Menu

Mode Gelap
Ekonomi Batam Diproyeksikan Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pemko Naikkan Target Pendapatan Daerah Amsakar: Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi KETUA MPR AHMAD MUZANI DAN HABIB SYEIKH TEIKAN PONPES NUR IMAN DI PULAU N KASU BATAM LMB Kepri Kota Batam Gelar Kunjungan Kerja dan Rapat Kerja Laksamana Di Sekupang “Perkuat Hulubalang, Dubalang dan Satgas Menuju Organisasi yang Solid” Di Tengah Perebutan Bisnis Air Batam, Warga Pulau Jaloh Berebut Setetes Air Bersih Amsakar Dorong Percepatan Program Prioritas, Minta ASN Batam Lebih Responsif Layani Masyarakat

Batam

KETUA MPR AHMAD MUZANI DAN HABIB SYEIKH TEIKAN PONPES NUR IMAN DI PULAU N KASU BATAM

badge-check


					KETUA MPR AHMAD MUZANI DAN HABIB SYEIKH TEIKAN PONPES NUR IMAN DI PULAU N KASU BATAM Perbesar

FaktaBatamNews.com, BATAM — Riuh gema sholawat memecah keheningan Selat Malaka, menyusup ke setiap sanubari ribuan pasang mata yang memadati Pulau Kasu, Belakangpadang, Batam, pada Minggu (02/08/2026) siang.

Di bawah langit yang benderang, sebuah babak baru sejarah peradaban Islam di pulau perbatasan resmi diukir. Pondok Pesantren (Ponpes) Nur Iman berdiri dengan anggun, memancarkan cahaya ilmu yang siap menerangi beranda terluar Nusantara.

Suasana sakral begitu lekat saat Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, bersama ulama kharismatik, Habib Syeikh bin Abdul Qodir Assegaf, melangkah beriringan. Kehadiran dua tokoh besar ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah restu agung bagi masa depan generasi bangsa. Goresan pena mereka di atas prasasti menjadi segel abadi dimulainya perjuangan mencerdaskan umat.

Suasana berganti khidmat saat prosesi penanaman pohon kurma dilakukan, menyimbolkan harapan akan tumbuhnya fondasi iman yang mengakar kuat dan berbuah berkah di tanah perbatasan. Acara kemudian ditutup dengan magis lewat lantunan sholawat yang dipimpin langsung oleh Habib Syeikh. Suara indah beliau menggetarkan jiwa, menghanyutkan setiap hati yang hadir dalam kekhusyukan yang mendalam.

Peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting seperti Anggota DPR RI Fraksi Gerindra HM Endipat Wijaya, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Syafruddin, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Harris Pratamura, hingga Wakil Ketua DPRD Kepri Ustadz Bahtiar. Hadir pula Wakil Ketua 1 DPRD Batam Aweng Kurniawan, Wakil Ketua 3 DPRD Batam Yunus Muda, Kepala Kemenag Batam Budi Dermawan, serta para tokoh agama setempat yang larut dalam kebahagiaan warga Pulau Kasu.

Ahmad Muzani, dengan tatapan penuh wibawa, membawa ingatan semua orang kembali ke memori 10 tahun silam. Kisah ajaib yang bermula dari sebuah hamparan tanah kosong, saat ia pertama kali menginjakkan kaki di pulau ini bersama Iman Sutiawan.

“Sepuluh tahun lalu saya ke sini, tempat ini masih kosong. Saat itu saya berbisik kepada Iman, agar di lokasi yang tinggi ini dibangun Pondok Pesantren, sehingga dari kejauhan keindahannya terlihat,” kenang Muzani dengan nada emosional yang menyihir pendengar.

Mimpi yang diucapkan satu dekade lalu itu kini berdiri nyata, megah, menantang badai zaman. Muzani menegaskan, kehadiran pesantren di wilayah perbatasan seperti Batam memiliki urgensi yang tak terbantahkan.

“Pesantren adalah pagar pertahanan NKRI,” tegas Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra tersebut, menyuntikkan semangat nasionalisme yang membakar dada para hadirin.

Rasa haru dan syukur tak mampu dibendung oleh Iman Sutiawan, Ketua DPRD Kepri sekaligus Dewan Pembina Ponpes Nur Iman. Dengan penuh takzim, ia menyampaikan apresiasi tertinggi kepada Ahmad Muzani, Habib Syeikh, dan seluruh pejabat teras yang meringankan langkah kaki mereka demi menyukseskan peradaban baru ini.

“Sengaja saya mengundang para pengasuh pondok pesantren di Batam agar dapat memberikan tunjuk ajar bagaimana mengelola pesantren ini dengan benar, sehingga tidak salah jalan,” ucap Ketua Gerindra Kepri itu dengan kerendahan hati yang mendalam.

Air mata kebahagiaan warga tumpah saat penghormatan khusus diberikan kepada empat tokoh masyarakat Pulau Kasu. Merekalah para pahlawan sunyi yang dengan keikhlasan tanpa batas telah menghibahkan tanah demi tegaknya kalimat Allah dan pendidikan anak cucu mereka.

Menutup rangkaian agenda bersejarah ini, Aweng Kurniawan selaku Penanggung Jawab Acara sekaligus Wakil Ketua 1 DPRD Batam, menyampaikan rasa terima kasih mendalam yang mengalir dari lubuk hatinya yang paling dalam kepada semua pihak yang telah meluangkan energi dan pikiran.

Kini, dari atas bukit Pulau Kasu, Ponpes Nur Iman telah berdiri. Ia bukan sekadar bangunan kokoh, melainkan sebuah mercusuar spiritual, benteng pertahanan negara, dan tempat di mana jutaan doa serta mimpi anak-anak pulau akan mulai diterbangkan ke angkasa.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ekonomi Batam Diproyeksikan Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pemko Naikkan Target Pendapatan Daerah

3 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Amsakar: Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak untuk Tumbuh dan Berprestasi

3 Agustus 2026 - 15:42 WIB

LMB Kepri Kota Batam Gelar Kunjungan Kerja dan Rapat Kerja Laksamana Di Sekupang “Perkuat Hulubalang, Dubalang dan Satgas Menuju Organisasi yang Solid”

3 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Di Tengah Perebutan Bisnis Air Batam, Warga Pulau Jaloh Berebut Setetes Air Bersih

3 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Amsakar Dorong Percepatan Program Prioritas, Minta ASN Batam Lebih Responsif Layani Masyarakat

3 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Trending di Batam