi peran aktif warga Tionghoa dalam penggerak roda ekonomi di Batam.

Kontribusi mereka dinilai krusial dalam menciptakan lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

”Pemerintah mengapresiasi kontribusi masyarakat Tionghoa, khususnya pelaku usaha dan industri, dalam membuka lapangan pekerjaan serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas AHY.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *